Home > Kriminal > Ramai di Media Sosial: Penggerebekan Terduga Pengguna & Pengedar Narkoba di Waingapu

Ramai di Media Sosial: Penggerebekan Terduga Pengguna & Pengedar Narkoba di Waingapu

Waingapu.Com – Penggerebekan yang berujung penangkapan terduga pengguna narkoba di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Kamis (26/02) petang kemarin, mendapat apresiasi sejumlah akun di media sosial facebook. Pasalnya selain narkoba sudah sangat meresahkan warga, juga oknum yang digeladang dan di uber aparat merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honor daerah (Honda) Pemkab. Sumtim.

Seperti yang terpantau di group Sumba Dalam Berita (SDB) yang merupakan group dengan jumlah anggota cukup banyak, akun-akun ramai memposting komentar sebagai wujud apresiasinya.

“Sepertinya Waingapu sudah dalam kondisi membahayakan tentang narkoba. Pemangku kepentingan, toga, tomas, segera bertindak menyelamatkan generasi muda Sumba Timur agar tidak lebih banyak lagi yang terjerumus ke barang laknat tsb,” papar akun bernama Marthen Yunus.

“Luar biasa hari ini ada peristiwa kejar2 an antar pihak kepolisian dg pelaku pengguna narkoba ditandarotu….sumba sdh pada kaya dg narkoba ni…parah….” beber akun Leticia Dorce.

Klau tdk salah dgr infox pelaku yg di kejar oleh sat narkoba polres sumtim kmern sore di tandairotu inisial AH..”tukas akun Yan Sabarua

“Hati” dengan anak” kita,,saat Pemerintahan Jokowi gencar dgn hukuman Mati,, di daerah jg Gencar dgn Pengedaran Narkoba..” beber akun Dyland Anam

“aaaa,,tumpa su piring nasi tu,,,makasi broo infox,” tukas akun Tony.

Sayangnya, harapan warga untuk mengetahui lebih jelas seputar informasi penggerebekan dan penangkapan terduga pengguna dan pengedar narkoba itu hingga kini belum diperoleh dari institusi terkait.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Supiyanto, melalui Kasat Narkoba, Iptu Gusti Ngurah Bambang, ketika hendak ditemui di Kantornya tidak berada di tempat. Kala di hubungi via Handphonenya, yang berangkutan memang membenarkan persitiwa itu.

”Benar ada penangkapan namun barang buktinya saja saya belum lihat, terduga penggunanya juga tidak diamankan di Porles karena kasus ini sejak awal ditangani tim dari Polda NTT,” jelasnya (ion)

Komentar

komentar