Tampilan terbaik, gunakan pixel 1024 x 768 dan Firefox

           | 
Ketika Maut Menjemput
Kontributor: nelang   
Jumat, 20 Juni 2008

Siapa sangka ketika harapan untuk meraih cita-cita menjadi orang berpendidikan akhirnya kandas hanya karena tidak lulus SMK?

Batasan hidup dan mati sangatlah tipis.

Adalah kabar yang beredar di seputar Kota Waingapu, setelah pengumuman kelulusan SMA/SMK/MA Selasa, 17 Juni 2008 lalu terdengar berita bahwa seorang siswi SMK meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya dengan cara meminum beberapa butir obat malaria.Tindakan nekad ini ia lakukan karena mengetahui dirinya tidak lulus ujian nasional.

Disaat pemerintah Sumba Timur gencar mengkampayekan pendidikan gratis, masih ada saja pribadi yang melakukan tindakan nekad terserbut. Bagaimana kalau misalnya pendidikan tidak gratis? Apakah mungkin tidak akan terjadi tindakan nekad tersebut? (logika terbalik)

Yah..pendapat ini (tidak lulus-pendidikan-gratis) tidak ada korelasinya, tapi setidaknya dalam kasus tersebut di atas menjadi pelajaran, bahwa dunia belum berakhir ketika harapan akan kehidupan yang lebih baik melalui jalur pendidikan formal untuk sementara kandas?!

Apa yang harus dibenahi agar peristiwa terserbut tidak terulang lagi?

Komentar
Tulis Komentar RSS
fabrice  - definetly wrong..gals..   |20-06-2008 22:05:52
you dont have to do that..
benny  - komentar   |21-06-2008 23:27:53
perlu diperhatikan pendidikan agar lebih humanis
Rachel  - stupid   |22-06-2008 01:49:30
avatar stupid
donny  - gilee....   |22-06-2008 11:13:15
avatar jaman skrang msh ada ya yg nekad bunuh diri...

jgn2 malah sekolahnya tuh yg gak bisa ngasih penguatan buat ank didiknya yg gak lulus un...

sekrang kan para pendidik kita lebih mentingin dana macam2 yg dikucurkan disekolah untuk dimanipulasi ketimbang mikirin pembinaan anak didik, makanya gak heran kl ada yg bunuh diri...

sekolah mana n kepseknya siapa sih?
penasaran euy...
Julitha Rambu  - turut merasa kehilangan generasi sumba   |22-06-2008 22:39:19

hellow sumba...
bangkitlah dari kebodohan...
masa pilih meninggalkan dunia dgn cara bunuh diri??!!!
yg logis donk!!!!!
banyak orang kehilangan orang yg dikasihinya, kok malah pilih cara sprti itu???
coba bilang2 klo mw mati...kan qta bs nego nyawa biar PA2 q msh bs diberi ksempatan 4 hidup lebih lama lagi...
hiks...100x
sedihx diri q kehilangan PA2 yg amat sangat q sayangi... PA2, i love u... now & 4ever...
siapapn anda yg tega bunuh diri, tolong sampaikn salam termaniz q 4 PA2!!!
NB: klo masuk surga
Kaparrak  - liat dulu   |24-06-2008 14:57:31
avatar Sungguh tragis memang.. Kisah nona Sumba itu..

Tapi, ada kah yang mencoba melihat dari sisi lain?
Apakah "pacarnya" juga turut terlibat? Kalo dia punya pacar waktu masih hidup, saya bilang IYA.
Dimanakah peran orangtuanya?
Bagaimana lingkunan dimana dia pernah hidup dan dibesarkan?
Seperti apa sekolahnya?
Bagaimana kualitas sarana dan prasarana di sekolah tsb?
de el el..

Jadi, saya melihat kasus ini begitu berat, macam nilon talingkar....
Hayo, sapa yang mo cari dimana kedua ujunganya, dengan dia pu mata pancing????
jeru  - keprihatinan di balik kemiskinan   |24-06-2008 18:15:30
Telah lama ia hidup dalam kekurangan....yang mendorongnya untuk perpikir bahwa kemiskinannya hanya bisa ditanggalkan dengan berhasil di bangku sekolah...???telah lama ia memendam kerinduan itu...bahkan ia sangat marah ketika waktu yang telah ditetapkan sebagai ujung penantiannya ternyata ia gagal dan faktanya untuk kembali dari awal lagi di rasakan sebagai suatu siksaan dan pukulan yang sungguh teramat berat,maka pilihan itu tidak ia pilih......dan....kita tahu....akhir yang ia pilih....adalah...tinggalkan semuanya.....kemiskinan..itu....tidak lagi dipilihnya......menapaki jalan yang sama lagi.....uchhhh.......bosan...dan melelahkan...bahkan...mungkin memuakkan....itupun ia tinggalkan....lalu memilih.....pergi ketempat lain...yang ia sendiri...blom....tau....apa yang ia dapat...disana... kita...hanya..bisa...berharap...dan tentunya....berdoa...agar Tuhan...yang memiliki otoritas penuh...akan hidupnya....mau mengampuninya dan membawanya pulang...keharibaan ALLAH....semesta alam....Amin...

Inilah...Tragedi Kemiskinan itu...Yaitu Miskin akan segala sesuatu( miskin secara ekonomi...ya,miskin mental....juga....ya..)berlaku bagi anaknya....juga keluarga dan orangtua juga....heheheeee...jang marah...oommmm.Tuhan Berkati Smua...
jeru   |24-06-2008 18:18:14
lmll
Jull   |27-06-2008 19:57:09
ngaur lho......
sabar dunk....
army   |04-07-2008 16:23:41
bunuh diri?apa itu sdh mnyelesaikan masalah atw mmbuat masalah baru?? apa itu hasil dr ilmu yg didpt slm ini? utk mslh ini tdk terulang lagi yaitu bgmn peran serta kita sbg manusia yg beragama, beradad dan berbudaya, lingkungan, orang tua. dan itu smua kmbli pada pribadi tiap individu!!
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Silahkan masukan kode anti-spam yang Anda lihat di dalam gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >