Payeti |
|
|
|
| Ditulis oleh Yongky HS |
| Sabtu, 20 Desember 2008 16:59 |
|
Melewatkan Natal dan Tahun Baru di Waingapu, rasanya tidak lengkap kalau kita belum melintas di pertigaan Payeti. Setiap tahun sejak tahun 2000 kawasan ini menjadi kawasan paling semarak menyambut Natal dan Tahun Baru dengan berbagai hiasan yang paling mentereng dan kreatif. Saya sendiri selalu menyempatkan diri mengajak keluarga melintas di kawasan ini untuk menikmati dekor Natal yang selalu unik dan berbeda dari tahun ke tahun. Singkatnya Payeti selalu tampil beda menyambut Natal dan Tahun Baru.
Cover Buku.
Tulisan ini telah dibukukan di dalam buku Bupati Sumba Pinggir terbitan Pointer Book. Sinopsis Bupati Sumba Pinggir Sumba Timur merupakan suatu wilayah kabupaten dengan ibu kota Waingapu yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Pernak-pernik interaksi masyarakat kota Waingapu ini menjadi tema sentral tulisan Yongky HS yang terangkai dalam buku berjudul BUPATI SUMBA PINGGIR. Karena itu, boleh dibilang buku ini merupakan seri lanjutan buku CARA MUDAH MASUK SORGA (Sebuah Kepura-Puraan) yang terbit tahun 2008. Buku yang merupakan kumpulan tulisan esay dan parodi ini walau tersusun secara acak namun tak terlepas dari tema politik, sosial-budaya, perilaku, etika pergaulan, permenungan atau introspeksi diri bahkan juga soal agama, semuanya dihadirkan secara segar dengan bumbu-bumbu humor dengan dialek ’Waingapu-an’ yang tidak norak. Keseriusan penulis dalam berhumor bisa dilihat dari berbagai pernik kehidupan yang diangkat dan disorotinya. Masalah suksesi, otonomi daerah, pemilu, legislatif, tata kota, tradisi, keagamaan, perilaku pribadi, etika pergaulan dan sebagainya. Bahkan bolehlah dibilang bahwa buku ’ringan’ ini merupakan kritik sosial atau kegelisahan penulis terhadap kondisi sosial budaya kita di Sumba Timur. Ukuran: 11 x 17 cm Cover: Kertas Ivory 210gr + Doff Isi: 187 halaman Terbit Tahun: 2010 Harga: Rp.40.000,- (sudah termasuk ongkos kirim kilat khusus dlm wilayah indonesia) Segera Pesan melalui email di pointerbook[at]waingapu.com Tags:
|





Komentar
Pada kesempatan yang indah ini, saya perantau asli dari pulau kita tercinta Sumba ( Sumba Timur ) di pulau Bali mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2008 dan Tahun Baru, 1 Januari 2009 kepada segenap pengunjung, anggota serta Admin Waingapu.com, semoga waingapu.com semakin maju dan sukses serta para pengunjung setia, anggota, serta admin waingapu.com di beri kesehatan dan kesuksesan yang lebih pada tahun 2009 ini. God Bless all.
Tak lupa salam hangat buat masyarakat di tanah kelahiran saya, Raekkapu - Melolo - Umalulu. Merry Christmas 2008 & Happy New Year 2009 to all!
Wassalam,
Owner,
Barnabas Baku Nawa
(Bar Group Bali)
http://taktik.multiply.com ;
http://kolaborasi.info ;
http://bbn2008.wordpress.com.
dah lama nggak pulang ternyata udah banyak perubahan...saya tingalin wgp thn 90an,thn 93 balik trus 93 pertengahan pergi lagi....ke jakarta dan thn 98 balik sebentar...dan belum balik lagi sampe saat ini...kangen juga suasananya....Denny Apa khabar...kayaknya hubungi ente susah banget dech...untuk semua warga waingapu...SELAMAT NATAL 2008 dan TAHUN BARU 2009 ya.
om admin kalo ketemu Denny bilangin ya gw cari
rayakanlah natal itu dalam keseharianmu, sebab natal itu ada dalam hatimu.
janganlah engkau rayakan dengan anggur yang memabukkan, namun rayakanlh dengan suka dan damai..................................
sebab pesan diatas :...........
karena natal selalu diwarnai perkelahian yang diakibatkan miras.
oleh sebab itu jadilah orang yang komitmen dalam berbuat yang terbaik.
kstsnys laskar kristus..............?
tunkkan jika benaaaaaaaaaaaa aar!
NB: Apakah Anda Mone Riwu dan masih kerja di U.L. Jkt?
RSS feed untuk komentar posting ini.