 Aguamor dalam kemasan galon Waingapu.Com - Air minum dalam bentuk kemasan memang menjanjikan sebuah stigma baru dalam mengkonsumsinya. Disamping bersih, aman dan sehat, air minum dalam bentuk kemasan ini memberi nilai praktis.PT Aguamor Wai Kahingiru hadir di Waingapu untuk melayani masyarakat Waingapu dan sekitarnya dalam menyediakan air bersih dan sehat. Perusahan ini berdiri atas kerjasama antara Pemerintah Daerah Sumba Timur dan PT Aguamor Timorindo. “Kenapa kita harus mendatangkan air dari luar pulau Sumba kalau kita sendiri mempunyai sumber air bersih di daerah sendiri, apalagi sumber air kita ini masih sangat alami dan belum terkena polusi”, demikian manajer produksi Aguamor, Asnat Harakai, ST mengatakan kepada waingapu.com disela-sela kesibukkannya dalam pameran Pekan Budaya 2007 yang berlangsung di Swembak hingga akhir bulan Agustus ini.
Sumber air di pulau Sumba terkenal dengan kadar kapurnya yang sangat tinggi. Masyarakat Sumba pada umumnya merebus air tersebut sebelum dikonsumsi. Cara ini ditempuh untuk menghilangkan zat kapur yang dikandung oleh air tersebut. Tapi dengan kehadiran Aguamor, masyarakat Sumba tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi air kemasan tersebut. Keraguan masyarakat Sumba tersebut berangkat dari asumsi bahwa air kemasan Aguamor tidak melalui proses perebusan untuk menghilangkan zat kapur tersebut. Dari bincang-bincang kami, Asnat mendemontrasikan kepada kami, dengan mengambil air kemasan Aguamor, menuangkan ke dalam alat pemanas listrik (heater) kemudian merebus air tersebut. Setelah airnya mendidih, Asnat menungkan ke dalam gelas bening agar kami dan pengunjung pameran melihat sendiri hasilnya. Ternyata air kemasan Aguamor tetap bening. Proses untuk menghasilkan air minum Aguamor yang dilakukan oleh PT Aguamor hingga menjadi bentuk kemasan telah melalui beberapa langkah. Air baku diambil dari sumber mata air Mbatakapidu yang jaraknya 9 KM dari pabrik pengolahan. Air tersebut dialirkan dalam jaringan pipa 2 dim. Kemudian ditampung dalam sebuah bak penampung yang berisi zat resin. Fungsi zat resin ini untuk mengikat zat kapur. Setelah melalui resin, air tersebut dialirkan ke bagian karbon untuk menghilangkan warna yang keruh, rasa dan bau. Melalui filter treatment air tersebut dialirkan kebagian ozonisasi yang dibuat dari oksigen dengan tegangan listrik tinggi.  Asnat Harakai, ST (Manager Produksi) dan Jeny Rusli, SE (Manager Keuangan) Setelah diozonisasi, proses berikutnya adalah oksidasi yang melalui multi media filter untuk menghilangkan kandungan besi, magnasium dan zat-zat lain yang tidak dibutuhkan oleh tubuh karena sifatnya tidak stabil. Dan masih ada lagi proses-proses selanjutnya yang harus dilalui agar menghasilkan air bersih dan sehat. Akhir dari proses tersebut adalah memasukan ke dalam kemasan gelas (cup), botol dan galon.“Boleh jadi proses yang dilakukan oleh air minuman kemasan sejenis sama dengan yang kami lakukan tapi yang membedakan air minum Aguamor dengan air kemasan sejenis adalah air minum Aguamor berasal dari sumber mata air bersih yang masih alami dan belum terkena polusi”, demikian Asnat menegaskan. Untuk melayani kebutuhan masyarakat, PT Aguamor harus memproduksi air minum dalam kemasan gelas/cup 4600 cup/jam sehingga dalam waktu 6 jam kerja PT Aguamor harus menghasilkan 27000 gelas/cup/hari. “Pada hari-hari tertentu seperti sekarang ini dengan adanya event Pekan Budaya, permintaan makin meningkat”, demikian Asnat menambahkan. PT Aguamor memiliki beberapa distributor yang berada di wilayah Sumba Timur dan Sumba Barat, yang didukung oleh mobil armada yang disediakan khusus untuk melayani para distributor. “Aguamor ini milik kita bersama, kenapa kita tidak mencintainya? Apalagi lagi air minum ini berasal dari sumber mata air yang masih alami. Jadi mari kita mencintai produk dalam daerah. Selain memuaskan rasa haus, dengan meminum air Aguamor berarti kita membangun daerah kita sendiri, karena pajak yang ada akan kembali ke masyarakat lagi”, demikian Asnat menutup bincang-bincang kami.
|