Home > Berita > Nahas, John Tay Hungga Jadi Tumbal Aksi Demo Dukung PT. MSM

Nahas, John Tay Hungga Jadi Tumbal Aksi Demo Dukung PT. MSM

Demonstran Tewas

Waingapu.Com – John Tay Hungga, pria lajang berusia sekira 26 tahun, boleh jadi menjadi tumbal ataupun martir dalam aksi demonstrasi mendukung investasi perkebunan tebu, PT. Muria Sumba Manis (MSM), yang digelar ratusan karyawan dan warga di pelataran kantor bupati Sumba Timur (Sumtim), NTT, Jumat (03/08) siang lalu.

Jazad John telah terbujur kaku kala wartawan dan sejumlah kerabat serta kenalannya mendatangi RSUD Umbu Rara Meha. Beberapa kerabatnya nampak hanya diam namun mata berkaca-kaca, sebagian lagi terisak sembari memeluk jazad John yang telah beralih ke ruang jenazah RSUD sekira pukul 16:15 Jumat sore lalu.

Oleh keluarga, John memang diketahui ambil bagian dalam aksi demo mendukung investasi PT. MSM ke kantor Bupati dan DPRD setempat. Sebelum pingsan kemudian dilarikan kerumah sakit dan meinggal dunia, John diketahui sehat-sehat saja dan bekerja sebagai security di perkebunan tebu PT. MSM.

Keluarga Demonstran Tewas

Dikisahkan, Tunggu Tankanjanji, paman John, korban mendadak jatuh pingsan saat ikut aksi demo. Namun sempat menjalani perawatan darurat oleh peserta demo lainnya, sebelum dilarikan ke rumah sakit. “Korban tiba-tiba jatuh pingsan, begitu kata keluarga yang hubungi saya, dan juga bilang ke saya saat korban masih dirumah sakit Lindimara. Namun saat itu korban memang sudah kritis, kemudian korban dibawa untuk pengannan lanjutan ke RSUD sini tapi juga tidak tertolong dan dinyatakan meninggal,” urai Tunggu yang ditemui wartawan di depan ruang jenasah RSUD Umbu Rara Meha.

Lebih lanjut Tunggu mewakili keluarga keluarga berharap, John yang menjadi korban pasca ikut dalam aksi demo mendapatkan hak-haknya sebagai karyawan. “Pihak perusahaan mesti bertanggungjawab mengurus jenazah korban, hingga pada saat pemakaman,” tandasnya.

Demonstran Tewas

Adapun kala itu nampak sejumlah oknum dari manajemen PT. MSM hadir di rumah sakit. Namun tak satupun yang bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Informasi yang terakhir diperoleh media ini menyebutkan, jenazah korban telah dibawa ke kediamannya di Desa Kabaru, Kampung Pinu Kalumbang.

PT. MSM merupakan group usaha Djarum, dan sejak beberapa tahun silam melakukan investasi perkebunan monokultur di sejumlah wilayah di Sumtim. Sejak kehadirannya, beberap kali telah digoyang dengan aksi demo penolakan oleh warga yang berasal dari sejumlah marga. Namun baru Jumat (03/08) siang, aksi demo yang menyatakan dukungan akan kehadiran PT. MSM ini digelar, yang mana diwarnai dengan peristiwa nahas, wafatnya John Tay, salah satu peserta demonstrasi yang berjalan damai itu.(ion)

Komentar

komentar