jump to navigation

15 Pelajar Ditangkap, Mabuk Saat Jam Sekolah Nopember 25, 2008

Posted by etibara in Seputar Media Masa.
add a comment
15 Pelajar Ditangkap, Mabuk Saat Jam Sekolah

Selasa, 25 November 2008 | 10:48 WIB

KUPANG, SELASA - Sebanyak 15 pelajar SMA dari SM Negeri 3 Kota Kupang dijaring aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang karena terlibat pesta minuman keras atau miras pada jam sekolah.

Para pelajar ini tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas tetapi beramai ramai mengumpulkan uang, membeli miras. Penangkapan para pelajar ini atas laporan sekolah dan orangtua siswa. Pihak sekolah dan orangtua merasa sudah tidak mampu mengatasi kenakalan para siswa sekolah.

“Kami dapat telepon dari sekolah dan masyarakat sekitar mengenai sejumlah pelajar SMA sedang pesta miras sekitar 700 meter dari sekolah SMA Negeri 3. Tim polisi pamong praja segera turun ke lapangan, dan mendapati palajar sedang pesta miras,” kata Kepala Satpol PP Dumul Djami di Kupang, Selasa (25/11).

Sekitar 20-an pelajar mengikuti pesta miras, tetapi berhasil ditangkap hanya 15 orang. Sisanya melarikan diri sambil membawa botol miras, tuak putih. Menurut Dumul, pihaknya telah memanggil orangtua siswa untuk menjelaskan kelakuan para siswa tersebut karena kejadian itu berada tak jauh dari lingkungan sekolah.

Kalau kejadian di lingkungan sekolah, guru atau kepala sekolah setempat bertanggungjawab. Operasi pelajar dan pegawai negeri yang berkeliaran di jalan jalan pada jam sekolah atau jam kantor terus digalakan. Sudah ratusan pelajar dan pegawai terjaring dalam operasi itu.

Kornelis Kewa Ama Khayam
Sumber : Kompas, http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/10485571/15.pelajar.ditangkap.mabuk.saat.jam.sekolah

Bea Siswa Wajar Diknas Nopember 24, 2008

Posted by etibara in Info Pendidikan.
add a comment
Senin, 24 Nov 2008, | 3
Dalam Program Wajar Diknas
Kucurkan Rp 646 M untuk Beasiswa
JAKARTA,Timex – Tajamnya kritik terhadap Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) sembilan tahun dijawab Depdiknas dengan langkah taktis. Rencananya, Depdiknas akan memperbesar cakupan beasiswa miskin bagi siswa sekolah dasar (SD). Jika tahun ini bantuan diberikan kepada 600.000 siswa, pada 2008 jumlahnya meningkat menjadi 1,7 juta siswa. Total anggaran yang dikucurkan Rp 646,84 miliar.
’’Langkah ini untuk menjawab tantangan program Wajar Dikdas sembilan tahun,’’ ujar Direktur Pembinaan TK dan SD Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) Mudjito A.K. di Jakarta kemarin (23/11).

Mudjito berharap agar pemberian beasiswa itu akan mengatasi problem siswa miskin yang berujung putus sekolah dan meringankan beban wali murid di masa sulit. Selain itu, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk siswa SD juga dinaikkan dari Rp 254 ribu tiap siswa per tahun menjadi rata-rata per kabupaten Rp 397 ribu tiap siswa per tahun. ’’Besar kenaikan bergantung karakteristik daerah. Bahkan, ada yang naik sampai 1,5 kali,’’ ujar dia.

Di samping beasiswa, Depdiknas juga memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SD anak pegawai negeri sipil (PNS) golongan I dan II serta tamtama TNI/Polri sebesar Rp 250 ribu tiap siswa per tahun. Total anggaran yang disiapkan Rp 101,33 miliar bagi 405.338 siswa.
Pemerintah, lanjut dia, juga terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan. Di antaranya, meningkatkan profesionalitas guru dan memperbaiki gedung dan sekolah yang rusak. Juga memberikan beasiswa, terutama bagi siswa dari daerah terpencil dan miskin.

Seperti diwartakan, Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai, pelaksanaan program Wajar Dikdas sembilan tahun gagal. Program yang berjalan sejak 1993/1994 dan telah berlangsung selama 15 tahun itu rencananya berakhir tahun ini. Namun, ternyata capaian angka partisipasi kasar (APK) belum menyentuh 100 persen. Bahkan, tidak sedikit wali murid yang harus mengeluarkan biaya untuk menyekolahkan anaknya.

Berdasar data terbaru, anak usia 7–15 tahun yang belum mendapatkan layanan pendidikan masih 2,9 juta. Termasuk, anak putus sekolah di SD/MI dan SMP/MTs, serta lulusan SD/MI yang tidak melanjutkan pendidikan. (zul/oki/jpnn)

Sumber : Timor Ekspress, http://www.timorexpress.com

BARANG GRATISAN DARI LUAR NEGERI Oktober 11, 2008

Posted by etibara in Uncategorized.
add a comment

Anda ingin memperoleh barang - barang gratis dari luar negeri, terutama barang - barang elektronik misalnya handphone, tv dan lain - lain, sepertinya link dibawah ini perlu dicoba. Anda tinggal COPY alamat, lalu paste kan pada adress bar.

http://www.xpango.com?ref=91517833

MOS 2008 - SMP Negeri 2 Waingapu Agustus 1, 2008

Posted by etibara in Uncategorized.
add a comment

Setelah melalui tahapan pendaftaran penerimaan siswa baru, tepat tanggal 21 Juli 2008 kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Waingapu dimulai.

Seperti biasanya, awal kegiatan didahului dengan upacara perdana dan diikuti dengan pembukaan kegiatan MOS (masa orientasi sekolah) yang diikuti siswa – siswi baru oleh Kepala Sekolah Drs. Yan WSH Ndjurumana. Kegiatan MOS dilaksanakan dari tanggal 22 Juli sampai dengan 24 Juli 2008, adapun kegiatan yang harus diikuti antara lain : pengenalan tentang sekolah , tata krama, disiplin serta kegiatan lain yang berkaitan dengan kegiatan belajar.

Dalam acara tersebut Kepala Sekolah melalui sambutannya mengucapkan selamat datang di SMP Negeri 2 Waingapu, diharapkan seluruh siswa baru dapat belajar dengan sunguh – sungguh, terutama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin hari semakin keras. Beliau menyampaikan pula bahwa tugas utama siswa tidak lain adalah belajar, belajar dan belajar untuk dapat berhasil. Hendaknya para siswa dapat mencontoh prestasi yang pernah diukir oleh kakak kelasnya, antara lain olimpiade matematika sampai ditingkat nasional, dan prestasi belajar lainnya.

SMP Negeri 2 Waingapu, merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang telah memiliki segudang prestasi baik prestasi dibidang matapelajaran, olah raga dan seni. Berada dikawasan strategis, dengan fasilitas belajar yang cukup memadai, didukung oleh tenaga pengajar yang berpengalaman dibidang masing – masing. Semua fasilitas dan keberadaan sekolah tersebut tidak akan berarti jika tidak ditunjang dengan dukungan oleh semua pihak.

Keterangan gambar : 1) kiri atas : siswa – siswi baru peserta MOS, 2)kanan atas : Kepala Sekolah, Drs. Yan WSH Ndjurumana, 3) kiri bawah : sebagian guru dan staf di SMP Negeri 2 Waingapu, 4) kanan bawah : wajah penuh ceria peserta MOS.