|
Datang sa punya gila, abis kau!!!” ”Kau kira kau saja yang bisa gila? Kalau kau gila, saya akan lebih gila tau!!!” ”Jadi kau mau apa?” ”Kau punya mau apa juga?”
Wah, kaki saya ikut gemetaran menyaksikan adegan pertengkaran itu. Ini adalah pertengkaran serius dan cenderung berubah menjadi sebuah perkelaian fisik, walau sebenarnya mereka berdua dalam adegan itu saling mengenal alias teman sediri. Tapi syukurlah adegan itu tidak berujung pada perkelahian, hanya menyisakan perang dingin yang enah kapan pasti bakal meledak kembali menjadi keributan, maklum mereka berdua memang ’gila’. Gila, bisa diartikan sebagai sakit ingatan atau mengalami gangguan jiwa, berbuat sesuatu diluar kebiasaan, dan tidak waras atau kurang beres ingatannya.Dalam arti lain gila juga disepadankan dengan kata sangat dan mania/maniak, mewakili kecenderungan orang untuk menyukai, berpikir dan berbuat sesuatu secara berlebihan. Contoh orang penyuka Sepak Bola bisa dibilang Bola Mania atau Gila Bola. Akhirnya segala sesuatu yang berlebihan juga diistilakan dengan gila. Ada gila judi, gila perempuan, gila pangkat, gila hormat, gila kerja dan lain-lain. Sesuatu yang berlebihan atau gila, ini pada taraf paling ekstrim bisa pula akan berubah menjadi gila dalam arti sesungguhnya.
Manusia adalah makhluk Tuhan paling mulia (ini kata manusia lho, siapa tahu menurut para hewan manusia ini dianggap makhluk yang tidak mulia). Sebagai makhluk paling mulia ini manusia dikarunia cara berpikir yang berbeda dengan makhluk lain, manusia memiliki cara berpikir dengan akal dan naluri/ insting. Entah akal sehat atau akal bulus, yang jelas manusia itu memiliki akal. Sedangkan hewan bertindak hanya atas dasar insting/ naluri saja. Namun permisi, manusia tak jarang juga lebih menggunakan naluri/isntingnya sebagai acuan untuk bertindak. Bagusnya adalah, naluri manusia itu juga bermacam-macam, ada naluri seorang ibu, naluri laki-laki, naluri seniman, naluri detektif dan macam-macam naluri termasuk naluri/insting primitif, termasuk juga naluri hewani itu juga dimiliki manusia.
Naluri/insting primitif manusia itu bisa terlihat dari berbagai hal yang ternyata digemari oleh manusia. Banyak tontonan adu kekuatan yang ditayangkan televisi kita juga sempat mendapat sorotan tajam dari pengamat sosial bahwa itu sebenarnya adalah tontonan yang mempengaruhi anak untuk bertindak kasar/primitif. Anehnya tontonan-tontonan yang mengandalkan adu kekuatan itu ternyata juga banyak digemari manusia. Apakah ini jadi bukti bahwa sebenarnya memang manusia itu diam-diam menyimpan naluri/insting primitif? Menyimpan kegilaan (dalam arti sebenarnya) dalam dirinya?Mungkin juga.
Jangan kaget, ternyata kita yang di NTT secara umum, khususnya Sumba ini juga termasuk manusia yang banyak menyimpan kegilaan dalam diri kita. Ngawur? Tidak! Buktinya adalah dialog dalam adegan awal tulisan ini tadi. Tapi jangan salah mengerti, itu hanyalah istilah kita saja dalam mengungkapkan kemarahan. Datang saya punya gila, keluar saya punya gila, kalau saya sudah gila, ini adalah ungkapan amarah yang bernuansa ancaman. Secara spontan dan kelakar lalu kita bertanya; gila kok disimpan ya?
Tapi bila mengacu pada pendapat bahwa sebenarnya manusia itu memiliki naluri/insting primitif/kegilaan, maka sebenarnya kita ini juga termasuk orang-orang jujur karena kita berani memproklamirkan diri bahwa kita ini punya kegilaan yang tersimpan dan sewaktu-waktu bisa datang, keluar dan muncul gila kita. Makanya kita sering bilang, awas kalau datang saya punya gila...., keluar saya punya gila...., kau tunggu kalau saya sudah gila... dan seterusnya.
Ini cerita lain, dulu tahun 1992 di Jl. D.I Panjaitan di samping Toko Istana Karang ada tanah kosong dan garasi oto bis, sekarang sudah jadi Toko Gunung Mas. Suatu malam di dekat tempat itu ada perempuan setengah baya teriak-teriak minta tolong karena diganggu oleh lelaki iseng. Berlagak sok pahlawan maka saya pun menghampirinya. Belum sempat tanya ini-itu perempuan itu sudah menarik-narik lengan saya sambil ngoceh macam-macam. Anehnya ia malah menarik-narik saya menuju garasi oto bis itu. Belakangan baru saya tahu ternyata perempuan itu adalah perempuan kurang waras yang sedang menjajakan cinta dan teriak-teriaknya itu juga ternyata adalah triknya menggaet nasabah.
Wah saya prihatin sekali, sudah 17 tahun berlalu, akhir Pebruari 2009 kemarin perempuan malang tersebut masih saya temui keliling kota dengan trik yang sama. Ketika kejadian tersebut saya ceritakan pada seorang kawan, saya malah diledek; ”Waktu ditarik-tarik dulu itu kamu masih bujang ya?”, katanya. ”Ya!”, jawab saya. ”Berarti langsung jadi nasabahnya ya?”, tanyanya lagi. ”Sialan!!! Saya belum gila eeee....tapi kalau datang sa pung gila ti tau lai.... hahaha untung sa pung gila ti datang na....”
Waingapu,24 Maret 2009 |
Komentar
salam buat keluarga kae....
suatu saat sa pung bapak kost cerita ttg org yg diujung gang itu, kl org itu tidak lulus SD, trus sy sambung..kasian juga..tp dia baik sama saya lho pak... sambung saya... ya iyalah jwb bpk kost..pasti sering liat dia senyum2 to?
iya, dia selalu senyum sama saya... jawab saya
trus bpk kost hanya katawa sa. dia itu org gila yg slelu senyum setiap saat...kata bpk kost
wekss... untung sa, dia pung gila tidak pindah ke saya :-)
hihihihihihi lucu
TANGANGA BODO DAN MATI ANGIN
hahahahahaaaaaa aaaaaaaaaa
orang gila karena kabel di dia pu kepala ada korslet, hahahhahaha....mo solder bagaimana?
ini ada cerita tentang sapa yang gila...
Satu hari, kader satu partai pake baju warna tertentu (sebut saja PINK). dia pi kampanye di Rumah Sakit Jiwa. Sebelumnya, semua pasien, dokter, perawat, disuruh pake baju warna PINK. Pas hari kampanye, si kader datang. Semua pasien, dokter, perawat su pake baju PINK. Si kader pu senang lae.. abis kampanye, dia jalan2 disekitar taman Rumah Sakit itu. Na, ada satu orang, pake baju putih, ada gunting2 bunga. Si kader penasaran. Ini sapa? Dia pi dekat itu orang, trus dia tanya: "Bapak, ko pasien disini?". Itu bapak diam sa. Si kader tanya lagi:"Bapak, ko pasien disini?". Si bapak langsung balik badan, trus bilang :"Heeee, ada orang gila disini. ko gila kah??"
Si kader bingung... Jadi, sapa yang gila???
==INTERMEZZO sa++++
huahahahahahaha haaaaa LOE EMANG GILA ABIS BUNG!!!!!
SUKSES BUNG GK NYANGKA JAGO BATULIS O.....
RSS feed untuk komentar posting ini.