Ratusan Anak di Sumba Timur Alami Gizi Buruk |
|
|
|
| Ditulis oleh ion |
| Senin, 17 Oktober 2011 23:32 |
Gizi Buruk
Ratusan anak di Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT menderita gizi buruk dan gizi kurangsebagai dampak dari kekeringan dan kemarau panjang yang hingga kini belum jua berakhir. Adapun anak penderita gizi buruk dan gizi kurang tersebar pada 22 kecamatan se-Kabupaten Sumtim. Menurut data Dinas Kesehatan Sumtim, hingga kini 546 anak menderita gizi kurang dan sebanyak 235 anak mengalami gizi buruk. “Data ini kami peroleh dari 20 puskesmas yang ada,”demikian dr. Rien Tamu Ina Tipa, Kadis Kesehatan setempat kala ditemui di ruang kerjanya pekan lalu. Lebih jauh Rien tidak menampik dugaan masih banyak penderita gizi buruk yang belum terdata dan bisa berdampak penderitanya akan mengalami penyakit ikutan bahkan busung lapar jika tidak tersentuh pelayanan atau intervesni optimal pemerintah. Tidak hanya itu, data dan kondisi memprihatinkan juga terjadi pada kaum ibu hamil diKabupaten ini yakni sebanyak 451 orang ibu hamil masuk dalam kategori kekurangan kalori. Adapun kondisi rawan pangan yang terjadi sebagai dampak kekeringan dan kemarau panjang ini kini dampaknya telah melanda lebih dari 100 desa. “ Lebih dari 100 desa terkategori rawan pangan akibat kekeringan dan gagal panen. Itu data yang kami dapatkan dari Badan Bimas dan Ketahanan Pangan. Data itulah yang menjadi pegangan kami untuk menyalurkan bantuan,” jelas Kadis Sosial Sumtim, Maramba Meha, ketika ditemui terpisah beberapa hari lalu di ruang kerjanya. (ion) Tags: |
Berita Terkini
18 May 2012
- 17 May 2012 Jembatan Darurat Payeti: Telah Dibangun dengan Model yang Lebih 'Akrab' dengan Kaum Perempuan
- 16 May 2012 Hujan Berkepanjangan: Cemaskan Warga Pengguna Jembatan Darurat Payeti
- 10 May 2012 MTQ NTT akan Diinkulturasi: Bentuk Dukungan, Usulan Tenun Sumba Jadi Warisan Dunia
- 09 May 2012 Sebrangi Sungai & Bukit Terjal: Siswa SD Bidipraing Akhirnya di Asramakan Selama Pelaksanaan UN
- 08 May 2012 Listrik Proyek PNPM hanya Pajangan: Anak Lai Hiding Belajar Pakai Pelita untuk Hadapi UN
- 03 May 2012 PLN Janji Bina & Tindak Pencatat Meter Nakal
- 27 April 2012 Tikus ‘Invasi’ Lahan Pertanian : Warga Kombapari Terancam Gagal Panen
- 26 April 2012 Warga Mengadu ke DPRD: Diduga Petugas Pencatat Meter PLN Kerja ‘Curi Tulang’
- 24 April 2012 Cara Siswa/i SMPN Nggoa Hadapi UN: Gunakan Lampu Pelita Saat Belajar, Jalan Kaki 7 KM ke Sekolah
- 16 April 2012 Diduga Karena Belum Terima Gaji, Staf Dispenduk Sumba Timur Mogok Berkantor
- 13 April 2012 Naskah Ujian Nasional di Sumba Timur Kurang
- 08 April 2012 18 Tahun Didera Hydrochepalus & Lumpuh: Walau Lirih, Zakarias Tetap Bersenandung
- 06 April 2012 Jemaat GKS Kambaniru Gelar Prosesi Jalan Salib
- 05 April 2012 Sekolah di Sumba Timur, 75% Dibawah Standart Mutu Nasional
- 04 April 2012 Apresiasi Perjuangan Anak Lai Hiding: Dinas PPO Sumba Timur Rencanakan Bangun Sekolah Paralel
- 03 April 2012 Belajar dari Agustinus: Sosok Sederhana di Balik Perjuangan Anak-Anak Lai Hiding
- 31 March 2012 ‘Uji Nyali’ Anak Dusun Lai Hiding: Ke Sekolah Bagaikan Terjun ke Arena Sabung Nyawa
- 29 March 2012 Bangunan Pasar Papuu dan Kiritana Mubazir: TPI & Pabrik Es Waingapu Bernasib Serupa
- 28 March 2012 Harga BBM Belum Resmi Naik: Harga Sejumlah Sembako Menang Satu Langkah!




