Anda berada di >
Sab
19
May 2012
Pemimpin yang Memimpin |
|
|
|
| Ditulis oleh persia |
| Senin, 01 September 2008 05:16 |
|
Negeri ini sedang mengalami krisis kepemimpinan. Krisis ini jauh lebih parah dibandingkan krisis moneter yang mengalami Indonesia tahun 1997. penyebabnya, krisis kepemimpinan memiliki dampak yang sangat sulit untuk diperbaiki dalam waktu yang singkat. sekarang kita dapat melihat fenomena korupsi yang telah menyentuh di hampir semua ranah kehidupan. Ia tidak pandang bulu. Mulai dari ranah politik, ekonomi, budaya sampai agama. Hal ini sungguh memiriskan hati. Kemanakah kita akan membawa negeri ini jika kita tidak memiliki pemimpin yang memimpin. Mengapa pemimpin yang memimpin? Sebagai manusia, kita adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial. Keduanya membentuk simbiosis yang saling menguntungkan. |
Berita Terkini
Drainase Wangga & Kambaniru: Telan Anggaran Lebih dari Rp. 3 Milyar
18 May 2012
Waingapu.com - Banjir yang sering melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Wangga dan Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur ( Sumtim), NTT, setiap tahun, pada saat musim...
18 May 2012
- 17 May 2012 Jembatan Darurat Payeti: Telah Dibangun dengan Model yang Lebih 'Akrab' dengan Kaum Perempuan
- 16 May 2012 Hujan Berkepanjangan: Cemaskan Warga Pengguna Jembatan Darurat Payeti
- 10 May 2012 MTQ NTT akan Diinkulturasi: Bentuk Dukungan, Usulan Tenun Sumba Jadi Warisan Dunia
- 09 May 2012 Sebrangi Sungai & Bukit Terjal: Siswa SD Bidipraing Akhirnya di Asramakan Selama Pelaksanaan UN
- 08 May 2012 Listrik Proyek PNPM hanya Pajangan: Anak Lai Hiding Belajar Pakai Pelita untuk Hadapi UN
- 03 May 2012 PLN Janji Bina & Tindak Pencatat Meter Nakal
- 27 April 2012 Tikus ‘Invasi’ Lahan Pertanian : Warga Kombapari Terancam Gagal Panen
- 26 April 2012 Warga Mengadu ke DPRD: Diduga Petugas Pencatat Meter PLN Kerja ‘Curi Tulang’
- 24 April 2012 Cara Siswa/i SMPN Nggoa Hadapi UN: Gunakan Lampu Pelita Saat Belajar, Jalan Kaki 7 KM ke Sekolah
- 16 April 2012 Diduga Karena Belum Terima Gaji, Staf Dispenduk Sumba Timur Mogok Berkantor
- 13 April 2012 Naskah Ujian Nasional di Sumba Timur Kurang
- 08 April 2012 18 Tahun Didera Hydrochepalus & Lumpuh: Walau Lirih, Zakarias Tetap Bersenandung
- 06 April 2012 Jemaat GKS Kambaniru Gelar Prosesi Jalan Salib
- 05 April 2012 Sekolah di Sumba Timur, 75% Dibawah Standart Mutu Nasional
- 04 April 2012 Apresiasi Perjuangan Anak Lai Hiding: Dinas PPO Sumba Timur Rencanakan Bangun Sekolah Paralel
- 03 April 2012 Belajar dari Agustinus: Sosok Sederhana di Balik Perjuangan Anak-Anak Lai Hiding
- 31 March 2012 ‘Uji Nyali’ Anak Dusun Lai Hiding: Ke Sekolah Bagaikan Terjun ke Arena Sabung Nyawa
- 29 March 2012 Bangunan Pasar Papuu dan Kiritana Mubazir: TPI & Pabrik Es Waingapu Bernasib Serupa
- 28 March 2012 Harga BBM Belum Resmi Naik: Harga Sejumlah Sembako Menang Satu Langkah!





Komentar
Yang menjadi pertanyaan saya apakah upacara ini masih pantaskah dilakukan, dihidupkan kembali atau diteruskan di era di mana banyak orang Sumba termasuk kaum bangsawan sudah memeluk agama Kristen atau agama lainnya?
Saya merasa perlu hal ini di diskusikan (bukan dipertentangkan ) karena sadar atau tidak sadar sudah banyak yang \"hilang\" dari orang Sumba
Pemimpin adalah mereka yang \"born to be leader\" bukan \"learnt to be born\".
Masalahnya para pemimpin di negara kita dewasa ini adalah pemimpin karena \"learn to be leader\" sehingga mereka gunuakan berbagai macam cara untuk menjadi pemimpin (sogok sana suap sini)
RSS feed untuk komentar posting ini.