Tampilan terbaik, gunakan pixel 1024 x 768 dan Firefox

           | 
Cermin Pribadi Kekanakan
Kontributor: nelang   
Sabtu, 08 November 2008
Masyarakat ramai membicarakan presiden terpilih Amerika Serikat. Di sudut-sudut pelosok dunia kata Obama menjadi ucapan yang keluar entah sudah berapa banyak. Kalau dihitung mungkin tidak akan terhitung ....lha wong emang gak pernah sengaja dihitung....

Sosok Obama wajar saja dibicarakan karena memiliki kualitas pemimpin yang bisa diharapkan oleh semua kalangan. Saya membayangkan kalau di negeri ini memiliki sosok yang bisa setara Obama paling tidak dari mental positif dapat membangun kepercayaan masyarakat untuk memilih dia.

Barusan tadi, saya liat acara di Metro TV tentang kader salah satu partai  di negeri ini membakar spanduk dan mempora-porandakan kantor sekretariatnya sendiri karena sejumlah kader tidak masuk dalam daftar calon anggota legislatif

Miris memang...

Dalam lamunan saya, membayangkan kalau mereka yang bertindak gegabah itu menjadi anggota legislatif yang notabene adalah pembawa suara rakyat, apa jadinya nanti.. ?!

Mental masyarakat kita maunya menjadi orang yang terpilih tapi perilaku dan sikap tidak menunjukkan sebagai pribadi yang patut untuk terpilih. Tindakan gegabah tersebut hanya akan menimbulkan ketidak senangan karena jelas adalah tindakan kekanak-kanakan.

Masih dalam lamunan saya.... Apa sih motivasinya yang diinginkan untuk duduk di kursi legislatif? Mau membawa suara rakyatkah atau ada motivasi lain sehingga begitu kecawa dan melakukan tindakan gegabah karena tidak menjadi pribadi yang terpilih?

Entalah....

Komentar
Tulis Komentar RSS
donny  - gak usah dipikirin om...   |08-11-2008 23:08:01
avatar namanya juga orang mau dapat uang banyak, wajar aja kecewa kalau gak masuk caleg he..he....
Ati   |16-11-2008 00:41:08
Begitulah sikap kebanyakan calon wakil rakyat kita, sulit menemukan yang rela berkorban untuk kesejahteraan rakyat. Belum lagi banyak berbuat, sudah meminta rakyat berkorban dengan memilihnya.
tombang simorangkir  - anak anak dulu dong baru dewasa   |22-11-2008 13:56:41
Kejadian gituan mah wajar aja, namanya aja masih anak-anak ntar juga dewasa, biarin aja dulu ntar juga nyadar sendiri, ngapain dipikirin, tapi jangan lupa lho banyak juga ploitisi yang berjuang tuk rakyat....
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Silahkan masukan kode anti-spam yang Anda lihat di dalam gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >