Home > Opini (Page 8)

Pemberdayaan adalah Kunci Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih

Air bukan saja kebutuhan pokok manusia, tetapi merupakan hak asasi manusia. Oleh karena itu, pemerintah haruslah memperhatikan kebutuhan masyarakat akan air, terutama penyediaan air bersih. Banyak program yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air. Walaupun telah banyak program yang dilaksanakan, pertanyaan paling penting adalah berapa banyak program

Read More

PERTANYAAN KEPADA PARA KANDIDAT LEGISLATOR

Opini Kompas (12/02/14), menampilkan sebuah paradoks yang sedang terjadi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,78 persen tahun 2013 tetapi kemiskinan justru bertambah 0,48 juta orang, pengangguran meningkat justru terjadi pada kaum terdidik. Paralel dengan masalah di atas Kompas (03/04/14) merilis hasil riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef),

Read More

Gerakan PAUDisasi: Upaya bersama demi masa depan anak-anak Sumba

Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals) yang akan berakhir pada tahun 2015 merupakan salah satu batu pijakan negara kita untuk merefleksikan semua usaha pengentasan kemiskinan yang telah dilakukan. Salah satu usaha untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan APK (Angka Partisipasi Kasar) PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). APK PAUD sama

Read More

Forum Anak Sumba Timur Sebagai Wadah Pemenuhan Hak Partisipasi Anak

Pemerhati anak di Sumba Timur tentunya tidak asing dengan 4 hak anak. Hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi, menjadi makanan sehari-hari, yang kadang melebihi sepiring nasi. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) bergelut dengan pemberdayaan kader-kader perlindungan anak. Tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga bangun-jatuh dalam menggiatkan pemerataan Pendidikan

Read More

Membangun Daerah dengan Memberi Sisa: “Refleksi Pembangunan Daerah Sumba Timur”

Menurut Paul Baran seorang pakar teori pembangunan aliran strukturalis, bahwa proses pembangunan yang terjadi di negara-negara sedang berkembang atau negara-negara Dunia Ketiga tidak luput dari pengaruh kelompok/kelas elit tertentu yang menjadi kaki tangan kepentingan pemodal asing. Kelompok atau kelas ini dikenal sebagai kelas “komprador”. Kamus Bahasa Indonesia mendefinisikan komprador adalah

Read More