Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Kam 09 Februari 2012
Banner

The Miracle of Team

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Yongky HS   
Rabu, 10 Maret 2010 17:17

Di sebuah gereja, sekumpulan pemuda remaja sedang asyik berlatih drama tentang Kisah Penyaliban Yesus Kristus. Tidak tanggung-tanggung, drama tersebut akan dipentaskan berarak keliling kota Waingapu. Bahkan di empat titik route, drama ini ditampilkan penuh sebagai sebuah drama, malah di dua titik ditampilkan lengkap dengan panggung dan sound pendukung. Hebatnya, drama via dolorosa ini juga didukung oleh pemuda-pemuda dari seluruh umat beragama di Waingapu. Ada perwakilan Remaja Masjid (dari beberapa Masjid), ada perwakilan pemuda-pemuda gereja oukumene (GBI, GKS, GMIT, dll), ada pemuda-pemuda Mudika (Katholik), ada pula perwakilan pemuda dari Parisade Hindu Dharma.

Cover Buku.

Tulisan ini telah dibukukan di dalam buku Bupati Sumba Pinggir terbitan Pointer Book.

Sinopsis Bupati Sumba Pinggir

Sumba Timur merupakan suatu wilayah kabupaten dengan ibu kota Waingapu yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Pernak-pernik interaksi masyarakat kota Waingapu ini menjadi tema sentral tulisan Yongky HS yang terangkai dalam buku berjudul BUPATI SUMBA PINGGIR. Karena itu, boleh dibilang buku ini merupakan seri lanjutan buku CARA MUDAH MASUK SORGA (Sebuah Kepura-Puraan) yang terbit tahun 2008.

Buku yang merupakan kumpulan tulisan esay dan parodi ini walau tersusun secara acak namun tak terlepas dari tema politik, sosial-budaya, perilaku, etika pergaulan, permenungan atau introspeksi diri bahkan juga soal agama, semuanya dihadirkan secara segar dengan bumbu-bumbu humor dengan dialek ’Waingapu-an’ yang tidak norak. Keseriusan penulis dalam berhumor bisa dilihat dari berbagai pernik kehidupan yang diangkat dan disorotinya. Masalah suksesi, otonomi daerah, pemilu, legislatif, tata kota, tradisi, keagamaan, perilaku pribadi, etika pergaulan dan sebagainya. Bahkan bolehlah dibilang bahwa buku ’ringan’ ini merupakan kritik sosial atau kegelisahan penulis terhadap kondisi sosial budaya kita di Sumba Timur.

Ukuran: 11 x 17 cm

Cover: Kertas Ivory 210gr + Doff

Isi: 187 halaman

Terbit Tahun: 2010

Harga: Rp.40.000,- (sudah termasuk ongkos kirim kilat khusus dlm wilayah indonesia)

Segera Pesan melalui email di pointerbook[at]waingapu.com

 

Komentar  

 
0 #1 dez 2010-03-14 13:10
hebat bung yongky... buat aja lagi yg lebih spektakuler... :)
 
 
0 #2 Ki Sapu jagat 2010-03-15 10:48
DENGAN DEMIKIAN TERCIPTA SEBUAH SURGA KECIL DI WAINGAPU...SELAMAT UNTUK PUTRA-PUTRI WAINGAPU. TAHUN DEPAN SAYA INGIN KEMBALI KE SUMBA KHUSUS NONTON PEMENTASAN AKBAR TERSEBUT. TUHAN YESUS PASTI TERSENYUM, KETIKA SEMUA IKUT MEMPERINGATI KEMATIAN-NYA. PUJI NAMA TUHAN.
 
 
+1 #3 ONKY HS 2010-03-15 14:18
dEZ: Yang hebat adalah Tuhan kita yg mampu menyatukan umatnya dalam ikatan kasih untuk saling menopang dalam berkarya

Ki Sapu Jagat: Aki...itu peristiwa 9 thn lalu, kalo Aki pulkam, ntar Aki aja yg handle semua ya...GBU
 
 
+1 #4 Ki Sapu jagat 2010-03-17 10:14
JANGAN BEGITU BUNG ONKI. ITU SAMA SEPERTI ORANG BUTA BARU MELIHAT DISURUH MASUK KOTA.
tAPI BAGAIMANAPUN INI SEBUAH KEGIATAN YANG LUAR BIASA BAIK, DARI PADA (seperti di Kupang) MINUM MABUK LALU BERANTAM/TAWURAN, JARTUH KORBAN.

MIRAS MEMANG JADI MASALAH KLASIK DI SUMBA BAHKAN NTT / INDONESIA TIMUR.

BAGAIMANA KALAU DI SUMBA ADA SEBUAH UPAYA OLEH ANAK-ANAK MUDA / PEMERINTAH ;
B.E.R.A.N.T.A.S....M.I.R.A.S.

COBA BUNG ONKI JADI PELOPOR.

SUMBA TIDAK AKAN PERNAH MAJU/BERUBAH, KALAU SUMBA HANYA PENUH DENGAN MIRAS DAN MABUK-MABUKAN.

PRESTASI YES. MIRAS NO WAY !!
 
 
0 #5 ety 2010-03-18 19:16
wah..hebat juga ya.....saya baru tw klo ada drama kyk gt di sumba dulu.padahal sy di Sumba loh waktu itu.
saya setuju sekali dg ki Sapu jagat....
bahkan mahasiswa di sini pun,klo ketemu pasti miras dulu.....makanya acara yg diadakan hanya berujung pada miras...gmn Sumba bs maju, klo generasi penerus saja sperti itu.....ini menjadi PR buat qt semua, bagaiman qt dapat dicintai sesama klo qt tidak mencintai diri sendiri.
 
 
+1 #6 ONKY HS 2010-03-20 16:28
@K Sapu Jagat: benar bung, mslh miras jdi PR besar yg hrus sgra ditindaklajuti, mmg msh akan slit krn perilaku kita2 yg notabene hrs jd pnutan mlah jd btu sandungan. Memang sangat diperlukan suatu 'gerakan' anti miras demi mnyelamatkan generasi kita.

@Ety: salam kenal via situs ini.terimakasih respon dan komennya. semoga kelak kita bisa saling dukung utk cita2 mulia ini. salam.
 
 
+1 #7 Tau Humba 2010-03-26 13:23
BUNG ONKY, KITA BUAT GEBRAKAN BARU DI SUMBA : ANTI MIRAS..BERANTAS MIRAS...SAMPAI KEAKAR-AKARNYA...JUGA BERANTAS KEMALASAN....

KEPENGENNYA SIH LIHAT SUMBA MULAI BERBENAH DIRI MENYONGSONG HARI ESOK YANG LEBIH BAIK... TAPI PENYAKIT-PENYAKIT ITU SEMUA HARUS DIBERANTAS TRLEBIH DAHULU. TITIP PESAN BUAT PARA PESERTA PILKADA..KALAU MENANG..JANGAN LAGI MABUK-MABUKAN..TAPI BERANTAS KEMABUKAN...

Ini ayat ALKITAB tentang Mabuk :

Yesaya 5 : 22 :
" CELAKALAH MEREKA YANG MENJADI JAGO MINUM DAN JUARA DALAM MENCAMPUR MINUMAN KERAS"
GALATIA 5 : 21 :
" ...KEMABUKAN, PESTA PORA DAN SEBAGAINYA. TERHADAP SEMUANYA ITU KUPERINGATKAN KAMU - BAHWA BARANGSIAPA MELAKUKAN HAL-HAL YANG DEMIKIAN, IA TIDAK AKAN MENDAPAT BAGIAN DALAM KERAJAAN ALLAH "



CELAKA dan TIDAK MENDAPAT BAGIAN DALAM KERAJAN ALLAH = sama dengan masuk NERAKA.
 
 
0 #8 boy 2010-03-26 15:08
gak usah sok idealis Tau Humba, kalau mau buat gebrakan, bilang sama mrk para paket pilkada, apa mau mrk berantas mabuk2an di sumba timur. ini mah cuman panas-panas ta'i ayam...:)

permasalahannya gak semudah itu bung... mestinya anda sbg Tau Humba harus tahu budaya org sumba krn asli org sumba tdk mengenal itu LARU, PECI dan sebangsanya... nah yg memperkenalkan LARU, PECI dan sebangsanya tuh siapa?

apakah anda mau memberantas budaya/suku yg membawa/memperkenalkan minum2 spt itu?
 
 
+1 #9 boy 2010-03-26 15:15
nah itu dia bung ongky... gerakannya spt apa yg anda maksudkan...

kl belm ada di dalam perda sumba timur, kita rame2 aja usulkan perda ttg larangan miras di sumba timur dan ini kerja hrs ekstra bung...
 
 
0 #10 ety 2010-04-09 15:24
wah secara tidak langsung dah bawa masalah suku neh....klo emang mereka buat kan karena ada yang minum....makanya orang jangan minum2 supaya orang lain tidak menjual he....
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh