Waingapu.Com - Sedikitnya 566 ekor ternak kuda dan 79 ekor ternak kerbau milik warga di kabupaten Sumba timur (Sumtim), NTT, mati akibat terserang wabah penyakit Surra. Data ini diperoleh dari Dinas Peternakan (Disnak) setempat. “Hingga bulan juni tahun 2012, terdata 566 ekor kuda dan 79 ekor kerbau yang mati karena terjangkit surra. Sementara yang berpotensi terjangkit ada lebih dari tujuhribuan ekor,” jelas Yunus Damu Wulang, Kepala Dinas (Kadis) Peternakan setempat, Jumat (13/07) ketika ditemui di ruang kerjanya.
Terkait dengan upaya pemberantasan, Wulang lebih lanjut menjelaskan, selain dengan menyediakan vaksin, juga dalam waktu dekat akan dibentuk satuan tugas (satgas) pemberantasan surra. “Kami secara kontinyu melakukan penyuntikan vaksin pada setiap wilayah. Dan ketersediaan vaksin ini diperkrakan hingga akhir bulan agustus nanti. Jadi kami sungguh harapkan bantuan dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat. Kami juga akan segera membentuk satgas diyang akan ditetapkan di setiap desa bahkan dusun utuk memantau dan nantinya melapor pada petugas kami jika melihat dan mencurigai adanya ternak yang terjangkit,” urai Wulang.
Selain melakukan vaksin, langkah penanganan yang kini terus dilakukan adalah, jika ditemukan ternak kuda dan kerbau yang terinfeksi surra dan secara klinis tidak bisa lagi disembuhkan, oleh petugas akan di bunuh mati dan dibakar dalam lubang dan dikuburkan.
Data terakhir Disnak Sumtim menyebutkan, jumlah ternak kuda di Kabupaten ini sebanyak 31.048 ekor dan kerbau sejumlah 37.052 ekor. Sememtara angka kematian ternak karena surra dari tahun ketahun menunjukan grafik peningkatan. Tahun 2010 sebanyak 44 ekor kuda yang mati, menigkat ditahun 2011 menjadi 278 ekor, dan tahun 2012 sampai dengan buiulan Juni saja mencapai 244 ekor sehingga total ternak kuda yang mati karena wabah surra ini mencapai 566 ekor.
Kondisi serupa juga terjadi pada ternak kerbau, Thun 2010 masih nihil kasus kerbau mati karena surra, namun tahun 2011 sebanyak 30 ekor yang mati dan tahun 2012 sampai dengan bulan Juni saja telah 49 ekor ternak kerbau yang mati sehingga total ternak kerbau yang mati sia-sia karena terjangkit surra mencapai 79 ekor. (har)