Home > Pembangunan > Turunkan Alat Berat, Kontraktor Mulai Perbaiki Jalan Laindeha

Turunkan Alat Berat, Kontraktor Mulai Perbaiki Jalan Laindeha

Irigasi

Waingapu.Com – Rusaknya jalan ruas kabupaten di Desa Laindeha, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, kurang dari sepekan silam, tak dipungkiri memicu aneka tanggapan atau reaksi sejumlah pihak. Reaksi itu bahkan meluas higga ke jagad maya lewat lini masa para warganet dalam account jejaring pertemanan Facebook. Instansi teknis terkait juga kontraktor pelaksana, hingga para politisi merespon kerusakan yang terjadi juga lika-liku opini dan informasi di jagad maya, dengan aksi nyata, meninjau lokasi, melakukan kajian hingga menurunkan alat berat guna melakukan perbaikan ataupun penanganan darurat.

“Mulai hari ini, sudah dikerjakan saluran pengarah dari arah spillway embung, saluran diarahkan untuk menuju deker atau drainase melintang yang ada,” jelas Yulius Ngenju, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Din-PUTR) Sumtim, yang dihubungi media ini via WhatsApp, Kamis (04/01) malam kemarin.

Ditanya apakah kedepannya akan dibangun saluran pengarah permanen, hingga air yang sekiranya nanti meluap dari embung dan keluar melalui spillway tidak lagi meluber dan dijadikan ‘biang kerok’ kerusakan jalan yang telah dibangun dengan dana miliaran rupiah, Yulius tidak menampik hal itu.

“Khusus untuk drainase jalannya, ke depannya akan kami usahakan permanen. Untuk sementara ini dari arah embung kami masih gali mulai dari alur awal sampai ke jembatan sebelah sekolah. Untuk kedepannya kami anggarkan untuk pemeliharaan rutin,” urai Yulius seraya menambahkan, pihaknya pada hari yang sama juga mendampingi klarifikasi lapangan yang dilakukan oleh DPRD Sumtim.

Saleh Sandriman, selaku General Superintendent (GS) PT. Teratai yang merupakan kontraktor pekerjaan jalan dimaksud, ketika dihubungi media ini juga via WhatsApp, di hari yang sama menjelaskan, pihaknya telah menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan saluran, juga sejumlah tenaga kerja untuk melakukan penanganan darurat pada jalan yang rusak.

“Kami telah laksanakan pembuatan aliran atau jalur airdari spillway embung yang masuk ke badan jalan. Jalur air yang dibuat ini kita arahkan ke dekar yang ada juga jembatan. Besok baru lanjut timbunan yang tergerus di pasnagan batu yang berada di bagian lain jalan. Untuk bahu jalan yang tergerus juga akan dilakukan perbaikan, itu langkah preventifnya. Untuk pekerjaan lanjutan juga penanganan perbaikan jalan lebih lanjut, kami akan tetap berkoordinasi dengan rekan-rekan di PU. Tentunya juga kami tetap akan memperhitungkan faktor cuaca,” urainya sembari memastikan alat berat jenis excavator akan tetap siaga di lokasi.(ion)

Komentar

komentar