Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Sel 07 Februari 2012
Banner

Payeti

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Yongky HS   
Sabtu, 20 Desember 2008 16:59

Melewatkan Natal dan Tahun Baru di Waingapu, rasanya tidak lengkap  kalau kita belum melintas di pertigaan Payeti. Setiap tahun sejak tahun 2000  kawasan ini menjadi kawasan paling semarak menyambut Natal dan Tahun Baru dengan berbagai hiasan yang paling mentereng dan kreatif. Saya sendiri selalu menyempatkan diri mengajak keluarga melintas di kawasan ini untuk menikmati dekor Natal yang selalu unik dan berbeda dari tahun ke tahun. Singkatnya Payeti selalu tampil beda menyambut Natal dan Tahun Baru.

Cover Buku.

Tulisan ini telah dibukukan di dalam buku Bupati Sumba Pinggir terbitan Pointer Book.

Sinopsis Bupati Sumba Pinggir

Sumba Timur merupakan suatu wilayah kabupaten dengan ibu kota Waingapu yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Pernak-pernik interaksi masyarakat kota Waingapu ini menjadi tema sentral tulisan Yongky HS yang terangkai dalam buku berjudul BUPATI SUMBA PINGGIR. Karena itu, boleh dibilang buku ini merupakan seri lanjutan buku CARA MUDAH MASUK SORGA (Sebuah Kepura-Puraan) yang terbit tahun 2008.

Buku yang merupakan kumpulan tulisan esay dan parodi ini walau tersusun secara acak namun tak terlepas dari tema politik, sosial-budaya, perilaku, etika pergaulan, permenungan atau introspeksi diri bahkan juga soal agama, semuanya dihadirkan secara segar dengan bumbu-bumbu humor dengan dialek ’Waingapu-an’ yang tidak norak. Keseriusan penulis dalam berhumor bisa dilihat dari berbagai pernik kehidupan yang diangkat dan disorotinya. Masalah suksesi, otonomi daerah, pemilu, legislatif, tata kota, tradisi, keagamaan, perilaku pribadi, etika pergaulan dan sebagainya. Bahkan bolehlah dibilang bahwa buku ’ringan’ ini merupakan kritik sosial atau kegelisahan penulis terhadap kondisi sosial budaya kita di Sumba Timur.

Ukuran: 11 x 17 cm

Cover: Kertas Ivory 210gr + Doff

Isi: 187 halaman

Terbit Tahun: 2010

Harga: Rp.40.000,- (sudah termasuk ongkos kirim kilat khusus dlm wilayah indonesia)

Segera Pesan melalui email di pointerbook[at]waingapu.com

 

Komentar  

 
0 #1 Guest 2008-12-23 05:04
Saya sudah tinggalkan payeti sejak tahun 1986, saya lahir di payeti, tapi dibesarkan di Lambanapu. Saat ini saya berada di Waamena PAPUA, setiap hari waktu sekolah di SPG Waingapu, sejak tahun 1983 s.d. 1986 saya melewati pertigaan Payeti, jadi saya tidak akan pernah lupa. Setelah saya baca artikel ini, saya bersyukur sudah banyak perubahan di pertigaan itu, sudah banyak hal posiitif yang dibuat untuk menyambut Tahun baru. Kompak terus ... ya. Pemuda payeti.
 
 
0 #2 Guest 2008-12-23 08:33
Penyambutan kedatangan Sang Juru Selamat dan Tahun Baru 2009 sudah di ambang pintu.Orang-orang sibuk dengan Decoration X\'mas lamp di Rumah maupun di jalanan sekaligus mepersiapkan Bathin yg Mulia untuk siap Hidup bersama Anak Sang Penyelamat Umatnya yg diberi nama;\"JESUS KRISTUS\"Genap 9 Tahun saya tidak pernah ikut lagi Natal bersama di Pojok Anker ehh di Pojok Payeti Waingapu Sumba Timur.Rasa Kerinduan ini makin lama makin terluka dan makin lama tak bisa terlupakan dgn keramatamahan penduduk Sumba Timur tercinta.Lebih Khusus lagi Sahabat-sahabat lama yg saat ini menyelenggaraka n acara Natal dan Tahun Baru bersama di Payeti manise.Ketabahan,Ketul usan dan kebaikan kamu yg mengerjakan Decoration ini sangat di Muliakan di Mata Tuhan.Karena Tidaklah gampang dalam hal merangkul dan menghiburi orang banyak yang ada di kota Waingapu.Terimakasih juga buat para sponsor yg telah membuka hatinya demi kebaikan sesama umatnya,Kebaika n kamu semua selalu kami doakan.Harapan kami dari kejauhan semoga acara ini dapat berjalan lancar dengan rasa penuh kedamaian di Hati kita.Akhirnya Saya bersama keluarga mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Natal Dan Tahun Baru 2009.Semoga Selalu Damai dihati.PS.Yang tidak Hadir pada Acara Nanti Rugi Besar...Karena Payeti Selalu Berubah setiap Tahun.Tahun ini seperti TEH CELUP.Tidak hadir tidak bakal tahu acaranya..begitupun Teh,tidak dicelup di air panas tidak tahu warnanya seperti apa!SUCCES Waingapu.com.
 
 
0 #3 ONKY HS 2008-12-23 17:34
dari Sumba kami menyampaikan salam hangat dalam nuansa Natal nan Penuh Damai.Terimakasih atas dukungan dan atensinya utk waingapu.com. Kami tengah menjajaki kemungkinan menyiarkan waingapu.com live by net. Semua perangkat tlah kami siapkan, tp kami msh menghadpi kendala koneksi. Kondisi celluar kita cenderung ngedrop di saat Natal dan Tahun, mgkin krn padat dan mash terbatasnya BAND yg tersedia. Untuk smtara biarlah ini jd waccana ke depan. Selamat berjuang saudara2ku di tanah rantau. Kami yakin Anda smua punya pengalaman berharga di rantau utk dibagikan lwt media ini.Salam.
 
 
0 #4 Bazz 2009-01-02 00:10
Assalam Walaikum,

Pada kesempatan yang indah ini, saya perantau asli dari pulau kita tercinta Sumba ( Sumba Timur ) di pulau Bali mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2008 dan Tahun Baru, 1 Januari 2009 kepada segenap pengunjung, anggota serta Admin Waingapu.com, semoga waingapu.com semakin maju dan sukses serta para pengunjung setia, anggota, serta admin waingapu.com di beri kesehatan dan kesuksesan yang lebih pada tahun 2009 ini. God Bless all.

Tak lupa salam hangat buat masyarakat di tanah kelahiran saya, Raekkapu - Melolo - Umalulu. Merry Christmas 2008 & Happy New Year 2009 to all!

Wassalam,
Owner,
Barnabas Baku Nawa
(Bar Group Bali)
http://taktik.multiply.com ;
http://kolaborasi.info ;
http://bbn2008.wordpress.com.
 
 
0 #5 Guest 2009-01-04 07:36
met Natal dan Taon Baru coy, moga damai Natal sll beserta Qta......... Salut bwt Cah-cah Payeti yang telah menyumbangkan ide dan kreasinya, sehingga Natal dan Taon Baru dapat dilewati dan dinikmati dengan penuh makna...... PIISSSS!!!!!!!! !!!!!
 
 
0 #6 Guest 2009-01-21 01:12
Hebaaat,,, bro,saya nak tandairotu pohon besar dibali saya salut dengan perubahan ini mudah2an kedepan kita lebih kompak lagi,dan bukan hanya anak payeti tapi, kita undang lagi pemuda2 lain biar kita lebih era.Hidup payeti Hidup Tandairotu Hidup Waingapu.www.thenkilimandu@y ahoo.id.com
 
 
0 #7 Guest 2009-01-31 01:46
Sampe merinding bacanya,saya dulu waktu masih di sumba tempat nongkrongnya di Payeti....tiap hari....kalo sekarang sudah jadi tempat asyik wah keren tuch...emang dulunya lokasi tersebut agak angker soalnya banyak orang nongkrong dan mabuk-mabukan termasuk saya dan temen2 di 1 group PISTON ya salah satu membernya Denny Untono he he, sorry bro kita buka-bukaan aja ye...
dah lama nggak pulang ternyata udah banyak perubahan...saya tingalin wgp thn 90an,thn 93 balik trus 93 pertengahan pergi lagi....ke jakarta dan thn 98 balik sebentar...dan belum balik lagi sampe saat ini...kangen juga suasananya....Denny Apa khabar...kayaknya hubungi ente susah banget dech...untuk semua warga waingapu...SELAMAT NATAL 2008 dan TAHUN BARU 2009 ya.
om admin kalo ketemu Denny bilangin ya gw cari
 
 
0 #8 Guest 2009-02-11 04:39
\"andai saja Jesus lahir beribu-ribu kali di Betlehem, namun jika tak pernah lahir dalam hatimu, sesungguhnya natal tak ada artinya bagimu\" (ignasius alesius)


rayakanlah natal itu dalam keseharianmu, sebab natal itu ada dalam hatimu.

janganlah engkau rayakan dengan anggur yang memabukkan, namun rayakanlh dengan suka dan damai..................................

sebab pesan diatas :...........
karena natal selalu diwarnai perkelahian yang diakibatkan miras.

oleh sebab itu jadilah orang yang komitmen dalam berbuat yang terbaik.

kstsnys laskar kristus..............?

tunkkan jika benaaaaaaaaaaaa aar!
 
 
0 #9 ONKY HS 2009-02-14 17:42
Salam hangat dari Sumba....ada salam balik dr Denny U. untuk Anda.
NB: Apakah Anda Mone Riwu dan masih kerja di U.L. Jkt?
 
 
0 #10 Guest 2009-02-16 22:26
merry chrismast to km orng wgp.smg tuhan mmberkti
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh