Imigran Gelap Afganistan Terdampar di Waingapu |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin |
| Rabu, 10 Juni 2009 09:11 |
|
Waingapu.Com - Polres Sumba Timur, hari Rabu, 3 Juni 2009 sekitar pukul 09.00 Wita mengamankan 65 imigran asal dua negara, Pakistan dan Afganistan dan langsung dibawa ke Mapolres Sumba Timur di Karinding. Imigran tersebut diamankan setelah kapal motor Putera Negara asal Bima-NTT yang mereka tumpangi terdampar di pantai Maukawini Desa Lambakara Kecamatan Pahunga Lodu karena mesinnya mengalami kerusakan.
Dari keterangan yang kami peroleh, imigran asal dua negara ini meninggalkan negaranya karena persoalan politik dan ekonomi. Tujuan mereka ke Australia. Hanya satu orang yang mengantongi paspor dan itupun sudah habis masa berlakunya. Salah satu imigran asal Afganistan mengaku, mereka menumpang kapal tersebut dari Bima tanggal 26 Mei lalu dan sempat singgah di Singaraja-Bali sebelum akhirnya terdampar di pantai Maukawini-Pahunga Lodu. Menurut pengakuan mereka,"Per orang kami membayar 1000 sampai 3000 US Dolar. Kami dijanjikan dapat makan dan minum selama dalama di atas kapal. Tapi kadang makan, kadang juga hanya sekali makan dan sering juga tidak dikasih makan cuma air saja," katanya dengan mimik wajah sedih. "Kalau kami di deportasi ke negara asal, kami pasti dibunuh karena aturan hukum disana (Pakistan, red). Kami terdampar di pantai itu (Maukawini, red) karena satu dari tiga mesin kapal yang mengangkut kami rusak", lanjutnya dalam bahasa Indonesia yang terputus-putus. |





Komentar
coba dibaca lgi bagian ini"Dari keterangan yang kami peroleh, imigran asal dua negara ini meninggalkan negaranya karena persoalan politik dan ekonomi. Tujuan mereka ke Australia. Hanya satu orang yang mengantongi paspor dan itupun sudah habis masa berlakunya."
msa paspor cman seorang yang punya sdah gtu tdk brlaku lg ms di pake..anehya lg pke kapal motor yg hancur ke australia......!
pokoknya alsan mereka kurang msuk di akal....thanzz..
sy sndr jd anas kalau membaca beberapa tanggapan tmn2 di atas.sprt org dr ds sj yg ga prnh dngr brt sprt di atas.
Saya ga setuju dgn pendapat anda.Mungkin anda dan beberapa teman disini baru pertamakali mendengar berita diatas. Di bali,jakarta sudah ada beberapa orang pakistan yang memakai paspport palsu dan ada juga yg ga ada pasport,tujuan mereka ke australia.selalu saja alasan mereka sama.seperti berita diatas,tujuan mereka ke australia,dan juga mereka bilang kalau di pulangin ke tempat asal mereka mereka akan di bunuh,itu hanya alasan mereka saja.DAN UNTUK ANDA KETAHUI KALAUPUN PEMDA SUMTIM MEMBANTU MEREKA KE AUSTRALIA,MAKA PEMERINTAH AUSTRALIA AKAN MENUNTUT PEMDA SUMTIM KARENA SUDAH MENGIJINKAN MEREKA KE AUSTRALIA KRN MEREKA ILEGAL OK. MAKANYA RAJIN BACA BERITA DONG,BUKAN HANYA DI WAINGAPU SJ,BNYAK SRNG TRJD SKRNG
HARAP SEGERA DI PULANGKAN KE NEGARA ASAL MEREKA.APARAT JANGAN LENGAH
HARAP SEGERA DI PULANGKAN KE NEGARA ASAL MEREKA.APARAT JANGAN LENGAH
RSS feed untuk komentar posting ini.