Home > Berita > Umum > Imigran Gelap Afganistan Terdampar di Waingapu
Imigran Gelap Afganistan Terdampar di Waingapu Cetak Email
Kontributor: Admin   
Rabu, 10 Juni 2009 07:26

Waingapu.Com - Polres Sumba Timur, hari Rabu, 3 Juni 2009 sekitar pukul 09.00 Wita mengamankan 65 imigran asal dua negara, Pakistan dan Afganistan dan langsung dibawa ke Mapolres Sumba Timur di Karinding.

Imigran tersebut diamankan setelah kapal motor Putera Negara asal Bima-NTT yang mereka tumpangi terdampar di pantai Maukawini Desa Lambakara Kecamatan Pahunga Lodu karena mesinnya mengalami kerusakan.

 

Dari keterangan yang kami peroleh, imigran asal dua negara ini meninggalkan negaranya karena persoalan politik dan ekonomi. Tujuan mereka ke Australia. Hanya satu orang yang mengantongi paspor dan itupun sudah habis masa berlakunya.

Salah satu imigran asal Afganistan mengaku, mereka menumpang kapal tersebut dari Bima tanggal 26 Mei lalu dan sempat singgah di Singaraja-Bali sebelum akhirnya terdampar di pantai Maukawini-Pahunga Lodu.

Menurut pengakuan mereka,"Per orang kami membayar 1000 sampai 3000 US Dolar. Kami dijanjikan dapat makan dan minum selama dalama di atas kapal. Tapi kadang makan, kadang juga hanya sekali makan dan sering juga tidak dikasih makan cuma air saja," katanya dengan mimik wajah sedih.

"Kalau kami di deportasi ke negara asal, kami pasti dibunuh karena aturan hukum disana (Pakistan, red). Kami terdampar di pantai itu (Maukawini, red) karena satu dari tiga mesin kapal yang mengangkut kami rusak", lanjutnya dalam bahasa Indonesia yang terputus-putus.

 

Komentar  

 
0 # Guest 2009-06-10 15:21
Hati-hati dengan imigran gelap tersebut bisa saja mereka adalah antek-anteknya Osama Bin Laden
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-19 18:59
Saya harap pemda sumtim segera menyelesaikan masalah ini.deportasi mereka ke negara asal mereka.pernah juga beberapa bulan lalu ada beberapa orang pakistan terdampar di bali ada yang mempunyai paspor dan juga paspor palsu.alasan mereka sama seperti apa yang mereka katakan diatas bahwa mereka mau ke australia.tapi dengan ketegasan pemerintah Bali,mereka langsung di pulangkan ke negara asal mereka.Orang2 tersebut hanya politik saja.
HARAP SEGERA DI PULANGKAN KE NEGARA ASAL MEREKA.APARAT JANGAN LENGAH
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-10 20:31
sebagai orang kristen kita sudah diajari untuk mengasihi semua manusia (musuh ataupun teman )......... ""kasihilah musuh-musuhmu dan doakanlah mereka, jika pipi kirimu ditampar berilah lagi pipi kananmu""" jika kamu hanya berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu apakah upahmu?"" sory bos bukannya sok alim tapi saya hanya prihatin dengan nasib teman-teman / saudara-saudara kita dari afganistan sekiranya mereka mendapat tempat yang layak seperti manusia lainya...mereka seperti itu karena perang ditanahnya.... coba kita posisikan diri kita kepada posisi mereka sekarang.... aduh bos ga ada yang mau ninggalan tanah kelahiran mereka klo disana mereka masih merasa aman aja... so sebagai orang yang sudah diajari """kasih"""dalam kehidupan agama kristen, masih layakkah kita diam berpangkku tangan melihat saudara-saudara kita yang sedang kesusahan.........
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-11 05:23
hello PEMDA SumTim tolong masalah ini ditangani dengan serius......sya sebagai orang SumTim merasa sangat terganggu dengan keberadaan mereka (walaupun ada di negara lain). Sekarang ini semacam ada program dari mereka "moru" utk menyebar ke daerah2 bebasis kristiani yg ada di seluruh Asia......sebagaimana yg kami sekarang alami di negara tentangga Filipina, banyak dari para imigran dari Afganistan yg mulai buat reaksi2 kecil mengaco keamanan......sekali lagi tolong tangani mereka dengan serius, jangan sekali2 ijinkan mereka tinggal d tanah Humba Pada Ndjara Hamu
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Rudalboy Jerman 2009-06-11 21:53
Afganistan Perang,Pakistan ada perang,Indonesi a mau perang.....kemana kita lari ya???
Pada thn 1998 rombongan Afganistan terdampar juga di sumba timur malolo dan waekelo waikabubak.Nginapnya di Hotel Merlin selama satu minggu lebih,alasannya sama mau ke pasir panjang Australia.
Akhirnya di kirim pulang ke Jakarta.
Kasihan bangeeet....terlantar dan tak punya uang utk membeli makanan di saat itu,komonikasi bhs inggris susah dan cuman satu orang yg bisa berbahasa inggris.
Buat PEMDA Sumba Timur,,lakukan saja seperti sebelumnya,yait u kirim pulang ke jakarta soalnya sekarang nie udah dekat Pemilu.Succes and All the best buat Sumba khususnya.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-11 21:55
masalah2 seperti ini perlunya keseriusan dalam menanganinya, jangalah kita lengah dengan masalah seperti ini..masalah seperti ini perlu ketegasan pemimpin-pemimpin sumba timur siapa pun yang berkaitan dengan masalah ini...

Maju terus sumba timur.....kami sebagai perantau akan selalu mendukung.....
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-12 11:12
Kasian ya,uda dekat ama australia kapalnya terdampar,, Pemda Sumba Timur pasti dapat mencari solusi untuk masalah ini dengan baik dan benar.Dangkal sekali pimikiran anda2 di atas , jika masalah kapal terdampar ini dikait-kaitkan dengan agama.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-25 16:43
Quoting
Kasian ya,uda dekat ama australia kapalnya terdampar,, Pemda Sumba Timur pasti dapat mencari solusi untuk masalah ini dengan baik dan benar.Dangkal sekali pimikiran anda2 di atas , jika masalah kapal terdampar ini dikait-kaitkan dengan agama.


Saya ga setuju dgn pendapat anda.Mungkin anda dan beberapa teman disini baru pertamakali mendengar berita diatas. Di bali,jakarta sudah ada beberapa orang pakistan yang memakai paspport palsu dan ada juga yg ga ada pasport,tujuan mereka ke australia.selalu saja alasan mereka sama.seperti berita diatas,tujuan mereka ke australia,dan juga mereka bilang kalau di pulangin ke tempat asal mereka mereka akan di bunuh,itu hanya alasan mereka saja.DAN UNTUK ANDA KETAHUI KALAUPUN PEMDA SUMTIM MEMBANTU MEREKA KE AUSTRALIA,MAKA PEMERINTAH AUSTRALIA AKAN MENUNTUT PEMDA SUMTIM KARENA SUDAH MENGIJINKAN MEREKA KE AUSTRALIA KRN MEREKA ILEGAL OK. MAKANYA RAJIN BACA BERITA DONG,BUKAN HANYA DI WAINGAPU SJ,BNYAK SRNG TRJD SKRNG
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Kaparrak 2009-06-13 00:25
aDUH..
sa juga kaget baca ini artikel..
dorang itu apa memang "terdampar"?
ato "dibuat terdampar"?
itu yang perlu kita pertanyakan
memang
mungkin mereka adalah pelarian
dari konflik perang berkepanjangan di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan
Ada yang perlu kita pikirkan
Sapa yang akan kasih makan mereka?
Uang dari mana?
Trus, mau berapa lama dong ada disitu?
Pemimpin yang baik
pasti akan mencari tahu
kebijakan pemerintah pusat
terhadap pengungsi
baik pengungsi yang disengaja
ataupun yang tidak sengaja terjadi
juga perlu ditanyakan
apakah masyakarat sumba suka dengan keberadaan mereka?
artinya, kalo mereka lama-lama disitu
atau "dilama-lama" kan
bagaimana pendapat masyarakat?
banyak pertanyaan
tapi itu penting
supaya yang punya kedudukan
bisa mengambil keputusan yang tepat
itu sa..................
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-13 20:37
Yang perlu kita lakukan adalah melayani mereka secara kemanusiaan dan serahkan kepada pihak yg berwajib seperti Imigrasi setempat,Polisi dan PEMDA.Banyak berdoa agar saudara-saudara kita ini selamat sampai ke tempat tujuannya.Semoga Tuhan Memberkati.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-14 17:23
yach...mau bemana le...dari ceritanya sech,,,saya jadi kasian le...sebagai negara yang berdasarkan hukum,,,mending orang2 itu di amankan saja dulu,,,yach,,,j aga2 saja,,daripada dibiarkan begitu saja,,,kasian...
semoga RI bisa mengambil keputusan dalam mengurusi orang2 ini...SYALOm
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-18 20:42
Wah harap di periksa semaksimal mungkin tuch pak biar tidak menggangu ketertiban & jg keamanan SUmba tersayang gara" org yg tidak di kenal tuch
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-18 21:04
Saya merasa kalau mereka anteknya bin laden agak sulit dimengerti, alasannya karena mereka mempertaruhkan hidup mereka dengan menyewa kapal yang tidak layak untuk menyebrangi samudra. Sedangkan bin laden hartanya minta ampun. Tetapi apapun alasan mereka untuk pergi dari negerinya, apakah alasan perang ataupun antek bin laden kita tetap harus menunjukan kasih. Saya setuju dengan Umbu Tonga.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-19 18:59
Saya harap pemda sumtim segera menyelesaikan masalah ini.deportasi mereka ke negara asal mereka.pernah juga beberapa bulan lalu ada beberapa orang pakistan terdampar di bali ada yang mempunyai paspor dan juga paspor palsu.alasan mereka sama seperti apa yang mereka katakan diatas bahwa mereka mau ke australia.tapi dengan ketegasan pemerintah Bali,mereka langsung di pulangkan ke negara asal mereka.Orang2 tersebut hanya politik saja.
HARAP SEGERA DI PULANGKAN KE NEGARA ASAL MEREKA.APARAT JANGAN LENGAH
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-24 15:59
benar mbak susana org2 ilegal kayak gini bahaya,,ujung2 jadi provokator perang agama..kita hidup di negara hukum jadi harus mengikuti aturan hukum donk.serahkan aja mereka k pihak yang berajib,,kalau kamu semua pada kasihan,,,mendi ngan tampung aja org2 ini di rumahmu,sperti umbu tonga,billi mbilyyora..biar mereka ajarain kamu cara merakit BOM....harus mencegah sebelum bisulnya jadi membengkak di lubang hidung,,,
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-06-25 16:51
Iya Umbu Ridwan, orng kayak gitu di serahkan di pulangin kenegara mereka.mereka hanya alasan saja mau ke australia.kalau saya lihat beberaa bulan lalu ada beberapa orang pakistan juga yg sto over di bali alasan nya mau ke australia,sama persis dgn berita di atas.kalauun mereka ke australia,merek a juga akan di kirim ke negara mereka.
sy sndr jd anas kalau membaca beberapa tanggapan tmn2 di atas.sprt org dr ds sj yg ga prnh dngr brt sprt di atas.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-07-01 20:29
saya prihatin juga dgn warga yang terdampar itu tapi jangan terlalu percaya mendingan dikirim plg aja ke negara asal mrk, thanks
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-07-02 00:03
wah....itu hrus hati-hati bsa sj jrign teroris dorang...,alih2 terdampar ternyata sdh direncain gtu.

coba dibaca lgi bagian ini"Dari keterangan yang kami peroleh, imigran asal dua negara ini meninggalkan negaranya karena persoalan politik dan ekonomi. Tujuan mereka ke Australia. Hanya satu orang yang mengantongi paspor dan itupun sudah habis masa berlakunya."
msa paspor cman seorang yang punya sdah gtu tdk brlaku lg ms di pake..anehya lg pke kapal motor yg hancur ke australia......!
pokoknya alsan mereka kurang msuk di akal....thanzz..
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-07-13 02:20
Hati hati dengan pendatang sebaiknya di deportasi aja bisa aja itu hanya trik beleka jangan jadikan sumba daerah penghasil teroris di kemudian hari.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # imigran ilegal 2010-02-14 02:45
persetan dgn dorang,dong mo mati,mati su,dong mo hidup hidup su..kt sj ad stengah mati pikir hidup mo urus dorang lg,blum penumpang ojek d pasar sepi,hrg peci melambung tinggi,hrg tembakau naik,bikin taceke aja..SALAM SATU PULAU MARAPU..Hoyooooooo
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 

Tambah komentar

Komentar harus disesuikan dengan isi atau tema artikel. Komentar yang tidak sesuai akan dihapus


Kode keamanan
Refresh