Home > Kriminal > Tangki BBM ‘Kencing Sembarang’ Elnusa & Pertamina Waingapu Menutup Diri

Tangki BBM ‘Kencing Sembarang’ Elnusa & Pertamina Waingapu Menutup Diri

Victor MT. Silalahi

Waingapu.Com – Hingga kini, pihak PT. Elnusa Petrofin maupun pihak manajemen Depo Pertamina Waingapu, terksesan menutup diri ketika dikonfirmasi awak media. Kedua insitusi yang saling bertautan itu, suka atau tidak tak bisa dilepaskan dari peristiwa pengamanan dan penahanan dua unit tangki pengangkut BBM dari Depo Pertamina Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, oleh Satreskrim Polres Sumtim bersama Polsek Lewa, Jumat (13/04) siang lalu.

Sem dan Evan, demikian dua nama yang sempat terekam dari aparat penyidik maupun M dan P, dua orang sopir tangki BBM yang diamankan aparat, sempat ditemui wartawan di sela-sela pemeriksaan dan pengambilan keterangan oleh penyidik unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sabtu (14/04) siang kemarin. Sem dan Evan adalah dua oknum dari PT. Elnusa dengan kapasitas masing-masing sebagai bagian penjualan dan pengawasan, enggan memberikan keterangan lebih jauh.

“Benar itu tangki dioperasikan oleh Elnusa, sebaiknya konfirmasi ke pimpinan di kantor saja. Kami tidak punya kewenangan memberikan keterangan kepada pers,” kata Sem yang diamini Evan. Ketika ditanya lebih lanjut oleh wartawan apakah pimpinan yang oleh mereka disebut berkompeten dikonfirmasi wartawan ada di Kantor Elnusa, keduanya sama-sama mengamininya.

Usai bertemu keduanya, wartawan mencoba berdialog singkat dengan M dan P, dua sopir yang turut diamankan bersama truk tangki. Ditemui di ruang tunggu Satlantas Polres Sumtim, M, nampak shock dan tidak bisa berbicara banyak. Namun sepenuhnya mengakui kekhilafannya memindahkan BBM dari tangki ke jerigen di jalanan alias bukan pada tempat semestinya.

Sementara P kepada wartawan media ini menjelaskan, tidak melakukan aksi yang sama. “Saya lihat dia (M, -red) berhenti saya juga ikut berhenti, itu saja,” tukasnya singkat sembari melirik dua unit tangki yang terparkir di lapangan volley Polres, disisi utara Sat.Lantas, Sabtu (14/04) siang kemarin.

Kantor Elnusa

Usai bertemu kedua sopir, wartawan berupaya menemui pimpinan Elnusa, yang oleh Sem dan Evan disebut berkompeten dan ada di Kantor Elnusa, tidaklah membuahkan hasil. Ternyata kantor Elnusa memang nampak terbuka, namun oleh Erwin Fadly, security Depo Pertamina dan Elnusa, yang berada dalam satu halaman atau kompleks yang sama, menyebutkan bahwa kantor kosong dan tidak ada orang.

Alasan yang berbeda walaupun berujung hal yang sama, yakni tidak bisa ditemui atau dikonfirmasi juga diterima awak media, ketika hendak bertemu Supardi, yang merupakan pimpinan atau manajer Depo Pertamina. “Minta maaf kaka ee, saya sudah gedor rumah Pak Manajer tetapi mungkin beliau sementara tidur karena ini hari libur, coba saja nanti Senin (16/04) kakak kembali,” jucap Erwin dengan ramah.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Sumtim , AKBP. Victor MT. Silalahi mengatakan akan menggelar pers conference, Senin (16/04) mendatang terkait kasus ini. Hal itu dinyatakannya ketika dihubungi wartawan melalui fasilitas WhatApps (WA) Sabtu (14/04) siang lalu.

Informasi yang berhasil dirangkum dari sejumlah warga di Kota Waingapu maupun di jalur yang biasa dilewati armada pengangkut BBM ini, aksi serupa sudah sering terjadi. “Kalau yang tap minyak begitu di pinggir jalan atau di hutan-hutan itu sudah sering, hanya kita mau tangkap apalah kita, atau mau kasih informasi aparat juga sama saja, mereka tab cepat, pas kita sampai di Polisi mungkin mereka sudah jalan lagi,” jelas seorang warga Waingapu yang mengaku sempat melihat mobil tangki digiring petugas Jumat (13/04) malam lalu di seputaran desa Pambotanjara.(ion)

Komentar

komentar