|
Seperti yang biasa kita lihat di masyarakat, kebanyakan mereka mengira mie instant adalah sayur terkadang makan mie dengan nasi, padahal sebenarnya mie itu bisa di sebut sebagai pengganti nasi bukan sebagai pengganti sayur.
Mie instan seperti Mie goreng atau mie instant lainnya belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh.
Mie yang terbuat dari terigu mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, tetapi kandungan protein, vitamin, dan mineralnya hanya sedikit.
Pemenuhan kebutuhan gizi mie instan dapat diperoleh jika ada penambahan sayuran dan sumber protein. Jenis sayuran yang dapat ditambahkan adalah wortel, sawi, tomat, kol, dan berbagai sayuran hijau lainnya. Sumber proteinnya dapat berupa telur, daging, ikan, tempe, atau tahu. Satu takaran saji mi instan yang berjumlah 80 gram dapat menyumbangkan energi sebesar 400 kkal, yaitu sekitar 20% dari total kebutuhan energi harian (2.000 kkal). Energi yang disumbangkan dari minyak berjumlah sekitar 170-200 kkal. Hal lain yang kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mie instan adalah 17 g. Hal tersebut perlu diwaspadai bagi penderita obesitas atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Setiap bungkus Mie instant seperti Mie goreng atau mie lainnya kita bisa melihat daftar informasi nutrisi. Ternyata mie instan bukan cuma kandungan nutrisinya yang kurang, tapi juga bisa merugikan bagi mereka-mereka yang mengkomsumsi, dan bisa gemuk.
|