Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Kam 09 Februari 2012
Banner

Gedung GKS Payeti Direbahkan

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Admin   
Senin, 14 Juni 2010 23:55

Waingapu.Com - Setelah melayani jemaat dilingkup Payeti dan sekitarnya, akhirnya gedung parmanen GKS Payeti yang berdiri sejak tahun 1977 pagi tadi, 14/06/2010 mulai direbahkan yang kemudian akan didirikan gedung baru diatas lahan yang sama.

Dalam khotbah kebaktian bersama yang dipimpin oleh Pdt. Yuliana Ata Ambu, S.Th., M.Si menyampaikan, "Ketika gedung permanen gereja ini berdiri sejak diresmikan pada tahun 1981, telah banyak kenangan yang kita lalui bersama. Digedung inilah ada yang dibaptis, yang menikah, yang mengaku percaya, dan pendeta ditabis, tentunya akan membawa kita pada harapan yang sama, yaitu menjadikan gedung ini lebih besar lagi agar dapat menampung lebih banyak jiwa-jiwa yang datang ke Kristus."

Setelah menutup kebaktian bersama, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Jhon Makabombu menyampaikan beberapa hal penting tentang pembangunan gedung gereja yang baru nanti, serta mengharapkan dukung semua pihak yang merasa terpanggil untuk ikut membangun rumah Tuhan.

Pada kesempatan ini, Bupati Sumba Timur Drs.Gidion Mbilijora, M.Si., dan anggota DPRD Sumba Timur Amos Kulandima turut hadir menyaksikan pembongkaran gedung gereja tersebut. Jemaat dari lingkungan A, B, C, D, E, dan F serta dari cabang Pulupanjang dengan wajah riang saling bahu membahu mencopot kaca jendela, mengepak dokumen-dokumen gereja, dan mengangkut barang-barang milik gereja, bahkan para siswa-siswi SMA Kristen Payeti turut terlibat membantu memindahkan properti gereja ke gedung MPL yang letaknya bersebelahan dengan gedung gereja.

Gedung gereja yang akan didirikan nanti, akan menempati lahan diatas bangunan gereja lama dan direncanakan proses pembangunannya akan dikerjakan selama 3 tahun. Bangunan gereja yang baru nanti memiliki tinggi menara 22 meter dan tinggi atap 17 meter, lebar gedung 18 meter dan panjangnya 60 meter.

 

Komentar  

 
+1 #1 ety 2010-06-18 14:29
jgn hanya greja nya aja yg baru,,tapi tata cara ibadah juga diperbaharui terutama kotbahnya...biar jemaat senang masuk ke greja dan tidak membosankan...
cobalah kunjungan ke greja yg lebih biar tw kekurangan dr greja sendiri....
 
 
+1 #2 Umbu Kalamba 2010-06-23 15:52
Yup... langataka hiana Rambu Ety.
Kadang Gereja terlalu kaku dalam beribadah. Doktrin gereja dijaga betul. Baik juga memang....Sementara dunia ini berkembang, Gereja juga berkembang, termasuk khotbah dan segala pernak-perniknya.

Khotbah : bagaimana membawa jemaat sadar akan dosa kesalahannya, sebagai misal : bagaimana menyadarkan jemaat bahwa mabuk-mabukan itu upahnya MAUT, bagaimana bermalas-malasan itu juga kesalahan; bagaimana iman menjadi landasan kuat dalam menjalani kehidupan kekristenan.

Kalau saja Radio Impact Streaming Yogya bisa diakses di Sumba (mestinya bisa karena bisa diakses dari seluruh dunia.) Salam.
Tuhan Yesus membarkati kita semua, khususnya GEREJA SUMBA..hALLELUYA aMIN.
 
 
0 #3 ace 2010-07-21 18:30
Menurut saya daripada merubah bentuk bangunanya lebih baik rubah dulu orang2nya sebagai jemaat Tuhan..walaupun gerejanya secara fisik bagus tapi orang2nya tidak benar2 dibangun secara spritual apalah artinya...ingat lagu sekolah minggu yang berkata..gereja bukanlah gedungnya dan juga bukan menaranya, bukalah pintunya lihat ke dalamnya..gereja adalah orangya..GBU
 
 
-1 #4 Ds 2010-07-22 19:46
cacat
 
 
+1 #5 sony 2010-08-04 03:14
makin sugses GKS...semoga pembangunan gedung ibadah'y sejalan dgn pembangunan/pertumbuhan iman warga jemaat.....G'bless...
 
 
0 #6 maramba 2010-08-24 22:31
tingkatkan pelayanan, semoga dapat bekerja sama dengan denominasi lainnya untuk kemajuan tubuh kristus
 
 
0 #7 maramba 2010-08-24 22:33
sebagai sidang yang tua dapat bersikap sebagai kakak bagi denominasi lainnya sukses aja buat gks. syalom
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh