Budaya |
|
|
|
| Ditulis oleh Cinta De Angel |
| Rabu, 24 September 2008 13:16 |
|
Pada hakekatnya, seni budaya yang asli dan indah , selalu terdapat didalam lingkungan istana Raja dan di daerah-daerah sekitarnya . Sebagai bekas suatu Kerajaan yang besar, maka Yogyakarta memiliki kesenian dan kebudayaan yang tinggi dan bahkan merupakan pusat serta sumber seni budaya Jawa. Banyak peninggalan seni-budaya yang masih dapat disaksikan di monumen dan candi-candi, istana Sultan yang masih berkaitan dengan kehidupan istana. Kehidupan seni budaya di Yogyakarta tampak masih berkembang pada kehidupan seni tari dan kesenian lainnya.Nilai-nilai budaya masyarakat Yogyakarta , terungkap pula pada bentuk arsitektur rumah penduduk, dengan bentuk joglonya yang banyak dikenal masyarakat di seluruh Indonesia.Seniman - seniman terkenal dan seniman besar yang ada di Indonesia saat ini, banyak yang dididik dan digembleng di Yogyakarta. Sederetan nama seperti Affandi, Bagong Kussudiharjo, Edhi Sunarso, Saptoto, Wisnu Wardhana, Amri Yahya, Budiani,W.S. Rendra, Kusbini, Tjokrodjijo, Basijo, Kuswadji K, Sapto Hudoyo , Ny. Kartika dan lain-lain merupakan nama-nama yang ikut memperkuat peranan Yogyakarta sebagai Pusat Kebudayaan. Sumber : wisata |




Komentar
Story :
Candi Borobudur yang dibuat dengan berbagai macam bentuk ukiran dari batu dan dibuat pada masa kejayaan Kerajaan di Jawa, memiliki cerita yang unik dibalik semua itu yang hampir mirip dengan cerita menara Babel. Pada masa kejayaan atau keemasan dari kerajaan di Jawa tersebut, mereka ingin membuat atau membangun Candi yang besar yang penuh dengan ukiran dari batu. Tentu biaya produksinya juga sangat mahal, sehingga seluruh kekuatan ekonomi pada saat itu seluruhnya difokuskan atau diarahkan untuk membangun candi tersebut. Dan ketika pembangunannya sudah mecapai sekitar 80% selesai, kerajaan di Jawa tersebut ‘BANGKRUT’, yang disebabkan oleh karena terkurasnya seluruh dana terhadap pembangunan candi tersebut. Maka terjadilah kekacauan dalam masyarakat atau ‘CHAOS’ sampai kerajaan tersebut hancur dan akhirnya Rajanya melarikan diri kearah sebelah timur dari pulau Jawa yang mungkin ke pulau Lombok.
Kemudian, Kota Jogyakarta adalah kota yang dibangun oleh pemerintah Indiche Nederland (Hindia Belanda) yang umurnya sekarang munkin sudah mencapai ± 400 tahun atau sekitar 4 abad dan pernah dijadikan ibukota dari wilayah di Indonesia dan sekitarnya selama sekitar 3,5 abad. Jadi pantas kalau beragam ilmu pengetahuan, technology, seni dan budaya lebih berkembang di kota tersebut, sehingga juga banyak melahirkan orang-orang hebat yang pernah belajar di kota tersebut. Bukan saja para seniman, tetapi juga para petinggi-petinggi Negara banyak yang berasal atau pernah belajar dari kota tersebut. Semuanya itu tidak terlepas dari lingkungan dan masyarakatnya yang memberikan dukungan yang sebesar-besarnya bagi kaum pelajar/mahasiswa dan umum untuk belajar dan melakukan penelitian dan pengembangan bagi segala macam bidang ilmu pengetahuan dan technology termasuk seni dan budaya.
Seni dan budaya itu adalah ciptaan manusia. Ada yang dipertahankan dan dikembangkan tetapi ada juga yang musnah atau hilang. Sama juga seperti nyanyian lagu yang kalau indah didengar maka akan bertahan sepanjang masa.
Jadi sekarang, mungkin ada baiknya juga kalau kita membuat suatu budaya baru yang bisa menguntungkan bagi sesama, misalnya ‘TRADING’ yang dimaksudkan dengan sharing atau berbagi ilmu pengetahuan seperti technology dan philosophic melalui website internet ini.
RSS feed untuk komentar posting ini.