Home > Berita > Listrik Sering Padam, Peternak Ayam Merugi Puluhan Juta

Listrik Sering Padam, Peternak Ayam Merugi Puluhan Juta

iklan budi indah

Waingapu.Com – Lebih dari dua pekan terakhir, Kabupaten Sumba Timur boleh dikata alami krisis listrik, pasalnya setiap hari selalu ada pemadaman bergilir yang dilakukan

oleh PT. PLN (Persero) area Sumba, yang ditahun-tahun sebelumnya sempat mencuri perhatian nasional terkait program listrik pintarnya.

Tidak heran jika kondisi tersebut melahirkan kekecewaan dan keluhan sebagian besar warga dari aneka latar belakang profesi bahkan usia. Seperti halnya keluhan terkait kerugian yang dialami oleh para peternak ayam pedaging maupun petelur di sejumlah lokasi di Kota Waingapu.

Seperti ditemui dalam beberapa hari terakhir sejumlah peternak mengaku kecewa dengan pelayanan listrik PT. PLN, yang mana lebih dari dua pekan terakhir melakukan pemadaman bergilir dengan durasi panjang bahkan hingga dua belas jam.

“Lilin itu saya siapkan di dalam kandang untuk dinyalakan saat listrik padam di malam hari. Kalau kita lambat kasih nyala lilin, ayam bisa stress, sakit bahkan mati. Kalau saya punya ayam di sini usianya sudah dua minggu lebih, yang mati juga sudah puluhan ekor,” jelas Iwan, salah seroang peternak ayam pedaging yang ditemui di Kelurahan Kambajawa belum lama ini.

“Saya khusus yang dikandang ini saja yang mati ada seratus lebih ekor. Kami bersaudara dan bertetangga disini punya empat belas kandang dengan kapasitas perkandang seribu lima ratus hingga lima ribu ekor. Jadi kalau satu kandang saja sudah mati lebih dari seratus ekor, ya tidak berlebihan jika kerugian kami puluhan juta rupiah,” jelas Haider Abdul Gadir, peternak lainnya di Kelurahan Kambadjawa yang ditemui terpisah sembari memungut dan mengumpulkan ayam-ayamnya yang nampak lemas dan sekarat di salah satu sudut kandang ayam miliknya.

Menurut para peternak, pengaduan sudah pernah mereka lakukan ke PLN bahkan bukan hanya sekali. Namun karena tidak mendapatkan tanggapan yang sesuai harapan, kepasrahan dan tetap menyalakan asa keadaan bisa segera berubah, tetap dilakukan. Walau diakui ancaman gulung tikar karena kerugian, juga tak dipungkiri terus menghantui para peternak.(ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.