 Syalom this is my first block.. Sorry I do not know how to make it perfect.. but I will try as far as I can... I like to share something to all of you who read this simple block..sorry if this is imperfect....i just want to share something special to all of you...this..the first time for me to give my testymonial...i want to tell about my story... Udah ya inggris2nya, itu tadi hanya bagian kecil dari praktek bahasa inggrisku yang masih biasa2 saja... Semoga apa yang saya tuliskan ini bermanfaat bagi semua yang membaca. GBU.
Waktu aku masih kecil sekitar umur 2 tahun menurut cerita mamaku..papaku meninggalkan kami, dan kemudian kami hidup dalam keadaan yang tidak menentu.. Ketika aku berusia 8 thn ... Keadaan itu mulai terasa. Aku merasa tidak seperti anak yang lain punya orangtua yang lengkap dan hidup dalam satu rumah yang nyaman dan saling memperhatikan.Sejak kecil aku tinggal dengan Opa dan Omaku tanpa bimbingan orang tua, baik Papa dan Mama. kepribadianku tidak terbentuk dengan baik, ada sifat pemberontak dan tidak bisa diatur... tidak peduli dengan agama. Bagiku semua hanya munafik. Kupikir kalo orangtuaku ber-Tuhan kenapa berpisah dan bercerai yang harus menjadi jalan keluar...bagi masalah mereka. Aku tidak punya teman dan suka cenderung menyendiri, kasar dan suka berkata2 kotor dan tidak teratur. Aku punya kebiasaan berlatih olah raga yang keras, sampai2 orang tidak bisa kenal aku laki-laki atau permpuan. Beberapa kali aku mencoba untuk bunuh diri tapi selalu gagal. Sepertinya selalu ada sesuatu yang menahan dan menyelamatkanku dari semua keinginan itu. Sejak dulu akupun sekolah hanya dari biaya orang, beasiswa atau aku yang cari duit sendiri. Pokoknya banyak kepahitan yang aku alami. Belum lagi pelecehan yang aku alami dimasa kecilku. Banyak hal yang membuat aku kecewa, putus asa dan kepahitan, dendam. Untuk senyumpun aku tak bisa, mugkin karena sikap-sikapku yang seperti itu makanya aku tak punya teman.
Tahun 2000, bulan Oktober, tanggal 22, sepupuku membawaku kesebuah persekutuan mahasiswa. Disitu aku menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku secara pribadi. Sejak saat itu semua berubah. Aku mengalami kelepasan, kebebasan dalam rohku dan jiwaku penuh dengan sukacita. Sekarang aku suka tersenyum dan selalu bersaksi tentang kasih Tuhan bagiku. Sampai sekarang aku masih kuliah dan aku telah sekolah dan menyelesaikan 3 bidang yang berbdeda, kepemimpinan, theologia, bahasa inggris dan sekarang aku dapat beasiswa untuk sekolah di bidang IT...itu semua karena kasih Tuhan bagiku. Sekarang aku punya banyak teman dari berbagi negara dan aku juga selalu menyaksikan Kasih Tuhan ini bagi mereka juga. Terimakasih Tuhan Yesus... Kiranya kesaksianku yang sederhana ini bisa memberkati Anda semua yang membaca. Mungkin tidak menarik, tapi beri waktu sedikit untuk meliriknya, pasti kamupun diberkati oleh Tuhan...
|