Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Jum 10 Februari 2012
Banner

Hinggi dan Lau Terpanjang Sumba Timur Masuk MURI

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Admin   
Sabtu, 12 Januari 2008 02:44
Waingapu.Com - Untuk melesatarikan kerajinan rakyat Sumba Timur sudah banyak dilakukan. Hinggi dan Lau Pahikung adalah salah satu hasil kerajinan asli masyarakat Sumba Timur yang semakin banyak diminati. Usaha-usaha untuk melesatarikan warisan budaya ini adalah membuat tenunan Hinggi dan Lau Pahikung terpanjang di Indonesia. Panjang Hinggi 50 meter dan Lau Pahikung 25 meter tercatat dalam Museum Rekor Indonesia.

Setelah menyelesaikan pekerjaan panjang, Hinggi dan Lau Pahikung tersebut diarak sepanjang jalan dari Ruko Matawai hingga Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur. Disepanjang jalan masyarakat menonton hasil kerja para pengrajin tersebut. Setibanya di Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur, acara serah terima ditandai dengan pemotongan kerbau sebagai ucapan syukur kepada Sang Pencipta karena pekerjaan pembuatan Hinggi dan Lau Pahikung telah selesai.

parade04.jpg
Lau Pahikung Terpanjang
Ide pembuatan Hinggi dan Lau Pahikung ini berawal dari Pameran Industri dan Kerajinan Rakyat di Jakarta tahun 2006 yang ikuti oleh pengrajin Sumba Timur. Ibu Sylvia selaku ketua Deskranasta Sumba Timur terinspirasi untuk membuat Hinggi dan Lau Pahikung terpanjang. Ide tersebut disambut baik oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumba Timur. Jika ingin mempromosikan kerajinan rakyat, maka haruslah membuat yang sptektakuler, demikian Ibu Sylvia menegaskan.

Untuk melaksanakan ide tersebut, Sanggar Ori Angu di Lambanapu dipercayakan untuk menenun Hinggi, sedangkan Lau Pahikung dikerjakan di Pau, desa Watu Hadang kecamatan Umalulu. Proses pengerjaannya tersebut telah dimulai sejak pertengahan Juli 2007. 

Hinggi tersebut diberi nama Anda Ukurungu (red: jalan bersama) yang merefleksikan filosofi budaya masyarakat Sumba Timur dalam mengerjakan sesuatu secara bersama-sama. Ini tercermin dalam prosesi kelahiran, perkawinan dan kematian. Sedangkan Lau Pahikung diberi nama Maranongu (red: dewata). Pemberian nama Maranongu (Sang Pencipta) tersebut merefleksikan hubungan antara Ma Wulu Tau (yang menciptakan manusia) dengan keberadaan wanita sumba untuk mempersembahkan hasil pekerjaannya (tenunan hinggi dan lau) kepada Tuhan.

Untuk melihat rekaman saat Hinggi dan Lau terpanajng dipamerkan pada masyarakat Kota Waingapu, silahkan kunjungi di sini.

 

Komentar  

 
0 #1 Marselin Mannoradja 2008-01-13 23:35
wow nice ckckckckc hebat euy....congrats buat kota waingapu...buat ibu silvia yg mempunyai ide cemerlang buat sanggar ori angu dan buat masyarakat pau...memang moment2 begitu layak masuk rekor MURI dengan cara itulah kita dapat mengharumkan nama kota waingapu dan budaya kita semakin dikenal orang banyak..sukses yaaa GBU all!!
 
 
0 #2 sipri 2008-01-16 18:11
wowwww niceeeeeeeeee...,memangsih seharunya begitu harus membuat yang spektakuler,,bi ar menarik semua perhatian orang banyak..selamat ,,,,atas keberhasilan ini.spesial buat sanggar ori angu..maju terus.
 
 
0 #3 Sumba Boy 2008-01-22 19:01
Waw tadi pagi 21/01/08 masuk di Trans Tv loh.....Te O Pe banget dech selamat yach
 
 
0 #4 Fatma 2008-01-25 22:39
Sip deh...Waingapu sekarang tambah maju n keren. Semoga muncul lagi orang2 lain spt Ibu Silvia, dgn ide2 kreatifnya spy kota dan budaya Sumba makin dikenal byk orang. Salut untuk Ibu Silvia, Sanggar Ori Angu, dan para perajin dari desa Watu Hadang. Selamat ya...
 
 
0 #5 Elsa 2008-03-20 22:32
wow
hebat..
jaya terus ych...
FIGHTING
 
 
0 #6 Guest 2008-07-26 02:37
Dear all !!

Thanks a lot untuk MURI yang telah memberikan penghargaan atas Hinggi & Lau Pahikung terpanjang. Terima ksih juga untuk Ibu Silvia sbg Ketua Deskranasta Sumba Timur selaku Pemrakarsa. Ucapan terima kasih untuk saudara2ku di Sanggar Ori Angu Lambanapu & Pengrajin di Watu Hadang, Pau, Rindi Umalulu yang telah bersusah payah membuat hinggi & lau selama berbulan-bulan, siang&malam. Semoaga Pemerintah Kab.Sumba Timur cq Dinas Perindustian & Dinas Pariwisata memberikan penghargaan berupa MODAL KERJA sehingga Lau & Hinggi Pahikung tetap LESTARI. (Mudah2an Bapak/Ibu pejabat yang berwenang membaca komentar saya..jangan hanya NATO ). SEMOGA !

john-qaked
buitenzorg, west java
 
 
0 #7 rindu 2008-12-14 00:08
gileee... keren banget!!!
wah berapa aja tuh benang yang di pakai??? berapa orang yang mengerjakan??? duhhh hebat banget
dari juli 2007- 2008...it\'s so amazing banget. filosofi akan kesabaran dan kerja bersama terlihat banget di masyarakat sumba timur.
wowww keren...
 
 
0 #8 Guest 2008-12-15 17:10
POKOKNYA HEBAT...SELAMAT ATAS PRESTASINYA. UKIR PRESTASI YANG LAIN LAGI. BANYAK...
 
 
0 #9 Guest 2008-12-29 05:33
kayaknya ide kreatif kayak gini perlu di kembangkan lagi.
 
 
0 #10 Guest 2009-02-19 09:52
mg kdpx sumba smkin maju......
bangkit truz sumba-ku.....
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh