Gedung GKS Payeti Direbahkan |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin |
| Senin, 14 Juni 2010 23:55 |
|
Dalam khotbah kebaktian bersama yang dipimpin oleh Pdt. Yuliana Ata Ambu, S.Th., M.Si menyampaikan, "Ketika gedung permanen gereja ini berdiri sejak diresmikan pada tahun 1981, telah banyak kenangan yang kita lalui bersama. Digedung inilah ada yang dibaptis, yang menikah, yang mengaku percaya, dan pendeta ditabis, tentunya akan membawa kita pada harapan yang sama, yaitu menjadikan gedung ini lebih besar lagi agar dapat menampung lebih banyak jiwa-jiwa yang datang ke Kristus."
Setelah menutup kebaktian bersama, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Jhon Makabombu menyampaikan beberapa hal penting tentang pembangunan gedung gereja yang baru nanti, serta mengharapkan dukung semua pihak yang merasa terpanggil untuk ikut membangun rumah Tuhan. Pada kesempatan ini, Bupati Sumba Timur Drs.Gidion Mbilijora, M.Si., dan anggota DPRD Sumba Timur Amos Kulandima turut hadir menyaksikan pembongkaran gedung gereja tersebut. Jemaat dari lingkungan A, B, C, D, E, dan F serta dari cabang Pulupanjang dengan wajah riang saling bahu membahu mencopot kaca jendela, mengepak dokumen-dokumen gereja, dan mengangkut barang-barang milik gereja, bahkan para siswa-siswi SMA Kristen Payeti turut terlibat membantu memindahkan properti gereja ke gedung MPL yang letaknya bersebelahan dengan gedung gereja. Gedung gereja yang akan didirikan nanti, akan menempati lahan diatas bangunan gereja lama dan direncanakan proses pembangunannya akan dikerjakan selama 3 tahun. Bangunan gereja yang baru nanti memiliki tinggi menara 22 meter dan tinggi atap 17 meter, lebar gedung 18 meter dan panjangnya 60 meter.
Tags:
|




Waingapu.Com - Setelah melayani jemaat dilingkup Payeti dan sekitarnya, akhirnya gedung parmanen GKS Payeti yang berdiri sejak tahun 1977 pagi tadi, 14/06/2010 mulai direbahkan yang kemudian akan didirikan gedung baru diatas lahan yang sama.



Komentar
cobalah kunjungan ke greja yg lebih biar tw kekurangan dr greja sendiri....
Kadang Gereja terlalu kaku dalam beribadah. Doktrin gereja dijaga betul. Baik juga memang....Sementara dunia ini berkembang, Gereja juga berkembang, termasuk khotbah dan segala pernak-perniknya.
Khotbah : bagaimana membawa jemaat sadar akan dosa kesalahannya, sebagai misal : bagaimana menyadarkan jemaat bahwa mabuk-mabukan itu upahnya MAUT, bagaimana bermalas-malasan itu juga kesalahan; bagaimana iman menjadi landasan kuat dalam menjalani kehidupan kekristenan.
Kalau saja Radio Impact Streaming Yogya bisa diakses di Sumba (mestinya bisa karena bisa diakses dari seluruh dunia.) Salam.
Tuhan Yesus membarkati kita semua, khususnya GEREJA SUMBA..hALLELUYA aMIN.
RSS feed untuk komentar posting ini.