|
WAINGAPU,Pembangunan Pasar Matawai, Waingapu, Sumba Timur ditargetkan selesai Februari 2009. Saat ini pekerjaan bangunan telah mencapai 50 persen. Hal itu disampaikan Project Manager PT Adhi Karya (Persero) Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT, Hery Supriyanto di Waingapu, Kamis (18/9/2008). Hery mengatakan, proyek pembangunan pasar dimulai Juli 2008 dan ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan.
Karena itu, kata Hery, jika cuaca mendukung, maka Februari 2009 tahun depan bangunan dua lantai yang menelan dana Rp 9 miliar lebih itu sudah bisa diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah Sumba Timur. Menurut Hery, saat ini pihaknya bekerja siang-malam agar bisa memenuhi target. Sementara para pedagang di Pasar Matawai yang dipindahkan ke Pasar Kambajawa, Juni lalu saat ini perlahan-lahan mulai kembali ke Kota Waingapu. Mereka membentuk kelompok-kelompok di hampir semua sudut Kota Waingapu. Akibatnya, masyarakat bingung mencari pasar. Pasar sayur dan ikan ditemukan di mana-mana di tengah kota. Polisi Pamong Praja yang selama ini bertugas menertibkan para pedagang, juga tidak bisa berbuat banyak. Alasannya pedagang kembali ke Kota Waingapu karena lokasi pasar yang baru pembeli sepi. Apalagi tidak ada ketegasan dari pemerintah daerah terhadap para pedagang liar di tengah kota. “Di lokasi pasar yang baru itu sepi. Pembeli dari kota tidak ke sana karena di dalam kota ada pasar-pasar dadakan. Karena itu, kita juga kembali ke sini,” kata salah seorang pedagang. Pertimbangan itu pula, kata Hery, yang memotivasi pihaknya untuk segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pasar Matawai. Jika pembangunan pasar tidak selesai tepat waktu, dikhawatirkan akan terjadi eksodus pedagang ke Kota Waingapu yang pada akhirnya berdampak pada kesemrawutan bahkan masalah sosial, karena perebutan lahan usaha.
Sumber : Pos Kupang
|