Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Jum 10 Februari 2012

Meneropong Masyarakat Waingapu

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Admin   
Kamis, 29 Januari 2009 15:42
ImageJudul: Cara Mudah Masuk Sorga
Penulis: Yongky HS
Penerbit: PointerBook, Waingapu
Ukuran: 15 x 21 CM
Halaman: xvi + 192 Halaman
Harga: Rp.50.000,- (Sudah termasuk biaya pengiriman di dalam wilayah Indonesia)

Waingapu.Com - Buku menjadi media untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Menarik memang ketika kejadian sehari-hari yang terjadi di seputaran kota Waingapu untuk direkam yang mana kejadian sehari-hari tersebut telah membentuk suatu budaya baru.

Buku "Cara Mudah Masuk Sorga", merupakan kumpulan rekaman peristiwa-peristiwa dari pergaulan sehari-hari dari masyarakat kota Waingapu, termasuk di dalamnya peristiwa budaya dan politik yang menggelitik nurani. Rekaman peristiwa-peristiwa ini mengangkat kejadian-kejadian kecil yang terlewatkan begitu saja, dan bahkan kita tidak menyadari kehadirannya.

Tulisan berjudul "Lahu" akan membawa kita pada dunia penciptaan tapi "Lahu" itu sendiri telah mengalami perubahan nilai sehingga menjadi barang mainan. Tulisan lain berjudul "Memang Mehang" menjadi simbol berhasil tidaknya pembangunan di Sumba Timur, dan tulisan berjudul "Cara Mudah Masuk Sorga" menjadi gong dari buku ini untuk melihat diri kita dalam bayang-bayang ketidak-pastian.

Ketiga judul di atas hanyalah salah 3 dari 38 tulisan yang semuanya merangkum dalam satu buku. Kita diajak untuk melihat segala aktivitas kota Waingapu dari kacamata masyarakat.

Halaman Radio Max FM akan menjadi tempat peluncuran buku ini. Stepanus Makambombu (Stimulan Institute), Frans W.Hebi (Editor), dan Yongky HS (Penulis) akan menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Bagi Anda yang ingin memiliki buku ini silahkan hubungi:
Admin Waingapu.Com
email: Alamat Email ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
HP: 081.3287.41914
Rek.BNI: 0146169744

 

Komentar  

 
0 #1 Guest 2009-01-29 20:23
Akhirnya ada juga buku yang memuat rekaman peristiwa sehari2 dari masy. Waingapu. Saya mau pesan 1, apa ongkir ke Bogor jg gratis?
 
 
0 #2 Guest 2009-01-29 22:08
Saya juga tidak sabar pengen baca buku tsb hehehehe.....Jadi teringat masa kecil disumba dulu dan pengen nyanyi lagu sumba ( pahangu ). Yang mengerti bahasa sumba pasti tersenyum membaca lyric lagu ini. Mohon maaf, ini hanya sebuah lagu dan tidak ada maksud untuk menyindir makanya jangan ada yg tersinggung....kalau tersungging senyuman setelah menyanyikan lagu tsb boleh-2 saja heheheheh.......

Matta ka padaingu tu bena nu
Na ndura lai nda mangomamu
La karaha la ina amamu.
Tana nuwa du nggunya wanggu latti
Watu lihi du nggunya wanggu rambu.

Baku njara la li palindi nggau
Baku ahu la li kanjonga nggau
Matta ka padaingu tu bena nu
Na ndura lai nda mangomamu
La karaha la ina amamu.

Baku watu la ngguli toma kau
Baku ai la njoru jengi nggau
Matta ka padaingu tu bena nu
Na ndura lai nda mangomamu
La karaha la ina amamu.

\"Tabi pudduk\" weli maraungu.
 
 
0 #3 admin 2009-01-31 22:04
Ongkos kirim tidak dikenai biaya.

Silahkan Kirim alamat lengkap ke no: 081.3287.41914 atau melalui email:
 
 
0 #4 donny 2009-02-04 03:53
om yongky selaku penulisnya, kl leh tau, buku ini ttg apa sih? tips2 masuk sorga ya?
 
 
0 #5 Guest 2009-02-04 20:11
Maaf, saya belum baca buku itu, jadi tidak tahu isinya, tetapi dari judulnya : CARA MUDAH MASUK SURGA. Dengan segala keterbatasan saya, saya ingin katakan begini:Wacana MASUK SURGA merupakan obsesi/kerinduan/harapan / idaman banyak orang termasuk saya dan Anda. Berbagai cara usaha dilakukan orang agar kelak mati MASUK SURGA. Ketika MASUK SURGA yang ada di buku itu hanya rekaman kejadian-kejadian kecil yang bahkan terlewatkan begitu saja, terus terang agak mengusik hati saya (maaf) sebab MASUK SURGA bagi saya HAL SERIUS (mungkin orang lain tidak !) dan bukanlah kejadian kecil / sepele, tetapi adalah pencaharian sepanjang hidup manusia. Saya memang tidak tahu apa-apa saja yang ditulis dan dan bicara apa dan apa tujuannya, tetapi kalau sudah bicara MASUK SURGA adalah merupakan hal haqiqi manusia dan tidak sepele. Merujuk ajaran Kristiani, maka untuk MASUK SURGA hanya ada SATU dan SATU-SATUNYA JALAN yaitu lewat TUHAN YESUS.
Jadi ketika ada buku yang berjudul CARA MUDAH MASUK SURGA (mungkin isinya humor ya?), terus terang hati saya menolak dan menentang, apapun isi dan tujuannya.

Tapi saya akan mengatakan begini : Ketika manusia-manusia ingin diselamatkan oleh Allah untuk MASUK SURGA, Allah harus turun dalam RUPA MANUSIA, lahir, berkarya, disiksa dan bahkan dibunuh (disalibkan) hanya agar manusia - saya dan Anda - diselamatkan dan MASUK SURGA dan itu Bukan CARA MUDAH MASUK SURGA. Dan KRISTUS tidak pernah main-main dengan karya penyelamatan manusia.

Maaf, kalau saya begitu serius menanggapi buku itu, karena saya pikir manusia mulai main-main dengan wacana MASUK SURGA.

Dalam Budaya Sumba, Marapupun mengenal TUHAN, yang disebut dengan AMA PAKAWUNRUNG, INA PAKAWURUNG - NAMA BAKUL WUA MATANA NAMA MBALARU KAHILUNA. Dan untuk meyebut nama itu saja ada waktu tertentu dalam sebuah acara khusus pada tengah malam. Maksud saya, bahwa menempatkan TUHAN begitu tinggi.
Karena bicara SURGA, maka otak saya otomatis menuju pada KARYA KRISTUS.

Tapi mungkin judul buku itu bukan demikian, mestinya lain. Karena jika judulnya seperti itu, maka MASUK SURGA itu adalah hanyalah kejadian kecil dan sesuatu yang mudah (sepele) dan bahkan tidak menyadari kehadirannya.

Sekali lagi mohon maaf atas keterbatasan saya. Mungkin Anda akan berkata : Belum baca, berani komentar !

countryman
 
 
0 #6 donny 2009-02-04 21:12
bung countryman, gue nanya ke penulisnya,
malah u ngasih comment panjang yg gak match ma pertanyaan gue, mending kl comment u sesuai dgn isi bukunya, kl gak?? gimana donk?

penulisnya kemana ya?
 
 
0 #7 Dewie 2009-02-04 21:15
Emang iya... sebaiknya anda baca dulu bukunya, baru berkomentar!
 
 
0 #8 Guest 2009-02-04 23:11
KOMENTAR LAGI.
Ya itu gunanya forum ini.
Orang komentar dan berpendapat sah-sah saja.
Ya pendapat saya ya seperti itu. Mau disanggah boleh-boleh saja. Memang sebaiknya penulisnya bicara. Paling tidaK ini semacam BEDAH BUKU, dengan titik awal menyoal JUDUL BUKU.

Lalu kalau kementarnya cuma : sebaiknya anda baca dulu baru komentar. Ya, semua orang juga bisa seperti itu tanpa mengemukakan pendapat sendiri tentang issue yang dibicarakan.

Komentar memang kadang-kadAng harus panjang, supaya orang bisa mengikuti alur pikir seseorang. Bagaimana bahasanya, bagaimana runut pikirannya, etc. Ya, seperti pola orang intelek, gitu.

Sebenarnya koment saya tidak dalam rangka menjawab koment saudara Donny. Saya hanya tertarik memberi komentar pada Judul buku itu.

Tapi saya tetap memberi apresiasi pada penulisnya, sebab untuk menulis sebuah buku memang tidak mudah. Saluuuuttt...
Terus berkarya...Lanjutttttt.....

Begitu ya sobath ! Kita tunggu comment sang writer.

COUNTRYMAN di jalur daendels
 
 
0 #9 Guest 2009-02-05 06:02
Untuk masuk Surga sangat mudah,yaitu dengan mengoreksi diri sendiri,sudah berapa banyak dosa kita perbuat lalu di bandingkan dengan berapa banyak kita telah berbuat kebaikan di bumi.Kalau dosa lebih banyak ya pasti masuk Neraka dan begitu sebaliknya.Memang sih kalau kita tidak pernah tahu siapa penulisnya,haru s dipertanyakan juga,tapi bagi yang sudah tahu si penulis buku tidak banyak memberi komentar,karena kemampuan dari diri seseorang itu sudah terpacaya bahwa dia memang hebat.Mau masuk surga saja koh repot!!Apalagi mau masuk Neraka!!hahaha...lanjut....
 
 
0 #10 Guest 2009-02-05 21:29
Konsep sorga bukanlah konsep ruang atau pun wilayah teritori yang berpintu. kalaupun kita memberi konsep sorga seperti itu pun tiada salahnya. dianggap mudah pun cara masuk wilayah itu juga tak ada salahnya. Yang jelas tentu ini cukup menarik ketika sorga berada pada konsep ruang yang dapat dicapai dengan mudah, menarik karena tentu ini bukanlah cerita-cerita atau tulisan yang berada dalam wilayah religius walaupun dengan atribut religius. tapi kesan-kesan religi justru kadang malah brada pada sesuatu yang sepele,tak terduga dan yang terlewatkan.kalau buku itu sudah ada di tangan saya, sebelum membacanya saya hanya berharap bisa tenggelam dalam kenangan terhadap Waingapu, seperti ketika saya menemukan website ini. Bravo Waingapu, Bravo Buku Sumba (Hamil dan lahir di Sumba ya buku ini?)Saya dah pesan seorang kawan yang lagi berkunjung ke Sumba dan tak sabar berenang-renang dalam kolam kenangan!!!!
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh