Home > Berita > Umum > Komunitas Anga: Gerakan Menulis
Komunitas Anga: Gerakan Menulis Cetak Email
Kontributor: Admin   
Minggu, 05 Juli 2009 23:33

Waingapu.Com - Komunitas 'Anga' yang digawangi oleh Yongky Hs (penulis buku "Cara Mudah Masuk Sorga"), dan Oskar Shaja dari Pointer Book (penerbit indie di Waingapu) mengadakan talk show di Radio Max FM dalam rangka mensosialisasikan gerakan menulis. Acara talk show ini berlangsung selama 1 jam dan dipandu oleh bung Heindrich, Minggu malam 5 Juli 2009.

Obralan ringan dalam acara tersebut mengangkat keberadaan Komunitas Anga dan aktivitasnya serta ajakan untuk mengembangkan kreativitas menulis yang dimiliki oleh masyarakat kota Waingapu.

"Berawal dari acara kumpul-kumpul dengan teman-teman dan membicarakan banyak hal yang sedang hangat saat sekarang, kemudian tercetuslah ide untuk mengakomodasi minat beberapa teman yang senang menulis, yang mana di dalam komunitas ini nantinya kita akan sama-sama belajar mengembangkan ide yang dimiliki yang dituang ke bentuk tulisan", demikian Yongky HS menceritakan awal terbentuknya komunitas ini.

Sementara itu Oskar Shaja memberi gambaran umum dari sisi publishing. "Mengemas naskah yang sudah ada agar menjadi buku tidaklah sulit. Ada yang berminat menerbitkan buku tapi merasa kesulitan karena tidak tahu caranya dan membayangkan hal-hal yang sulit, padahal tidak sesulit yang dibayangkan. Justru yang sulit adalah bagaimana memulai menulis".

Pointer Book akan bersedia menerbitkan hasil karya Komunitas Anga ini dalam bentuk buku sehingga menjadi bacaan yang menarik. Karya Komunitas Anga ini akan dipersembahkan buat Kota Waingapu dalam ulang tahun ke-51 yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2009 nanti.

 

Komentar  

 
0 # umburesi 2009-07-07 04:43
Kalo bisa nama komunitasnya tidak anga-anga na........ karena waktu saya tanya komentar tentang buku "Cara masuk surga" banyak yang keliru mengomentari bahwa buku itu adalah buku tentang agama. jangan-jangan nama komunitasnya juga salah dikomentari. mau tulis serius malah jadi anga-anga saja.... cuma usul.
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 
 
0 # Guest 2009-07-07 21:32
rasanya nama komunitasnya unik,tidak "anga-anga" seperti yang di sampaikan kawan umburesi. Dan juga, mintalah komentar pada yang SUDAH MEMBACA BUKUNYA. kalau minta komentar juga "anga-anga" yah jangan harap dapat feedback yang benar
Balas | Balas dengan kutipan | Kutip
 

Tambah komentar

Komentar harus disesuikan dengan isi atau tema artikel. Komentar yang tidak sesuai akan dihapus


Kode keamanan
Refresh