|
Laporan Adiana Ahmad WAINGAPU, PK
-- Gubernur NTT. Drs. Frans Lebu Raya, Senin (22/9/2008), mengambil
sumpah dan melantik Drs. Gidion Mbilijora, M.Si sebagai Bupati Sumba
Timur. Gidion yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Sumba Timur
menggantikan Bupati Sumba Timur yang meninggal, Ir. Umbu Mehang Kunda.
Lebu Raya mengatakan, meski jenazah Umbu Mehang Kunda belum dikuburkan,
pergantian tetap dilakukan dengan pertimbangan konstitusi.
Pelantikan
berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sumba Timur dipimpin
Ketua DPRD Sumba Timur, drh. Palulu P Ndima. Acara pelantikan mengalami
kemunduran hingga pukul 14.20 Wita dari rencana semula pukul 09.00
Wita. Alasannya karena menunggu Gubernur Frans Lebu Raya beserta
rombongan dari Kupang. Sidang paripurna diawali dengan pembacaan
surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132/ 2008 tentang
pemberhentian dengan hormat Drs. Gidion Mbilijora, M.Si dari jabatan
Wakil Bupati Sumba Timur dan Kepmendagri Nomor 131.153/66/2008 tentang
pemberhentian dengan hormat Ir. Umbu Mehang Kunda dari jabatan Bupati
Sumba Timur dan mengangkat Wakil Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion
Mbilijora, M.Si, menjadi Bupati Sumba Timur untuk melanjutkan sisa masa
jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur periode 2005-2010. Frans
Lebu Raya mengatakan, Ir. Umbu Mehang Kunda dan Drs. Gidion Mbilijora
merupakan salah satu dari tujuh pasangan bupati dan wakil bupati di NTT
yang pertama dipilih secara langsung oleh rakyat dalam pilkada tahun
2005 lalu. Keduanya dilantikan pada 31 Agustus 2005 menjadi Bupati dan
Wakil Bupati Sumba Timur periode 2005-2010. Dari jangka waktu yang ada,
kata Lebu Raya, seharusnya pergantian Bupati Sumba Timur baru akan
dilakukan 31 Agustus 2010 mendatang. Namun karena Umbu Mehang
Kunda meninggal dunia, maka proses pergantian Bupati Sumba Timur harus
dilakukan lebih awal sebelum masa jabatan bupati 2005-2010 berakhir.
Lebu Raya berharap, Gidion mampu menerima tugas dan tanggung jawab yang
ada dan mampu mempertanggungjawabkan kepada bangsa dan negara,
masyarakat NTT dan masyarakat Sumba Timur. Tanggung jawab dimaksud
dilakukan melalui peningkatan perhatian kepada apa yang dibutuhkan
rakyat melalui pembangunan, perhatian kepada masalah kemiskinan,
pendidikan dan lain-lain. Lebu Raya mengingatkan Gidion untuk
selalu menjaga komitmen dan konsisten terhadap berbagai program yang
telah dirancang, cepat dan tepat menanggapi kebutuhan masyarakat, mampu
mengembangkan berbagai program yang menyentuh kepentingan rakyat,
memelihara kebersamaan dan persaudaraan, menjaga ketertiban dan
keamanan menjelang pemilu legislatif dan mengantisipati berbagai
bencana baik yang sedang dan mungkin terjadi. Pemerintah daerah, kata
Lebu Raya, harus mampu mengambil langkah antisipatif agar bisa
menanggulangi secara cepat dan tepat jika terjadi bencana alam. Acara
pelantikan Bupati Sumba Timur dirangkaikan dengan pelantikan dan serah
terima jabatan Ketua PKK Kabupaten Sumba Timur dari Dra. Silvia A
Angraeni Mehang Kunda kepada Rambu Kahi Yani Mbilijora. (dea) Sumber: Pos Kupang
|