Home > Politik > Dinilai Tidak Responsif, Warga Demo KPUD

Dinilai Tidak Responsif, Warga Demo KPUD

Waingapu.Com – Rapat pleno penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati terpilih, yang digelar KPUD Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, ditolak

dan tidak diakui keabsahannya oleh sekelompok warga. Aksi penolakan itu dilakukan dengan cara menggelar aksi demo simpatik di Taman Kota Matawai, Waingapu, Selasa (22/12) siang tadi.

Seperti terpantau kala itu, poster yang dibentangkan diantaranya bertuliskan ‘Tolak Keputusan KPUD yang Goblok’ dan ‘Save Sumba Timur Bongkar Kejahatan Politik yang Terselubung’ juga ‘Mana yang menang? C1 hologram atau C1 sistem Fotocopy?’ menjadikan aksi ini cukup menyita perhatian warga khususnya yang melintas di sekitar lokasi aksi demo ini.

Tak hanya membentangkan poster, para pendemo yang menyatakan diri tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Sumba Timur itu, juga melakukan aksi pembagian selebaran kepada warga yang melintas sembari meneriakan yel-yel pembangkit semangat dengan dipandu Jhony Dailo, selaku Korlap Aksi ini.

“Kami memang tidak punya ijin dan tidak diijinkan berdemo di tempat pleno penetapan. Namun kami secara spontanitas berinisiatif sebagai bentuk kepedulian pemuda dan rakyat Sumba Timur yang menghendaki adanya perubahan dan tidak bisa menerima kejanggalan dan pelanggaran yang terjadi dalam proses Pilkada lalu. Kami ragukan KPUD dan Panwaslu dimana KPUD telah menyatakan ada pemenangnya. Sementara Panwaslu menyatakan ada terjadi kejanggalan. Kalau KPUD seperti ini dan mengabaikan kejanggalan yang ditemukan dan telah dipertegas dan dinyatakan oleh Panwaslu, adalah pantas KPUD dibubarkan!” papar Jhony Dailo, kepada wartawan usai menggelar aksi yang diwarnai turunnya hujan itu.

Kendati membentangkan poster dan orasi bernada kecaman dan penolakan, dan cukup mendapat perhatian masyarakat khususnya yang melintasi jalanan diseputaran Taman Kota itu, aksi ini berlangsung cukup tertib hingga para pendemo membubarkan diri.(ion)

 

Komentar

komentar