Home > Kalumbut
The Miracle of Team Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Rabu, 10 Maret 2010 15:32

Di sebuah gereja, sekumpulan pemuda remaja sedang asyik berlatih drama tentang Kisah Penyaliban Yesus Kristus. Tidak tanggung-tanggung, drama tersebut akan dipentaskan berarak keliling kota Waingapu. Bahkan di empat titik route, drama ini ditampilkan penuh sebagai sebuah drama, malah di dua titik ditampilkan lengkap dengan panggung dan sound pendukung. Hebatnya, drama via dolorosa ini juga didukung oleh pemuda-pemuda dari seluruh umat beragama di Waingapu. Ada perwakilan Remaja Masjid (dari beberapa Masjid), ada perwakilan pemuda-pemuda gereja oukumene (GBI, GKS, GMIT, dll), ada pemuda-pemuda Mudika (Katholik), ada pula perwakilan pemuda dari Parisade Hindu Dharma.

 
Mas Burjo - Mas Ongko Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Selasa, 15 September 2009 14:59

Sambil menikmati bubur kacang hijau, tiba-tiba saja terkenang senyumnya yang lugu dan gaya bicaranya yang agak ke-banci-bancian. Terkenang sepeda dan kotak hijau di belakang sepedanya, serta terkenang nikmat bubur kacang hijau yang dijualnya. Tapi mengapa sulit sekali mengingat namanya? Ya mungkin saja memang tak pernah tahu namanya. Aku hanya mengingatnya sebagai Mas Burjo (bubur kacang hijau).

 
Kapihu Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Selasa, 01 September 2009 08:56

Palla termasuk orang yang jujur dan enak diajak diskusi berbagai macam hal. Namun karena kebiasaannya yang tak mampu menahan kentut, menjadikan Palla orang yang tak pernah diikutkan dalam pembicaraan adat. Praktis ia menjadi orang tersisih dalam pauhi (arena pembicaraan adat).  Mengapa Palla selalu tersisih dalam forum adat, sekalipun itu dalam forum adat keluarganya sendiri? Rupanya kebiasaannya kentut yang tak bisa ditahannya itu telah menorehkan sejarah yang buruk bagi keluarganya.

 
Budi Main Bo(la)m Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Jumat, 24 Juli 2009 08:37

Spot iklan cellular  menggambarkan beberapa pemain Manchester United di ruang kelas sedang dipandu ibu guru untuk belajar Bahasa Indonesi dengan kalimat : Ini Budi, Budi bermain bola. Setelah para ‘murid’ M.U. itu mengeja kalimat dalam Bahasa Indonesia kemudia mereka saling pandang sambil senyum-senyum alias cengengesan. Edan, diam-diam saya keranjingan menyaksikan spot iklan itu. seandainya ada lomba Anugrah Pariwara, dengan suka rela saya akan ‘vote’ iklan milik ‘3’ tsb.

 
Teman Lama Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Rabu, 01 Juli 2009 10:59

Suatu hari di GOR Jemy, Jumat malam pertengahan Juni 2009. Saya tembak; desss....nyangkut di net, satu poin lagi kalahlah saya. Sambil mengulur waktu untuk tarik nafas, saya lirik ke dekat pintu masuk ada seseorang memperhatikan permainan kami. Pasangan saya menerima servis, bola diangkat tinggi dan lawan di sebelah menembak tepat di sisi kiri saya tanpa bisa saya raih. Masuk, game poin dan kalah. “Tumben kita kalah telak hari ini”, komentar pasangan saya.

 
Dress code Cetak Email
Kontributor: Yongky HS   
Jumat, 15 May 2009 22:56

Hal yang lazim apabila dalam sebuah undangan tercantum tulisan "mohon maaf apabila terjadi kesalahan penulisan nama dan gelar", "dengan tidak mengurangi rasa hormat apabila ucapan sukacita/belasungakawa Anda tidak berupa cinderamata dan krans bunga". Tulisan-tulisan itu biasanya ditulis dengan huruf kecil yang tidak mencolok. Kalimat pertama bisa kita maklumi karena biasanya kita tidak mengenal dengan detail orang-orang yang akan kita undang. Kalimat kedua walau kadang kita masih malu-malu memasangnya di undangan, namun kebanyakan kita lebih suka bila orang datang ke hajatan kita cukup dengan membawa amplop. Maklum lebih praktis mentahnyo sajo....

 
«AwalSebelumnya1234SelanjutnyaAkhir»

Halaman 1 dari 4