Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Sel 07 Februari 2012
Banner

PPOST Gelar Seminar dan Lokakarya di Yogyakarta

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Admin   
Jumat, 19 Desember 2008 20:35

ImagePanitia Pembentukan Organisasi Sumba Timur (PPOST) di Yogyakarta mengadakan Seminar dan Lokakarya bertajuk Membangun Organisasi Kedaerahan yang Menghargai Keragaman. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 11 Desember 2008 di Ruang Seminar STPMD

Tema tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi atas keragaman mahasiswa dari berbagai suku bangsa di Yogyakarta. Selain itu, di Sumba Timur keragaman suku bangsa pun ada, seperti Suku Sumba sendiri, Sabu, Jawa, Bugis, Sumatera dan suku bangsa lainnya.

Kegiatan seminar menghadirkan tiga pembicara yakni pertama, Koordinator PSD LAPERA Indonesia, AT. Erik Triadi. S.Ip dengan topik bahasan mengenai Peran Kontrol Mahasiswa di Era Otonomi Daerah. Kedua, peneliti multikultarisme dari IMPULSE Indonesia, Robert B Baowollo membawakan materi tentang Membangun Hubungan yang Humanis dalam Masyarakat Multikultural. Terakhir, dosen Ilmu Komunikasi STPMD

 

Komentar  

 
0 #23 beny 2009-05-15 15:32
bagus sih dgn hipmasty,
tp ini sekedar sharing, kumpulan ini kami pernah rintis tahun 98-an tp gagal juga, segala upaya kami jalanin untuk menyatuin anak sum tim, pd akhirnya gagal jg. kami waktu itu bersama ketua KBS yang orang sum tim jg, berkesimpulan bahwa ternyata org sumba tidak bisa dipisahkan, apalagi ditanah orang, disumba saja sudah masing2 mau mekar, masa ditnahak org jg mau gt......saran kami kalau bisa maksimalkan aja peran anda di KBS,.....karana apa yg sudah di proklamirkan/dicita-citakan oleh leluhur KBS kalau bisa jagnlah kita kianati.......
 
 
0 #22 Guest 2009-03-14 07:45
nonsense.....
 
 
0 #21 Irene 2009-02-13 01:44
lho koq pada adu argumen kyak gini...

harusnya kta mendukung yang dilakukan anak\" muda.

anak muda tuh harus di dukung biar terus maju

smagat HIMASTY
 
 
0 #20 Guest 2009-02-12 17:22
Ya kierkegard si melankolis yang gamang menatap pola pikir para filsuf dibawah payung pos modernism bahkan payung yang dipegangnya sendiri yaitu payung eksistesialis.....tapi paling tidak Kierkegard mengingatkan kawan2nya: michel foucault,julia kristeva,felix guatarri,juerge n habermars,jacqu es lacan,roland barthes,de saussure untuk tidak memeluk dan memuja payung mereka.dan kita hanyalah orang-orang yang mencoba bersahabat kepada mereka sebaiknya tak memeluk payung yang sama, sebab \'hujan\' tak membuat kita kuyup dan \'panas\' tak membuat kita legam. Socrates kawan kita yg lain bilang: \"\"maata wa kuyapa na-makahaungu jiapa mbu na-makahira weli katiku nggu....\"\"
 
 
0 #19 derrida 2009-02-12 06:00
soren kierkegard yg melankolis itu??? para eksistensialis seperti dia hanyalah orang2 dekaden......
 
 
0 #18 Guest 2009-02-04 09:00
bentuk ekstrem kegilaan pada post modernism akan berpulang pada penyelaman jati diri....jadi cobalah berkenalan dengan \'teman saya\' KIERKEGARD...

Salut anda mampu berperan jadi \'setan kecil\' yg mengusik adik2 kita di Jogja
Foucoult bilang : ojo dumeh yen durung ngeh..........nanging kudu ono sing dumeh amprih podo ngehhhhhhh
 
 
0 #17 Guest 2009-02-04 08:08
\"dekonstruksi\" lbh tepatnya kak!ehh Dek!!(umur sy 22 thn) he he he he ....

salut kl ada orang sumba jg yg DERRIDARIAN!!
sy jg sdg belajar derrida,disampi ng michel foucault,julia kristeva,felix guatarri,juerge n habermars,jacqu es lacan,roland barthes,de saussure,dll..pokoknya sy jatuh cinta sm \"post-modernism\"...
sy pikir...jng hy ka2k anda sj, km jg mesti belajar ...kl tidak ingin menjadi \"GILA\" 10 atw 15 thn kedepan..atw kl mau menjadi warga post-sumba/post-hipmasty..

Mari!!!!kita me-lucu-kan hipmasty dan meng-hipmasti-kan kelucuan!!!

wassalam,

d
 
 
0 #16 Guest 2009-02-02 18:48
ya ya tentang derrida yakni tentang kontruksivisme...


pesan buat kak derrida


saya punya \"kakak\" sekampus di APMD asal sumba. dia jago kalau bahas soal pemikiran derrida.

namanya kak Dedi Deta, sekali-kali berdiskusilah dengan dia.
 
 
0 #15 donny 2009-02-02 15:05
perkembangan waingapu tentunya akan akan lebih maju jika pola pikir mahasiswanya yg sudah mengecap pendidikan tinggi tidak kembali pada cara2 \"kuno\"

(maaf, saya bukan org sumba tp pernah tinggal n hidup di sana)

catatan penting dan menarik adalah kehadiran situs ini, bagiku ini adalah suatu kemajuan, dan selanjutnya bagaimana peran anda untuk daerah anda

catatan ke-2, selama di sana, sy blm tau kl ada penerbit buku, setau sy buku2 minim skali, leh bilang dibawahya minim,
so, stelah buka situs ini (maklum lama gak ngunjungi) sy ajungkan jempol krn ternyata kota waingapu memiliki penerbitan buku (pointer buku) dan judul buku yg diterbitin membuat saya penasaran

kembali diatas, seharus mahasiswa diluar sumba mendukung aktivitas2 positif yg dilakukan di sumba demi kemajuan daerah anda.

ok selamat berkarya
 
 
0 #14 Guest 2009-01-30 21:29
temen-temen hipmasty yang gaul and keren abiezzz diy-jateng n sekitarnya. biar org sirik mang gitu. itu tandanya mereka gak mampu alias miskin kreativitas!!!! !. ada pepatah kuno mengatakan \" anjing2 mengonggong hipmasty jalan terus\"
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh