Bupati Sumba Pinggir |
|
|
|
| Ditulis oleh Yongky HS |
| Senin, 16 Maret 2009 07:38 |
|
(Parodi Wacana Pemekaran Kabupaten Sumba Timur)
Rabu, 28 Januari 2009 di Gedung Umbu Tipuk Marisi ada seminar Pemaparan Studi Pemekaran Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Dihadiri oleh berbagai komponen masyarakat Sumba Timur mulai dari Anggota Muspida, Cendekiawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Politisi, Wartawan dan Masyarakat Awam termasuk Nyang, Nying dan Nyong turut hadir. Suasana acara seminar tampak adem-adem meskipun itu membahas isue yang cukup penting bagi masa depan Sumba Timur. Sesuatu yang seru justru terjadi di sudut ruang tempat Nyang-Nying-Nyong ikut meloi hajatan Pemerintah Daerah ini.
Cover Buku.
Tulisan ini telah dibukukan di dalam buku Bupati Sumba Pinggir terbitan Pointer Book. Sinopsis Bupati Sumba Pinggir Sumba Timur merupakan suatu wilayah kabupaten dengan ibu kota Waingapu yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Pernak-pernik interaksi masyarakat kota Waingapu ini menjadi tema sentral tulisan Yongky HS yang terangkai dalam buku berjudul BUPATI SUMBA PINGGIR. Karena itu, boleh dibilang buku ini merupakan seri lanjutan buku CARA MUDAH MASUK SORGA (Sebuah Kepura-Puraan) yang terbit tahun 2008. Buku yang merupakan kumpulan tulisan esay dan parodi ini walau tersusun secara acak namun tak terlepas dari tema politik, sosial-budaya, perilaku, etika pergaulan, permenungan atau introspeksi diri bahkan juga soal agama, semuanya dihadirkan secara segar dengan bumbu-bumbu humor dengan dialek ’Waingapu-an’ yang tidak norak. Keseriusan penulis dalam berhumor bisa dilihat dari berbagai pernik kehidupan yang diangkat dan disorotinya. Masalah suksesi, otonomi daerah, pemilu, legislatif, tata kota, tradisi, keagamaan, perilaku pribadi, etika pergaulan dan sebagainya. Bahkan bolehlah dibilang bahwa buku ’ringan’ ini merupakan kritik sosial atau kegelisahan penulis terhadap kondisi sosial budaya kita di Sumba Timur. Ukuran: 11 x 17 cm Cover: Kertas Ivory 210gr + Doff Isi: 187 halaman Terbit Tahun: 2010 Harga: Rp.40.000,- (sudah termasuk ongkos kirim kilat khusus dlm wilayah indonesia) Segera Pesan melalui email di pointerbook[at]waingapu.com Tags:
|





Komentar
Pak Alfie: Salam kenal, wktu pulang bulan Juli kemarin ke Sumba, kayaknya Sumba aman-aman saja. Aku juga baru baca postingan ini. Nampaknya Pemekaran Kabupaten Sumba Timur masih kecil kemungkinanya ya Pak?
Bagaimana kabar Sumba Timur saat ini? Semoga Sumba Timur jauh lebih baik dari saat penelitian kami dulu.
yang ada kabupaten sumba timur yang dimekarkan kali.....:-)
Sekarang Pelayanan Publiknya Saat Sumba Timur Blm Di Mekar Bagaimana..?? Klu Mmg Sudah Bagus ...Ya Sdh Buat Apa Dimekar Bikin Rugi Dn Pusing Negara sj..
Tp Klu blm..Tentu Solusinya Bkn Sj Melalui Pemekaran... Krn Pemekaran Jg Bisa Terjadi Krn Ada Kepentingan2 Individu2 Tertentu Diderah Ini...
Disisi lain Dgn adanya Pemekaran jg sgt bagus krn pelayan pemerintah kpd masyarakatnya lbh dekat...tapi satu hal lg yg prlu dilihat bhw klu dari segi luas daerah mmg layak.. tp mari kt lihat syarat yg lain... jgn smpi di Sumba Timur yg sdh dws ini akn melahirkan " KABUPATEN2 PREMATUR"...yang mempunyai KETERGANTUNGAN FINANSIAL sangat TINGGI dan mempunyai PAD sangat RENDAH...
Thx..
G B Sumba Timur..!
Da ana-nggu patailu ana kawini, hi nda mandaika mbinu kabanda-nggu la padang na....hehe
RSS feed untuk komentar posting ini.