Home > Lingkungan Hidup > Diduga Dimangsa Buaya, Potongan Tubuh Warga Hibu Wundu Ngabi Ditemukan

Diduga Dimangsa Buaya, Potongan Tubuh Warga Hibu Wundu Ngabi Ditemukan

tim sar sumba timur

iklan budi indah

Waingapu.Com – Ngabi Ndjuka (56) seorang warga kampung Hibu Wundu, Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, yang

dinyatakan hilang saat memancing di sungai Lambanapu, akhirnya ditemukan Rabu (05/04) setelah dilakukan pencarian selama hampir dua hari. Nahas, saat ditemukan jazad Ngabi tak lagi utuh, tak ayal warga dan tim SAR yang melakukan pencarian menduga kuat korban dicabik dan dimangsa kawanan buaya.

Adapun upaya pencarian jazad korban oleh tim SAR bersama warga pasca korban dinyatakan hilang dilakukan sejak senin (05/04) sore lalu. Bahkan hingga berita ini ditulis, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh warga dengan aneka cara.

Harapan keluarga untuk menemukan jazad dalam kondisi masih utuh pupus, pasalnya saat ditemukan ratusan meter dari lokasi korban terlihat memancing, warga dan Tim SAR hanya mendapatkan bagian bawah tubuh korban.

Saat dibawa ke pinggiran sungai tangis haru dan histeris keluarga menyambut potongan tubuh korban yang dikenal oleh keluarga sebagai pribadi yang baik hati dan mencintai keluarganya.

korban buaya

“Ditemukan sebagian tubuh korban, yakni kaki kiri dan bagian pinggang korban. Awalnya ditemukan oleh anak sulung korban yang kemudian diinformasikan ke warga dan kami sama-sama ke lokasi potongan tubuh yang dilihat anak korban. Kami akan terus lakukan pencarian, memang sementara kami hentikan karena kondisi arus deras,” jelas Hendry Plaikol, Komandan SAR Pos Waingapu saat ditemui di sela-sela memimpin upaya pencarian, Rabu (05/04) siang tadi.

Lokasi korban dinyatakan hilang memang sejak lama dikenal sebagai habitat atau sarang buaya oleh warga setempat. Warga meyakinkan hal itu seiring dengan ditemukan anak buaya yang kemudian oleh warga di tangkap.

“Ini anak buaya warga tangkap tadi malam, memang di sini sarang buaya, sekarang jadi tambah banyak buayanya dan setiap tahun selalu ada korban. Kemarin sempat tunjukan diri itu buaya. Panjangnya sekitar empat meter. Kami yakin saudara kami ini diterkam dan dimangsa buaya,” jelas Darius Karanggu Limu, warga setempat yang juga kerabat korban, saat ditemui disekitar lokasi sembari menunjukan anak buaya berusia sekira 5 bulan yang kemudian dikuburkan karena telah mati diduga karena lama tak terkena air dan terkena terik matahari.

Pencarian yang masih terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil, potongan kaki korban kemudian ditemukan. Informasi lainnya menyebutkan tangan kiri korban juga telah ditemukan. Kini potongan tubuh korban telah berada di kediamannya di Hibu Wundu untuk disemayamkan dan diritualkan sesuai kepercayaan Marapu yang masih dianut korban dan keluarganya.(ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.