Home > Blog Member > Umum > Ada Apa Dengan PELNI?
Ada Apa Dengan PELNI? Cetak Email
Kontributor: nelang   
Jumat, 11 Juli 2008 17:13
ImageTadi pagi saya sempat menonton siaran berita di televisi Indosiar tentang KM Kelud tidak mau berangkat selama 12 jam gara-gara penumpang yang membludak di Riau. Saya jadi teringat juga ketika hal yang sama terjadi dengan KM Awu yang menurunkan penumpang di Makasar sebanyak 4000 penumpang karena kapasitasnya hanya 2000 penumpang.

Masih teringat juga cerita dari orang tua saya tentang kebakaran kapal penumpang Tampomas beberapa tahun yang silam, dan karena begitu terkesan dengan kejadian itu Iwan Fals menciptakan lagu tentang kebakaran kapal tersebut.

Nah, saya hanya mau bilang, bahwa keadaan ini telah menjadi pemandangan kita yang berada di Kota Waingapu. Setiap kali KM Awu bersandar di dermaga, banyak orang yang ke dermaga. Satu orang yang mau berangkat yang ngatar bisa satu kampung.

Minggu sore, tanggal 6 Juli 2008 kemarin saya sempat mengambil gambarnya dari dermaga lama, gambarnya sih gak jelas2 amat cuman aku mo bilang bahwa biasanya KM Awu masuk hari Sabtu malam dari arah timur, tapi kemarin masuk terlambat dan hari Minggu jam 4 sore masih nangkring di pelabuhan...apa karena terlambat dr Makasar ya...(sempat diberitakan di TV)

Ya, kita sebagai masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang baik kadang harus protes karena sistem manajemen PELNI yang tidak tegas, sebab masih saja menerima pembelian tiket padahal kapasitas kapal sudah melebihi kuota yang ditentukan. Jadi jangan kaget kalau Anda pernah mendengar dan ini sudah menjadi rahasia umum bahwa ada calon penumpang yang membeli tiket di atas kapal....nah loe....

Apa gunanya ada loket penjualan tiket, atau mungkin masyarakat kita yang belum sadar tentang keselamatan, atau mungkin juga para oknum PELNI yang memberi peluang ke calon penumpang bahwa "tiket lebih murah kalo beli di atas kapal"

Hah... ada apa dengan PELNI?!

 

Komentar  

 
0 # Guest 2008-07-11 17:58
Mengutip lagu \"Dari Sabang Sampai Merauke\".... Itulah Indonesia.....

Btw... KM Awu itu.. kapal penumpang yang membawa barang atau kapal barang yang membawa penumpang ya?
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2008-07-11 18:09
Kutip:
Btw... KM Awu itu.. kapal penumpang yang membawa barang atau kapal barang yang membawa penumpang ya?


ha...ha....
aku sendiri bingung om...
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
+1 # Cinta 2008-07-14 23:49
Sebenarnya Polisi/PM juga harus memberi perigatan kepada Pelni.Mereka harus mematuhi peraturan yang berlaku,sepenge tahuan gue kalo di negara lain perbuatan tersebut sudah melanggar peraturan dan di hukum,Pelni tidak memikirkan keselamatan penumpang,mau duit doang.Kalo gue ada di sumba gue akan protes tuh,kasian para penumpang apalagi Orang Tua.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2008-07-23 04:27
menurut saya, bukan hanya pihak yang berwenang yang bertanggungjawa b buat semua kejadian itu. kita sebagai pengguna pun harus bisa melihat dari kondisi kapal itu sendiri apa masih dapat ditumpangi atau tidak.
so semuanya itu kembali pada diri kita msg2 sebagai pengguna jasa kapal tersebut....
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2008-11-20 04:30
Apakah benar tidak ada lagi kapal Pelni yang langsung dari Makassar ke Waingapu? Kalau benar, gimana dong kita yang mau jalan2 ke Sumba?? Mohon info terkini. GB
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-07-20 14:55
apakah kt harus mengalami kesulitan terus untuk bs masuk kapal dgn g berdesakan? malu dong pengunjung dermaga org menganggap kalian kolot, seprt g prnh liat kapl ja!semua pada pengn nk g kshn pa sama calon penumpang? sorry agk kasr karena kmrn smpat kesal st naik kapl dr smba itu saya hampr aja keinjk-injk karena berdesakan.tlg lbh dprhatiin lg,ok! n satu lagi kalau da tiket yang lebh murah knp cr yang mahal,toh mereka mnjual tiket melbhi harga sbnarnya itukan sangat merugikan masyarakat!coba kalian bandngkan harg tiket yg beli di loket pelabhn hargnya RP.352500,sdgkan yang dikpl cmn RP 250000.toh sm ja kt ttp didt klu beliny diatas kapal.demi pghmtn sbknya beli ja ditas kapl!ingat RP.100000 yng lbh itu kalian bisa pake sewa kamar yg klas,kan nak tuh!dr pd dbuang prcma buat tkg jual tiket yang mahal!demi drimu sendr.....
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 

Tambah komentar

Komentar harus disesuikan dengan isi atau tema artikel. Komentar yang tidak sesuai akan dihapus


Kode keamanan
Refresh