DPRD Panggil Guru dan Dinas PPO: Terkait Kasus Guru Cabuli Murid Hingga Hamil |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Selasa, 07 Februari 2012 07:53 |
|
Waingapu.Com - DPRD Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, Senin (06/02) kemarin memanggil NST (39) oknum guru olaharaga pada salah satu SD di Kota Waingapu untuk dimintai klarifikasi terkasit masuknya surat pengaduan dari warga kepada Bupati Sumba Timur, tentang dugaan pencabulan hingga hamilnya Mawar (15) seorang murid di SD. DPRD yang menerima tembusan surat warga ini juga memanggil pimpinan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dinas PPO) setempat.
|
|
Selengkapnya...
|
Pukuli Warga Saat Malam Tahun Baru: Briptu MPH Jalani Sidang Disiplin |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Jumat, 20 Januari 2012 04:33 |
|
Waingapu.Com - Brigadir satu (Briptu) Polisi MPH pelaku pemukulan pada saat menjalankan tugas pengamanan perayaan tahun baru (31/12/2011) pada Hafid Harun (32), seorang penjual ikan, di kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, akhirnya menjalani proses sidang disiplin di Mapolres setempat Kamis (19/01) siang.
|
|
Selengkapnya...
|
Terkait Perilaku Polisi Ala Preman: Kapolda NTT Minta Maaf, Perintahkan Sidang Disiplin |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Kamis, 12 Januari 2012 11:00 |
|
Waingapu.Com - Kapolda NTT, Brigjen (Pol) Ricky HP. Sitohang memberi deadline waktu seminggu kepada Kapolres Sumba Timur, AKBP. I Made Dharmadi Giri, untuk menuntaskan pemeriksaan, sidang hingga pemberian sanksi tegas, kepada oknum polisi yang melakukan tindakan kekerasan ala preman kepada seorang penjual ikan, pada malam perayaan tahun baru lalu.
Hal itu disampaikan Sitohang saat melakukan kunjungan kerja ke Sumba Timur, Rabu (11/01). Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga meminta maaf kepada korban yang diundang khusus hadir di aula polres setempat.
|
|
Selengkapnya...
|
Terkait Perilaku Preman Oknum Polisi: Rekan Seprofesi Korban Minta Kapolres Tindak Tegas Anggotanya |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Selasa, 10 Januari 2012 15:42 |
|
Waingapu.Com - Simpati terhadap Hafid Harun (32), korban perilaku preman oknum aparat Satuan Lalu Lintas Polres Sumba Timur, NTT, terus berdatangan. Jika beberpa hari terakhir simpati datang dari warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perpolisian Masyarakat (FKPM) kelurahan Kemala Putih, Kota Waingapu, yang menuntut proses hukum, hingga permohonan maaf Kapolres selaku pimpinan Polri di wilayah itu, kini rasa simpati juga mengalir dari rekan-rekan seprofesi korban, yang setiap hari bergumul dengan anyir dan amis ikan sebagai penjual ikan, di Pasar Inpres (Paris) Waingapu, Sumba Timur (Sumtim).
|
|
Selengkapnya...
|
Video Pemukulan dengan Aktor Polisi Tersebar & Jadi Buah Bibir, Korban Pemukulan Minta Keadilan |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Selasa, 10 Januari 2012 06:49 |
|
Waingapu.Com - Perilaku ala preman oknum anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Timur, NTT yang terekam warga dan kini videonya tersebar luas di masyarakat Kota Waingapu,terus menjadi buah bibir dan meresahkan warga.
Video yang berdurasi lebih dari 30 detik itu, dengan jelas menunjukan perilaku oknum Polantas yang bergaya preman, memukul warga hingga jatuh sempoyongan. Sementara rekan lainnya terkesan lamban merespon dan menahan rekan mereka yang berperilaku brutal.
|
|
Selengkapnya...
|
Diadukan ke DPRD Sumba Timur: Dibantu Isteri, Lurah Dituding Perkosa & Hamili Anak SMA |
|
|
|
|
Ditulis oleh ion
|
|
Kamis, 08 Desember 2011 11:07 |
|
Waingapu.Com - Merasa proses hukum terlampau bertele-tele, hingga kehamilan menginjak usia enam bulan, seorang perempuan muda, sebut saja Bunga (17) bersama Agustina (38) ibunya mengadukan MHM, oknum Lurah Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur ke DPRD setempat .Keduanya merasa, proses hukum tidak berpihak pada mereka sebagai orang kecil. Pasalnya MHM yang ditetapkan penyidik Polres setempat sebagai tersangka pemerkosaan, belum juga di meja hijaukan.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|