Diduga Calon TKW/TKI Illegal, 153 Warga Ditahan Aparat Polres Sumtim |
|
|
|
| Ditulis oleh ion |
| Kamis, 24 November 2011 08:08 |
|
Seperti terpantau semalam, di halaman Polres Sumba Timur, para calon TKI dan TKW itu diangkut menggunakan dua unit bus umum. Rasa lelah dan kesal nampak di raut wajah mereka. Bahkan sebagian besardiantarnaya begitu tiba dan dimankan di depan halaman dan aula Polres langsung berbaring tanpa menggunakan tikar dan menjadikan barang bawaan seperti tas pakaian mereka sebagai bantal. Nampak selah seorang ibu yang juga turut diamankan dalam kondisi hamil dan masih terus kerepotan mengurus anaknya yang lain yang masih balita. Informasi yang dihimpun wartawan, di lokasi tersebut menyebutkan, ratusan warga ini hendak diberangkatkan ke Bali dengan menggunakan Kapal Awu. Saat diamankan mereka mengaku ingin ke Bali untuk mencari pekerjaan. Mereka membidik pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga dan buruh bangunan di ‘tanah Dewata’. Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumtim AKBP. I Made Darmadi Giri saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim Iptu. Ahmad,SH, di Mapolres setempat mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Selain itu, hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atasan ratusan warga SBD tersebut. “Hingga kini kami masih terus mengumpulkan keterangan guna penyelidikan lebih lanjut. Mereka semua mengaku tidak saling kenal dan berangkat sendiri-sendiri,” jelas Ahmad. Adapun kronologis penahanan ratusan warga itu bermula dari kecurigaan Petugas Polisi KP3L terkait masuknya dua unit bus angkutan umum Pelabuhan Nusantara Waingapu. Saat ditanya oleh petugas, ratusan warga SBD tersebut mengaku hendak berangkat ke Bali untuk menjadi pekerja bangunan. “Kita dapat informasi dari KP3 dan setelah ditelusuri ternyata betul ada ratusan warga SBD yang diduga sebagai calon TKI dan TKW,” pungkas Ahmad. (ion) |
Berita Terkini
18 May 2012
- 17 May 2012 Jembatan Darurat Payeti: Telah Dibangun dengan Model yang Lebih 'Akrab' dengan Kaum Perempuan
- 16 May 2012 Hujan Berkepanjangan: Cemaskan Warga Pengguna Jembatan Darurat Payeti
- 10 May 2012 MTQ NTT akan Diinkulturasi: Bentuk Dukungan, Usulan Tenun Sumba Jadi Warisan Dunia
- 09 May 2012 Sebrangi Sungai & Bukit Terjal: Siswa SD Bidipraing Akhirnya di Asramakan Selama Pelaksanaan UN
- 08 May 2012 Listrik Proyek PNPM hanya Pajangan: Anak Lai Hiding Belajar Pakai Pelita untuk Hadapi UN
- 03 May 2012 PLN Janji Bina & Tindak Pencatat Meter Nakal
- 27 April 2012 Tikus ‘Invasi’ Lahan Pertanian : Warga Kombapari Terancam Gagal Panen
- 26 April 2012 Warga Mengadu ke DPRD: Diduga Petugas Pencatat Meter PLN Kerja ‘Curi Tulang’
- 24 April 2012 Cara Siswa/i SMPN Nggoa Hadapi UN: Gunakan Lampu Pelita Saat Belajar, Jalan Kaki 7 KM ke Sekolah
- 16 April 2012 Diduga Karena Belum Terima Gaji, Staf Dispenduk Sumba Timur Mogok Berkantor
- 13 April 2012 Naskah Ujian Nasional di Sumba Timur Kurang
- 08 April 2012 18 Tahun Didera Hydrochepalus & Lumpuh: Walau Lirih, Zakarias Tetap Bersenandung
- 06 April 2012 Jemaat GKS Kambaniru Gelar Prosesi Jalan Salib
- 05 April 2012 Sekolah di Sumba Timur, 75% Dibawah Standart Mutu Nasional
- 04 April 2012 Apresiasi Perjuangan Anak Lai Hiding: Dinas PPO Sumba Timur Rencanakan Bangun Sekolah Paralel
- 03 April 2012 Belajar dari Agustinus: Sosok Sederhana di Balik Perjuangan Anak-Anak Lai Hiding
- 31 March 2012 ‘Uji Nyali’ Anak Dusun Lai Hiding: Ke Sekolah Bagaikan Terjun ke Arena Sabung Nyawa
- 29 March 2012 Bangunan Pasar Papuu dan Kiritana Mubazir: TPI & Pabrik Es Waingapu Bernasib Serupa
- 28 March 2012 Harga BBM Belum Resmi Naik: Harga Sejumlah Sembako Menang Satu Langkah!




Waingapu.Com - Sebanyak 153 warga asal Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) diamankan aparat Polres Sumba Timur (Sumtim) karena diduga sebagai calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) illegal, Rabu (23/11)kemarin. Hingga kini, warga yang terdiri dari 113 laki-laki, 35 perempuan serta lima orang anak yang masih di bawah umur, bahkan ada yang masih balita (bayi dibawah lima tahun) masih ditahan di Mapolres setempat.