Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Sel 07 Februari 2012
Banner

Timor Leste Menjuarai Motor Cross

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Nikson   
Selasa, 15 Juli 2008 05:08
mc-01.gifWaingapu.Com - Kota Waingapu terlihat sepi oleh kendaraan bermotor dijalan-jalan utama yang biasanya sangat ramai di lalui kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4. Bagaimana tidak karena masyarakat ingin menyaksikan secara langsung final motor cross Kapolres Cup Minggu, 13 Juli 2008. di lokasi Sirkuit Panda Kelurahan Wangga Kecamatan Kambera, 3 KM dari Kota Waingapu. Tidak mudah memang menjadi seorang croser, harus memiliki nyali yang besar, skill yang baik dan kemampuan untuk membaca kelemahan lawan. Pertandingan yang secara fisik beresiko tinggi, mengeluarkan biaya banyak tapi memang inilah kesempatan yang tidak bisa dilewatkan oleh para croser-croser dari berbagai daerah maupun dari negara tetangga Timor Leste untuk ikut bagian dalam turnamen ini.

Dari pantauan Tim Waingapu.Com, sekitar 5.000 orang memadati sirkuit tersebut untuk menyaksikan secara langsung para croser-croser kesayangan mereka yang menunjukkan keterampilannya dalam menjoki motor crosnya masing-masing. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya ada 9 kelas dipertandingkan pada saat itu dan 80 orang ikut bagian dalam pertandingan tersebut.

Dari beberapa kelas yang dipertandingkan negara tetangga Timor Leste menjuarai clas Bebek 4 Tak Modifikasi 130 CC oleh Rogerio Guteres disusul Tony dari tim tuan rumah Sumba Timur. Klas bebek standar 4 Tak pemula, Simon Nggaba dari tim Loly Sumba Barat Daya (SBD) juara I dan Umbu Loly juga dari tim yang sama Sumba Barat Daya berada pada urutan ke 2.

Klas bebek 2 Tak standar juara I Tony X dari Waingapu Sumba Timur disusul Suhandoko dari Sumba Barat, klas campuran 4 tak juara I Simon Keba dari SBD disusul Jemy Lonely dari SBD, pada klas bebek campuran 2 Tak dan 4 Tak juara I adalah Evan dari Kefa dan Erlan dari Sumba Timur berada pada urutan ke-2, klas bebek 2 Tak modifikasi 125 CC urutan I diraih oleh Jemy Lonely dari Sumba Timur disusul Simon Nggaba dari SBD, sementara pada klas Super Engine campuran juara I diraih oleh Lorens dari SBD dan juara II diraih oleh Simon Nggaba juga dari SBD.

 

Komentar  

 
0 #10 Honda Motor 2010-08-09 15:04
mohon maaf...
komentar yg ini telah dihapus oleh Moderator Waingapu.Com karena tidak sesuai dengan tema artikel di atas... Jika ingin beriklan silahkan klik di sini
 
 
0 #9 Guest 2009-06-01 17:40
betul pak umbu tonga..pejabat yang kayak gini mentalnya meraka tidak bisa buat sumba maju,malah bikin masyarakat tambah susah aja..kalau mau buat event yang sah donk..masa bikin event..tapi tidak mengikuti aturan yang berlaku..malu jdnya juga kalau di ketahui ama tamu2 yang datang dr luar waingapu..kalau event motorcross di PANDDA..nggak 100& sah.kalau ada waktu silakan lihat tanahnya..udah di pagarin ama d tanami tanaman umur panjang.untung waktu event tuan tanahnya masih murah hati..mau toloransi..mereka juga orang yang nggak suka ribut maunya yg aman aja dengan siapa aja,makanya nggak mau nuntut di pengadilan..tapi kalau kali yg ketiga di buat lagi pasti di tuntut..karna yg nggak terima keluarganya..pasti rame kalau ada yg serobot lagi.paling bagus saat kita adakan event yg penting harus sesuai hukum dan aturan jangan kayak di hutan...heeee
 
 
0 #8 Guest 2009-05-01 04:43
hmmm...sedih jga wktu bca coment dari penggemar diatas ...emang pejabat2 kyak diatas perlu diberi plajaran masa nyerobot tanah orang trus pake ''''pakabala''' orang susah lagi..klo menurut aq sih tuntut aja dipengadilan.... enak aja memperlakukan ''tau milla''' dasr pejabat ga punya malu...
 
 
-1 #7 Guest 2009-01-19 04:13
heee..motorcross kapolres cup mengatasnamakam kepolisian yang make sircuit di tanah warga tanpa izin tuan tanah yang memiliki sertifikat tanah tersebut.bukan kapolres aja tapi lurah wangga,ama panitia,semuany a nggak becus and nggak bermoral make topeng doang,giliran tuan tanah tahu tanah di pake cross,otomatis marahlah, tanah biasa di pake untuk tanam jagung and buah-buahan lainnya kenapa di tumpuki sirtu dan gundukan2,mau tahu wakapolres cepat2 minta maaf and jangan bilang ke media takut malu sama aja ama lurah wangganya yang nggak becus ama tugasnya,kalau mau cari nama jangan main kayak gitu dong.yang kedua bupati cup juga sama tanpa se izin tuan tanah juga..ketika di cek ko ada tenda lansung aja di usir aja pak hermes yang membawa tenda dari kepolisian karna di sewa ama panitia motor cross,ketua panitianya junaedi garib,wakil adi leo njurumana bersama sang istrinya ika fanggidae.mau tahu karna tuan tanah nggak terima kok sampe dua kali tanahnya di pake tanpa izin,kata panitia sudah minta izin dari lurah wangga tapi kata lurah saya belum kasih izin karna saat itu istri saya mau melahirkan,heee lucu yah maling teriak maling...pengecut lurah wangga pake nama bupati lagi minta tolong agar acara hari Hnya bisa di selenggarakan,j uga karna panitia,lurah,p etugas kebersihan( mantan lurah wangga saat motorcross kapolress cup,bang sanenia)datang minta maaf dan berulang ulang kali minta tolong agar acara bisa di teruskan,dan berjanji setelah selesia acara tanahnya akan di buat semula tanpa gundukan,untung aja tuan tanah dan keluarga mau mengerti kalau nggak bisa kacau juga.tapi apa kenyataanya selesai event nggak ada satu panitia adi leo,petugas kebersihan bang sanenia,lurah wangga agus rawanmbaku,yang berjanji di sama tuan tanah untuk mengembalikan tanah pada posisi semula tapi ternyatanya bualan belaka(PENIPU)s embunyi balik dinding pengecut.sekarang tanahnya udah di pagar mati kalau nggak percaya pergi lihat sendiri lokasinya.udah di tolong untuk event tetap di jalankan malah nggak tahu terimakasih malah diam diam pura pura nggak tahu,,,dasar anjing,,,mana sumba bisa maju ada sekelompok orang kayak gini pake mengatasnamakan kalpolres cup lah,bupati cup lah agar bisa mengijak hak asasi rakyat biasa,heeeeee...makanya sumba setiap enam tahu hanya satu perubahan aja...
 
 
0 #6 Guest 2008-11-28 15:51
woiiiiiiiiii apalae yg krg...
 
 
0 #5 Guest 2008-11-28 15:49
bae su dengan adanya event tsb memotifasi kawula muda di sumba tercinta untuk lebih berusaha kedepan untuk mencapai suatu prestasi yg menggembirakan.
 
 
+1 #4 Guest 2008-11-28 15:47
bae su, tpi harpan kita sebagai tuan rumah harus juara jangan hanya tukang usir sa...klu kalah trus berhenti sa.. tpi namanya jg usaha spy kedepen bisa lebih mantap lgi.
 
 
0 #3 Guest 2008-07-31 22:43
boleh lah ajang mtr cross ada di sumtim tercinta ini,tapi ada protes dari para pembalap...katanya hadiahnya g sebanding ma keringat!! untuk kedepan ojo ngono toooo,wong g pelit-pelit gicuuuu,mana bisa majuuuu?
 
 
0 #2 Guest 2008-07-30 04:13
hi wgp bikers..

hope this event will gonna be held in the next years..

keep on full throttle..
 
 
0 #1 donny 2008-07-15 21:38
keren juga...
ini baru namanya kota waingapu yang gak sepi
 

Tambah komentar


Kode keamanan
Refresh