Home > Kriminal > Oknum Pol-PP Sumtim, Anggota Jaringan Sindikat Pencurian Ternak

Oknum Pol-PP Sumtim, Anggota Jaringan Sindikat Pencurian Ternak

Pol PP Pencuri

iklan budi indah

Waingapu.Com – Jejaring Sindikat Pencurian Ternak (Curnak) di Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, tak dinyana memang sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya

jaringan itu menyasar hingga beragam profesi dan status sebagai aktornya. Hal itu bukan menjadi sebatas asumsi, paling tidak penangkapan AK alias Adi (30), seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat.Pol-PP) setempat menjadi salah satu bukti bahwa hal itu bukan asumsi semata namun realita.

Bersama VCP alias Vecky (42) dan EUN alias Andri, AK di bekuk 28 Maret silam, setelah gerak gerik mencurigakan dicermati oleh Bripka Wilfredus Leu selaku anggota piket Pos Pol Kawangu dan Bripka. Retang selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai.

Pol PP Pencuri

Dalam kasus ini, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit truk pengangkut, surat-surat ternak di duga bodong dan dua ekor ternak kerbau yang diamankan petugas di sekitar lokasi translok Laimbaru, Desa Laindeha. Demikian dijabarkan Kapolres Sumtim, AKBP. Victor M.T. Silalahi, dalam pers release di aula Mapolres setempat, Kamis (13/04) siang kemarin.

“Inikan sindikat jaringan dan akan kami telusuri terus dan tekan angka pencurian ternak. Mereka gunakan dokumen ternak seperti KKMT yang diduga kuat palsu dan seolah-olah asli . Kita tidak bisa bekerja sendiri tentunya, jadi perlu dukungan masyarakat,” tandas Victor.

Pol PP Pencuri

Victor juga menegaskan adanya dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Sumtim, untuk memproses hukum dengan tuntas semua pihak yang terlibat, termasuk jika melibatkan oknum Pol-PP maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Yang pertama itu, ada oknum Pol-PP yang kami tangkap dan terlibat serta telah ditetapkan menjadi tersangka. Itu akan kami proses tuntas. Bupati dan Wakil Bupati juga terus memberikan dukungan pada kami untuk menindak tegas dan memproses sesuai hukum yang berlaku jika ada ASN yang terlibat,” pungkas Victor sembari menunjukan ketiga tersangka yang ditahan dan nantinya akan diproses hukum lebih lanjut itu.

Pers release itu, turut dihadiri Kasat Reskrim. Iptu, Anggoro C. Wibowo dan Kapolsek Pandawai Iptu. Ngakan Ketut Darmawan dan Kasubag. Humas Polres Sumtim Iptu. IGK. Osaka.(ion)

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.