Kuta Hijau, Sejuta Pohon Ditanam |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin |
| Selasa, 08 Januari 2008 13:32 |
![]() Anakan Gamalina Kegiatan yang dinamakan "Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon" ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan antisipasi bahaya pemanasan global. Hal ini dijelaskan Ketua TP PKK Sumba Timur, Ny. Silvia Anggraeni Mehang Kunda, dalam sambutan pembukaan gerakan menanam sejuta pohon di daerah itu. Silvia mengatakan, hutan merupakan sumber kehidupan manusia sehingga arus dilestarikan sejak dini. Apalagi, ancaman pemanasan global akibat semakin minimnya hutan semakin nyata. Menurut Silvia, pertumbuhan jumlah manusia yang demikian cepat berdampak pada kerusakan hutan dan lingkungan. Dikatakannya, pertumbuhan manusia dengan hutan merupakan deret hitung dan deret ukur. Untuk itu, kata Silvia, gerakan menanam pohon perlu dilakukan serentak dan terus menerus untuk anak cucu ke depan. Ketua Dharma Wanita Sumba Timur, Rambu K Yowi Hamakonda, mengatakan, hasil penelitian sejumlah pakar menyebtukan adanya peningkatan suhu bumi yang disebabkan efek rumah kaca. Dampak negatif dari perubahan suhu bumi ini, kata Rambu, mengakibatkan terjadinya perubahan iklim global, musnahnya keragaman hayati, meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan, topan dan banjir. Di samping itu, kata Rambu, perubahan suhu bumi mengakibatkan meningkatnya frekuensi kebakaran hutan serta berbagai penyakit tropis. Terjadinya rumah kaca, kata Rambu, karena pesatnya pertumbuhan industri yang menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar. Residu dari pembakaran minyak bumi menghasilkan karbondioksida, metana dan dinitroksida yang membahayakan tatanan ekologi bumi. Upaya penanggulangannya dengan menanam dan memelihara pohon dalam jumlah besar. Alasannya, pohon mempunyai daya serap terhadap karbondioksida yang cukup tinggi, memecahnya melalui proses fotosintesis dan menyimpan karbon dalam kayunya serta menghasilkan oksigen untuk kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Timur, Ir. Johanes Landuwulang, menjelaskan, pihaknya menargetkan 2,5 juta pohon ditanam tahun ini. Dari target itu, sudah direalisasikan 1.800 pohon di atas lahan seluas 3.250 ha. Sisanya akan diselesaikan Desember ini. Laporan Adiana Ahmad, Spirit NTT Sumber: Spirit NTT {mos_fb_discuss:14} |
Berita Terkini
18 May 2012
- 17 May 2012 Jembatan Darurat Payeti: Telah Dibangun dengan Model yang Lebih 'Akrab' dengan Kaum Perempuan
- 16 May 2012 Hujan Berkepanjangan: Cemaskan Warga Pengguna Jembatan Darurat Payeti
- 10 May 2012 MTQ NTT akan Diinkulturasi: Bentuk Dukungan, Usulan Tenun Sumba Jadi Warisan Dunia
- 09 May 2012 Sebrangi Sungai & Bukit Terjal: Siswa SD Bidipraing Akhirnya di Asramakan Selama Pelaksanaan UN
- 08 May 2012 Listrik Proyek PNPM hanya Pajangan: Anak Lai Hiding Belajar Pakai Pelita untuk Hadapi UN
- 03 May 2012 PLN Janji Bina & Tindak Pencatat Meter Nakal
- 27 April 2012 Tikus ‘Invasi’ Lahan Pertanian : Warga Kombapari Terancam Gagal Panen
- 26 April 2012 Warga Mengadu ke DPRD: Diduga Petugas Pencatat Meter PLN Kerja ‘Curi Tulang’
- 24 April 2012 Cara Siswa/i SMPN Nggoa Hadapi UN: Gunakan Lampu Pelita Saat Belajar, Jalan Kaki 7 KM ke Sekolah
- 16 April 2012 Diduga Karena Belum Terima Gaji, Staf Dispenduk Sumba Timur Mogok Berkantor
- 13 April 2012 Naskah Ujian Nasional di Sumba Timur Kurang
- 08 April 2012 18 Tahun Didera Hydrochepalus & Lumpuh: Walau Lirih, Zakarias Tetap Bersenandung
- 06 April 2012 Jemaat GKS Kambaniru Gelar Prosesi Jalan Salib
- 05 April 2012 Sekolah di Sumba Timur, 75% Dibawah Standart Mutu Nasional
- 04 April 2012 Apresiasi Perjuangan Anak Lai Hiding: Dinas PPO Sumba Timur Rencanakan Bangun Sekolah Paralel
- 03 April 2012 Belajar dari Agustinus: Sosok Sederhana di Balik Perjuangan Anak-Anak Lai Hiding
- 31 March 2012 ‘Uji Nyali’ Anak Dusun Lai Hiding: Ke Sekolah Bagaikan Terjun ke Arena Sabung Nyawa
- 29 March 2012 Bangunan Pasar Papuu dan Kiritana Mubazir: TPI & Pabrik Es Waingapu Bernasib Serupa
- 28 March 2012 Harga BBM Belum Resmi Naik: Harga Sejumlah Sembako Menang Satu Langkah!





