Home > Kriminal > Sempat Nyamar Jadi Penggali Sumur, DPO Kasus Perampokan Dibekuk

Sempat Nyamar Jadi Penggali Sumur, DPO Kasus Perampokan Dibekuk

iklan budi indah

Waingapu.Com – US (35), harus dilarikan ke Rumah Sakit Kristen Lindimara, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT guna mendapatkan pertolongan dan pengobatan terkait luka tembak yang menderanya. Tembakan untuk melumpuhkan US yang merupakan DPO Kasus Perampokan dan pembunuhan di Kabupaten Sumba Barat itu terpaksa dilakukan aparat karena US berusaha melawan dan melarikan diri dari sergapan petugas.

Seperti terpantau saat dibawa untuk menjalani perawatan di RSK Lindimara, Selasa (26/04) sekira pukul 22:00 WITA, US nampak lemah lunglai. Kondisi itu terus berlangsung sekalipun ia telah diberi pengobatan dan cairan infuse oleh para medis.

Pasca mendapatkan perawatan dan pertolongan medis terkait luka yang dialaminya, US yang juga merupakan buronan karena melarikan diri dari Lapas Waikabubak, Sumba Barat itu, dengan masih dijejali selang infuse dan selimut rumah sakit yang telah berpadu dengan warna merah dari darah yang mengucur dari lukanya, dibawa dengan mobil sejenis Strada oleh aparat Reskrim Polres Sumba Barat.

Informasi yang dihimpun dari beberapa anggota Polres Sumtim yang membackup perburuan dan penangkapan US yang sempat ‘menyamar’ sebagai penggali sumur semasa pelariannya itu, ditangkap ditempat persembunyiannya di Pada Dita dengan bantuan warga.

“Warga Pada Dita kenalnya dia itu tukang gali sumur, tidak ada yang tahu dia itu perampok dan DPO, mereka tahu setelah aparat datang dan menyergapnya, jadi bersama warga dia kita kejar tadi,” jelas salah satu anggota Polres Sumtim yang ditemui di RSK Lindimara.

KBO Reskrim Polres Sumba Barat, Ipda. Wisnu Pamungkas, yang memimpin tim perburuan dan penangkapan US, kepada wartawan di pelataran RSK Lindimara, menjelaskan, pelaku sudah sejak lama menjadi DPO namun terkenal licin hingga baru berhasil dibekuk.

“Ini DPO sudah dari empat tahun lalu. DPO kasus pembunuhan dan perampokan di Sumba Barat. Sudah lama kita incar namun pelaku terkenal licin jadi baru bisa kami bekuk sekarang. Pelaku juga kabur dari Lapas. Jadi ini sekrang kami akan bawa untuk lanjut dirawat di Rumah Sakit di Sumba Barat,” papar Wisnu, beberapa saat sebelum US diberangkatkan ke Sumba Barat.

Adapun lebih dari sebulan terakhir, kasus perampokan serta pencurian dengan kekerasan, sudah sangat meresahkan warga di Sumtim dan tiga Kabupaten lainnya di Pulau Sumba.(ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.