 Ruben Ngguli Ndima, S.Sos, M.Pd Mewujudkan generasi yang
berkualitas merupakan dambaan setiap manusia yang sehat. Sehat dalam bertindak
dan berpikir. Namun, untuk mewujudkannya tidaklah semudah membalik telapak
tangan. Dalam dunia pendidikan sudah tentu sangat diperlukan adanya terobosan
yang inovatif untuk menapaki terwujudnya generai mendatang yang berkualitas.
Berpijak dari sekelumit pemikiran
bernas itu, Dinas Pendidikan Nasional Kab. Sumba Timur (Sumtim) pekan lalu
mengadakan event yang boleh jadi menjadi satu dari beberpa terobosan dalam
dunia pendidikan di Sumtim. Kali ini, yang menjadi targewt bidiknya adalah
kreatifitas guru dan murid Taman Kanak-kanak.
Kadis Pendidikan Kab. Sumtim,
Dra. Rambu Lika Atahumba, melalui Kasie Kurikulum TK/SD, Ruben Nggulindima,
S.Sos, M.PD kepada Buser menjelaskan
sasaran yang dibidik dari lomba
kreatifitas ini adalah meningkatkan motivasi dan kreatifitas guru dan siswa.
“Sasaran yang hendak dicapai dari lomba ini adalah menigkatnya kreatifitas guru
dan anak didik yang mana tentunya bermuara pada kulaitas pendidikan itu
sendiri,” tandas Ruben yang juga ketua panitia lomba dimaksud.
Lebih jauh dijelaskan Ruben,
untuk membentuk generasi yang berkualitas selain harus diusahakan sejak usia
dini, juga tidak biasa hanya bertumpu pada satu komponen semata namun harus ada
sinergitas antara berbagai komponen. “Tidak bisa hanya menuntut siswa kreatif,
guru juga harus kreatif dan tentunya
hanya akan berhasil jika komponen lainnya diluar sekolah yakni masyarakat dan keluarga mendukung
tumbuh kembangnya kreatifitas, “ timpalnya.
Adapun lomba ini,
demikian imbuh Ruben, diikuti oleh 25 siswa dan 25 guru TK se-Sumtim.
Materi yang dilombakan ujntuk para guru
melukis/menggambar cerita bergambar (cergam) sedangkan siswa melukis. Thema
yang bisa dijadikan inspirasi dalam menggambar dan melukis adalah hal-hal yang
acapkali ditemui dalam kehidupan keseharian baik guru dan siswa.
Juri yang akan menilai lomba ini
cukup berkualitas dan telah dikenal luas masyarakat Sumtim sebagai pemerhati
dan aktivis kesenian di Sumtim. Seperti
terpantau Buser, nama-nama K. Palandima, Widodo, Pulu Pina Ara, Zaroy R.Lebe,
Apriana Pandarangga, Olivia Ena, didaulat menjadi juri dalam lomba itu.
Lomba ini akhirnya
menetapkan Amarilida B. Tari Maya Safira sebagai juara I, Monica Stefany Ragalay,
juara II, keduanya dari Tk Negeri Pembina Waingapu. Sedangkan siswa TK Katholik
Andaluri , Christoforus Agung Widiantoro meraih juara III.
Untuk kategori guru, cergam hasil karya K.Navrolitha Lao, guru TK Kasih Agape sebagai
juara I, Devince Alida Lima, guru Tk Pembina Waingapu sebagai juara II dan
juara ke 3 diraih oleh Siti R. Edy, guru Radhatul atfal Yappi Waingapu. Sumber: Mingguan Buser Timur-NTT
|