Home > Kesehatan > Listrik Sering Padam, Ancaman Bagi Kualitas Vaksin di Puskesmas

Listrik Sering Padam, Ancaman Bagi Kualitas Vaksin di Puskesmas

Waingapu.Com – Beragam kalangan saban hari terus menyatakan keluhan, kecaman dan kekecewaan terkait seringnya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT. PLN

(Persero) Area Sumba. Berdalil kerusakan sejumlah mesin pembangkit yang disampaikan oleh pihak PLN lewat rilis dan pengumuman via aneka media, tidak lantas menyurutkan gelombang keluhan, kecaman dan kekecewaan. Institusi kesehatan publik, yakni Puskesmas Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, juga menyatakan keluhannya.

“Kami dalam pelayanan di Puskesmas ini jujur saja terganggu pelayanannya. Kami kewalahan layani pasien karena peralatan medis yang memang harus menggunakan arus listrik seperti mesin puyer obat tidak bisa digunakan. Bagian administrasi juga sedikit alami gangguan walau memang tidak fatal,” jelas Drg. Elmiany Rambu, pelaksana tugas (PLT) Kepala Puskesmas Kota Waingapu, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/09) siang kemarin.

Kekuatiran akan rusak dan terpengaruhnya kualitas vaksin sebagai dampak dari padamnya listrik dalam durasi lama juga diungkapkan Elmiany yang kala itu didampingi Alfridus, selaku pengelola Poli Puskesmas yang berada di salah satu kawasan bisnis kota Waingapu itu.

“Kami di Puskesmas ini punya genset, tapi kalau untuk genset memuat seluruh aktifitas kita yaa agak susah. Karena kita takutnya saja di obat dan vaksin, kita takutnya disitu. Takutnya kualitas vaksin terpengaruh kalau pemadamannya lebih dari dua jam. Kami harapkan segera dipercepat pembenahan dan perbaikannya hingga pelayanan kesehatan bagi warga bisa lebih optimal,” tandas Elmiany.

Lebih lanjut diutarakan Elmiany, peralatan laboratorium seperti mikroskop dan peralatan penunjang lainnya juga tak bisa lagi digunakan optimal jika listrik padam. Hal yang sama juga dialami oleh peralatan di poli gigi.

“Kalau poli kebetulan kursi kami bermasalah jadi tidak berpengaruh walau memang ada hubungannya, tapi tidak bisa dimanfaatkan dengan menggunakan tenaga listrik, jadi seperti biasa saja pelayanannya untuk sementara,” imbuhnya.(ion)

Komentar

komentar