Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Kam 09 Februari 2012
Banner

Mengenang Pieter Umbu Loly

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh mahatmanto   
Kamis, 15 Februari 2007 18:21

Mirror dari tulisan saya di sini . Saya harus bersyukur karena mengenal orang tua yang hebat ini. yang tadi pagi wafat, tanpa keterangan jelas apa yang menyebabkannya. helen dan heribertus mengirim sms, juga kemudian umbu manna mengabarkannya. setahun lalu, beliau menerima kami di karuni, laura, tempatnya wafat sekarang ini. agaknya, itu adalah tanah tumpah darahnya.

Ya setahun lalu, di bulan yang sama seperti kini, februari. di situ pula kami dulu menunggui ibu pak pieter yang juga tengah ‘menunggu waktu’ [begitu istilah rudi dulu untuk menyatakan bahwa waktunya sudah dekat dengan ajal]. jadi, rupanya sang anak menyusul sang ibu setahun kemudian.

Mereka sekeluarga membangun sebuah bale, sebuah rumah dengan atap ilalang, berdinding gedheg dan berstruktur kayu+bambu sekujurnya. di situ mereka menyemayamkan ibu dari pak pieter. di situ pula saya tidur nyaman semalaman setelah dijamu oleh pak pieter masakan daging babi yang dibeli sorenya. [beliau membolehkan saya menyembelih babi itu setelah mengajari sebentar caranya].

Malam itu, pak pieter mengenakan kain sumba barat yang berwarna putih dengan garis-garis berwarna-warni di pinggirnya. kepada saya, diberikanlah kain yang sekarang saya kenakan untuk mengenang kebaikannya. malam itu beliau bercerita banyak mengenai usahanya menghijaukan tanah tandus di karuni, juga usahanya dalam mengubah mentalitas orang sumba di sekitarnya agar berpikir maju, dengan menanam tanaman yang lebih bernilai ekonomis. tidak sekadar menanam untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari belaka.

Beliau sudah belajar banyak dari berbagai tempat. belajar dari keadaan gunungkidul, yogya, yang keadaan geografisnya mirip dengan sumba. sudah belajar juga hingga ke jepang tempatnya ia menemukan partner untuk mengembangkan program tahunan untuk penghijauan di sumba. dengan wafatnya, pasti banyak orang yang merasa kehilangannya. selamat jalan pak pieter, semoga rudi, jeanne, reni beserta ibu piet dikuatkan untuk melanjutkan cita-cita pak Piet!

{mos_fb_discuss:14}

 

Komentar  

 
0 #1 herold_nd 2007-05-21 20:31
Hello Mahatmanto (yg tulis itu berita diatas)

Sa sama skali tra kenal dg tokoh yg kam tulis. Bisa ksh tau dimana sa bisa baca bap tua pu sepak terjang ? Sa mcm ada tertarik dg itu kt penghijauan utk sumba timur...

trim\'s he.. GBU
 
 
0 #2 Guest 2007-05-29 08:38
Sepertinya saya tau profile yang anda ceritakan,
Apa ini Pak Pit ( him nickname ) Umbu LOly ?
yg pernah jadi kepala SPP di Lewa ?

Kapan beliu meninggal ?.. sakit apa ?

sampaikan belasungkawa saya yg sebesar2nya buat keluarga,. smoga amal ibadah beliau di trima di sisi TYE, amin
 
 
0 #3 hendrikus mare 2010-10-21 01:03
saya bangga dengan tulisan ini,selamat jalan bapak pit,pahlawan penghijauan,3tahun berturut2 sewaktu saya menempuh pendidikan dilewa kami ikut penghijauan dirakawatu,disa na juga ada kelas peternakan yang merupakan kelas B cabang dari spp lewa.sayang sekolah itu ditutup.bp pit dan keluarga adalah orang yang punya wawasan pembangunan buat sumba dan benar2 mereka lakukan tanpa pamrih.semoga dapat dilanjutkan oleh anak didiknya,yang seingat saya pak Domi,Pa yunus,pak daud tanalangga,niko pitang.banyak kenangan dari spp lewa yang tidak akan dilupakan.trims buat mahatmanto yang bisa merasakan sentuhan kasih Almarhum.bapak pit dan keluarga dikaruni tetap kukenang sepanjang masa.salam buat kak rudy,janet,ade reny yang bungsu.
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh