|
Kontributor: nelang
|
|
Jumat, 20 Juni 2008 |
|
Siapa sangka ketika harapan untuk meraih cita-cita menjadi orang berpendidikan akhirnya kandas hanya karena tidak lulus SMK? Batasan hidup dan mati sangatlah tipis.
Adalah kabar yang beredar di seputar Kota Waingapu, setelah pengumuman kelulusan SMA/SMK/MA Selasa, 17 Juni 2008 lalu terdengar berita bahwa seorang siswi SMK meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya dengan cara meminum beberapa butir obat malaria.Tindakan nekad ini ia lakukan karena mengetahui dirinya tidak lulus ujian nasional.
Disaat pemerintah Sumba Timur gencar mengkampayekan pendidikan gratis, masih ada saja pribadi yang melakukan tindakan nekad terserbut. Bagaimana kalau misalnya pendidikan tidak gratis? Apakah mungkin tidak akan terjadi tindakan nekad tersebut? (logika terbalik) Yah..pendapat ini (tidak lulus-pendidikan-gratis) tidak ada korelasinya, tapi setidaknya dalam kasus tersebut di atas menjadi pelajaran, bahwa dunia belum berakhir ketika harapan akan kehidupan yang lebih baik melalui jalur pendidikan formal untuk sementara kandas?! Apa yang harus dibenahi agar peristiwa terserbut tidak terulang lagi?
|