Home > Ekonomi > Gapensi Sumba Timur Jangan Sebatas Legalkan Hal – Hal Administratif

Gapensi Sumba Timur Jangan Sebatas Legalkan Hal – Hal Administratif

Muscab Gapensi Sumba

Waingapu.Com – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) diharapkan terus meningkatkan kualitas dan perannya dalam mendukung pembangunan daerah. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Sumba Timur (Sumtim), NTT, Umbu Lili Pekuwali, dalam sambutannya ketika membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ke V BPC Gapensi Sumtim, di hall El Café, Sabtu (06/10) siang lalu.

“Sebagai organisasi para pelaksana kontruksi, untuk ke depannya perlu meningkatkan kualitas SDM para anggotanya. Asosiasi ini tidak hanya sekedar melegalkan hal – hal yang sifatnya administrasi semata. Harus menyiapkan anggotanya baik dalam sisi administratifnya juga kualitas SDM anggotanya,” tandas Umbu Lili.

Lebih jauh Umbu Lili memaparkan, kesiapan tenaga teknik dalam wadah Gapensi tidak lagi bisa mengharapkan orang-perorang apalagi untuk sertifikasi. “Kalau dulu persyaratan terkait SDM ini boleh jadi bukan syarat yang mutlak dari proses pengadaan barang dan jasa. Hanya sekedar dilampirkan, ada atau tidak orangnya mungkin tidak menjadi hal yang peting. Kini, tenaga teknik yang dimasukan dalam persyaratan itu tidak cukup hanya dilampirkan ijazahnya saja, harus miliki sertifikat keahlian. Untuk mendapatkan sertifikat keahlian itu tentu tidak bisa dilakukan mandiri. Mereka harus difasilitasi dan mendapatkan informasi yang cukup terkait dimana mereka bisa dapatkan sertifikatnya, dan itu perlu peran asosiasi,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Muscab, Djunaidi Bin Garib dalam laporannya mengatakan, Gapensi sebagai wadah berhimpunnya para pelaksana kontruksi merupakan salah satu elemen bangsa yang miliki peran dan kontribusi yang penting dalam pembangunan bangsa dan daerah. Di depan peserta Muscab yang juga dihadiri oleh Ignasius Fernandez, selaku Sekretaris Umum BPD Gapensi NTT, Djunaedi lebih jauh menambahkan, penciptaan atau hasil kerja produk kontruksi senantiasa menuntut perhatian, perhitungan dan konsentrasi yang prima. “Output yang dihasilkan hendaknya memenuhi standart mutu sesuai kebutuhan pemilik proyek dan pasar kontruksi pada umumnya,” timpal Djunaidi.

Adapun dalam muscab kali ini, Leo Kote, kembali terpilih menjadi Ketua BPC. Gapensi Sumtim. Dalam menjalakan tupoksinya sepanjang periode 2018-2023, Leo akan didampingi oleh Umbu Palak, Yadar PIlangira, Yohanes Elo Kaka dan Tedy Elim, sebagi jajaran Wakil Ketua. Sementra Sekterasis terpilih adalah Djunaidi Garib, yang akan diback up oleh Aris Kana sebagai Wakil Sekretaris. Untuk posisi bendahara, dipercayakan pada Hunga Remi Andung bersama wakilnya Oscar D. Judang.

Jajaran Dewan Pembina BPC merupakan perpaduan antara para pengusaha atau kontraktor berpengalaman dan juga para kontraktor muda berpotensi. Figur-figur seperti Iwan Yonathan, Umbu T.M Marisi akan menjalankan fungsinya bersinergi dengan para pengusaha muda potensial yakni Rudi Riwong dan Elvis Karwelo. (ion)

Komentar

komentar