| Anjing |
|
|
| Kontributor: Cinta De Angel |
| Minggu, 19 Oktober 2008 17:12 |
|
Ada seorang anak laki-laki sedang berkunjung ke kakek dan neneknya dipertanian mereka. Dia mendapat sebuah katapel untuk bermain-main di hutan. Dia berlatih dan berlatih tetapi tidak pernah berhasil mengenai sasaran. Dengan kesal dia kembali pulang untuk makan malam.
Pada waktu pulang, dilihatnya anjing peliharaan kakeknya. Masih dalam keadaan kesal, dibidiknya anjing itu dikepala, matilah si anjing. Dia terperanjat dan sedih. Dengan panik, disembunyikannya bangkai anjing didalam timbunan kayu, dilihatnya ada kakak perempuannya mengawasi. Sherly melihat semuanya, tetapi tidak berkata apapun. Setelah makan, nenek berkata, "Sherly, cuci piring." Tetapi Sherly berkata, "Nenek, Jimmy berkata bahwa dia ingin membantu didapur, bukankah demikian Jimmy?" Dan Sherly berbisik, "Ingat anjing?" Jadi Jimmy mencuci piring. Kemudian kakek menawarkan bila anak-anak mau pergi memancing, dan nenek berkata, "Maafkan, tetapi aku perlu Sherly untuk membantu menyiapkan makanan." Tetapi Sherly tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa, karena Jimmy memberitahu kalau ingin membantu." Kembali dia berbisik, "Ingat anjing?" Jadi Sherly pergi memancing dan Jimmy tinggal dirumah. Setelah beberapa hari Jimmy mengerjakan tugas-tugasnya dan juga tugas-tugas Sherly, akhirnya dia tidak dapat bertahan lagi. Ditemuinya nenek dan mengaku telah membunuh anjing kakeknya dan meminta ampun. Nenek berlutut dan merangkulnya, katanya, "Sayangku, aku tahu. Tidakkah kau lihat, aku berdiri dijendela dan melihat semuanya. Karena aku mencintaimu, aku memaafkan. Hanya aku heran berapa lama engkau akan membiarkan Sherly memanfaatkanmu." Aku tidak tahu masa lalumu. Aku tidak tahu dosa apakah yang dilemparkan musuh kemukamu. Tetapi apapun itu, aku ingin memberitahu sesuatu. Yesus Kristus juga selalu berdiri dijendela. Dan Dia melihat segalanya. Dan karena Dia mencintaimu, Dia akan mengampunimu bila engkau memintanya. Hanya Dia heran melihat berapa lama engkau membiarkan musuh memperbudakmu. Hal yang luar biasa adalah Dia tidak hanya mengampuni, tetapi Dia juga melupakan dosa-dosamu." |




Komentar
RSS feed untuk komentar posting ini.