Home > Kriminal > Grebek Narkoba di Sumba: Oknum PNS Ditangkap, Honorer Buron

Grebek Narkoba di Sumba: Oknum PNS Ditangkap, Honorer Buron

iklan budi indah

Waingapu.Com – ER alias Emil, seorang oknum PNS yang sehari-hari bekerja di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Kamis (26/2/2015) petang kemarin dibekuk aparat Polda NTT. Emil dibekuk karena diduga kuat menggunakan narkoba dan yang bersangkutan memang telah menjadi target operasi.

Pasca membekuk Emil, aparat Polda NTT dengan di backup sejumlah anggota Sat Narkoba Polres Sumtim, kemudian bergerak ke Tandairotu, guna memburu dan menangkap AH alias Ade, seorang oknum pegawai Honorer Daerah (Honda) pada Dinas PPO setempat. Namun sayang, upaya aparat tak sepenuhnya berhasil karena Ade berhasil melarikan diri.

Adapun informasi yang dihimpun wartawan, Jumat (27/2) pagi hingga siang hari, di lingkup Polres Sumtim menyebutkan, Emil ditangkap oleh aparat saat sedang berada di salah satu rumah di Kelurahan Mauhau tidak jauh dari bandara Umbu Mehang Kunda.

“Dari situ petugas kemudian bergerak ke Tandairotu, Kecamatan Wangga untuk menangkap Ade. Namun sayangnya yang bersangkutan berhasil lolos walau sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas, dan bahkan menjadi tontonan warga,” jelas salah satu sumber di Polres Sumtim yang wanti-wanti identitasnya jangan di expose.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun di Polres Sumtim menyatakan, sekalipun lolos dari aparat, di kediaman Ade ditemukan barang bukti yang cukup mencengangkan yakni sebanyak 21 paket sabu-sabu siap edar. Tafsiran harga jual Rp.2 Juta per paketnya. Tak hanya itu, sumber tersebut juga menyatakan, ada paket sabu yang juga ditemukan namun belum dikemas dalam bentuk paket alias masih utuh/belum juga sejumlah bong atau alat hisap.

Sementara itu, Kapolres Sumtim AKBP. Supiyanto yang hendak dikonfirmasi wartawan ternyata sedang bertugas ke Kupang. Terpisah, Kasat Narkoba, Iptu.Gusti Ngurah Bambang ketika dihubungi via telpon genggamnya terkait kasus tersebut mengaku tidak mengetahui pasti dan enggan berkomentar lebih jauh. “Kasus tersebut ditangani oleh pihak Polda NTT dan tersangka serta barang bukti tidak berada di Polres ini,” jelasnya.

Namun demikian setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, wartawan akhirnya mengetahui keberadaan team Polda NTT. Bersama terduga pengguna Narkoba dalam hal ini Emil, team polda NTT menyewa kamar di Wisma Melati.

Sayangnya, kedatangan wartawan ke wisma ini hanya mendapati sejumlah petugas berjaga-jaga di luar dan dalam kamar tanpa bisa memberikan informasi lebih jauh. “Memang ada di dalam yang ditangkap semalam, namun tunggu komandan saja, Komandan ada keluar, tahu kapan pulangnya,“ ujar seorang yang diduga aparat Polda NTT sembari menghubungi ketua tim alias komandannya (ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.