Waingapu.Com - Bupati Sumba Timur (Sumtim) Gidion Mbiliyora (GBY), NTT selamat dari maut pasca mobil yang membawanya ke pantai Puru Kambera terbalik di ruas jalan Kecamatan Kanatang, Sabtu (28/07) sekitar pukul 12.30 WITA. Mobil jenis jeep offroad dengan ED 6363 G itu sejatinya bertujuan ke Puru Kambera guna mengikuti kebaktian dan syukuran puterinya yang berulang tahun. Namun nahas, diduga karena ban mobil mendadak selip dan oleng, mobil yang sering dipakai oleh Bupati untuk melihat lebih dekat suasana kota dan masyarakat kota Waingapu tanpa aturan protokoler itu terbalik di tengah jembatan Tai Manu, Kanatang.
Warga yang ditemui di sekitar lokasi kejadian beberapa saat setelah peristiwa itu terjadi menyebutkan, kawasan itu memang rentan kecelakaan. “Disini memang sering terjadi kecelakaan, tadi bilangnya ada motor dari arah berlawanan dengan mobil Pak Bupati, tapi untungnya pengendara motor dan pak Bupati tidak apa-apa,” ujar salah seorang warga yang ditemui ketika sedang membantu memposisikan mobil yang terbalik bersama warga lainnya.
Kepedulian dan rasa cinta warga pada Bupatinya sangat nampak dalam persitiwa itu. Banyak yang datang mengucap selamat bahkan mencium Bupati GBY untuk sekedar menyatakan syukur dan menanyakan keadaan Bupati GBY.
“Syukur saya tidak apa-apa. Saya tidak silih itu motor, mendadak saja setir rasa oleng dan naik ke-atas trotoar jembatan dan terbalik. Untung adi ini tidak apa-apa,” jelas GBY sambil berjalan menuju mobil yang akan membawanya ke Rumah Sakit bersama Nina, seorang ibu guru yang mengendarai motor jenis Honda Beat itu kemarin di lokasi kejadian.
“Saya juga kaget pas mobil mendadak sudah ada didepan saya, juga bannya naik di trotoar jembatan lalu terbalik,” tukas Nina, kala mendampingi Bupati GBY untuk ke Rumah Sakit.
“Tadi saya ada dikebun, tapi tiba-tiba saya dengar bunyi keras, saya lari kesini tahu-tahu ada oto tabalik dan yang bawa mobil katanya pak Bupati sendiri,” jelas Yiwa, salah seorang warga spontan begitu ditanyai wartawan.
Kemacetan sempat terjadi selama hampir dua jam. Proses evakuasi kendaraan jeep serta banyaknya warga yang berdatangan dengan berjalan kaki dan menggunakan aneka kendaraan untuk melihat dari dekat kondisi kendaraan dan Bupati turut memperlambat aparat mengurai kemacetan.
Walau tak mengalami luka serius, GBY tetap menjalani pemeriksaan dokter di UGD RSUD Umbu Rara Meha. Sementara itu Eben Mbiliyora, sepupu GBY yang turut menumpang dalam mobil itu, harus ditangani lebih intensif oleh tim medis, karena mengalami benturan (trauma) di bagian lehernya. (ion)