Home > Kriminal > Diduga Calon TKI & TKW: Polisi Amankan 165 Orang Asal SBD

Diduga Calon TKI & TKW: Polisi Amankan 165 Orang Asal SBD

iklan budi indah

Waingapu.Com – Sebanyak 165 orang diamankan oleh aparat Polres Sumba Timur (Sumtim), NTT, di area Pelabuhan Penumpang Waingapu, Minggu (23/11) sekitar pukul 15:30 Wita kemarin. Warga yang diamankan itu di duga merupakan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang akan direkrut oleh perusahaan perekrut tenaga kerja ilegal untuk dipekerjakan keluar negeri.

Langkah aparat untuk mengamankan ke-165 orang itu pasca menerima informasi dari masyrakat tetntang keberadaan kelompok warga di sekitar area pelabuhan Waingapu. “Kami dapat informasi dan langsung ke lokasi. Ternyata di sana benar adanya, yakni adanya orang yang sebagian besar diantaranya tidak bisa menunjukan identitas yang legal. Kuat dugaan mereka ini mau dijadikan TKI dan TKW. Diantaranya masih ada yang diduga kuat di bawah umur,” jelas Kapolres Sumtim, AKBP. Supiyanto, melalui Kabag. Ops Polres, AKP. Johanis Nisa P, kepada wartawan di Mapolres setempat.

Lebih lanjut dijelaskan Johanis, langkah pengamanan dan pendataan yang diambil aparat adalah bentuk tanggap terkait dengan pemberitaan media massa dalam dan luar negeri seputar penganiayaan TKI dan TKW ilegal dan mendukung program pemerintah dalam memberantas mafia human traficking (Perdagangan manusia).

Terdapat 49 orang perempuan dan tiga orang anak-anak dari 165 orang yang diamankan aparat. Saat di data dan diambil keterangannya oleh aparat, mereka menyangkal merupakan calon TKI dan TKW ke luar negeri melainkan hendak bekerja sebagai pekerja proyek dan pembantu rumah tangga di Bali dan Surabaya.

“Saya kerja laundry. Di Bali malah saya punya laundry sendiri. Ini saya bawa isteri dan anak saya karena baru habis urusan pesta adat di kampung,” jelas Agustinus Wungo, sembari menggendong bayi lelakinya ketika ditemui di halaman depan Mapolres setempat.

Rencananya para terduga TKW dan TKI itu akan bertolak dengan menggunakan KM. Awu menuju pelabuhan Benoa Bali. Namun sebelum hal itu terealisasi, mereka telah terlebih dahulu diamankan oleh aparat ke Mapolres Sumtim yang selanjutnya merencanakan akan memulangkan mereka ke kampung halaman masing-masing.(ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.