Lupa Password? Lupa Username? Buat akun
Anda berada di >
Sab 19 May 2012
Banner

Virus Tungro dan Tikus Serang Padi Petani

PDF Cetak Surel
Ditulis oleh ion   
Jumat, 25 Februari 2011 05:58
Lahan yang terserang virus

Para petani di kecamatan Umalulu, Rindi dan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) terancam gagal panen. Pasalnya padi mereka terserang hama tikus dan virus tungro.

Hamparan sawah para petani dari jauh memang terkesan hijau dan menjanjikan harapan. Namun jika dilihat lebih dekat, padi nampak kerdil dan bisa dipastikan gagal panen, karena terserang virus tungro. Virus yang menyerang batang dan daun hingga bulir padi baru. Virus jenis ini membuat batang padi tidak berkembang, menguning hingga kecoklatan, tidak mengeluarkan bulir, atau bulir keluar tidak sempurna, kemudian meranggas dan mati. Sementara warga hanya bisa pasrah dan berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat, memberikan padi varietas baru yang kebal terhadap virus ini.

“Kami sudah semprot macam-macam obat, namun tidak ada dampaknya. Awalnya nampak hanya sebagian kecil padi dengan gejala menguning daunnya dan meranggas. Namun tidak sampai dua minggu sudah tersebar merata pada padi milik kami,” jelas Benyamin dan Melkianus, para petani yang di wilayah Umalulu kala ditemui Selasa (22/02) kemarin.

Tidak hanya terserang virus tungro, padi para petani juga terserang hama tikus yang mengancurkan harapan mereka. Para petani memastikan akan merugi dalam musim tanam dan panen kali ini. “Saya punya padi sawah memang hanya stengah hektar, sudah bunting, namun sekarang tidak ada isi lagi karena diserang tikus. Sudah tiga petak saya potong karena mau tanam lagi, kebetulan ada saudara yang kasih bantuan bibit,” jelas Melvi kala ditemui ditempat terpisah.

Andreas, Pengamat hama yang bertugas di wilayah Rindi kepada wartawan yang menemuinya di sela-sela pemantauan kondisi sawah yang diserang hama, menjelaskan lebih dari 6o hektar sawah kini terserang hama tikus dan virus tungro. “Sesuai pantauan dan laporan yang masuk, lebih dari 50 hektar terserang hama di Umalulu, Rindi dan Pahunga Lodu, kita berharap tidak makin meluas,” jelas Andreas.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sumtim, Ir. Josis Djawa Gigy, di sela-sela kegiatannya meninjau kondisi sawah petani di wilayah Umalulu dan Rindi menjelaskan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk membantu petani. ”Kami akan membantu petani dengan memberikan bantuan benih tahan hama tungro dan juga pestisida anti tikus. Bagi masyarakat dan kelompok tani yang membutuhkan bisa datang ke kantor atau menghubungi PPL di wilayahnya. Namun kami juga harapkan para petani untuk lebh rajin menjaga sanitasi persawahannya agar tidak mudah diinfeksi hama dan virus yang bisa mengancam kuantitas dan kualitas padi yang ditanam maupun yang nantinya akan dipanen,” pungkas Josis.(ion)

 

Untuk mengirim komentar di situs ini, silahkan login dulu, atau gunakan layanan komentar dari facebook di atas :)

Berita Terkini

Drainase Wangga & Kambaniru: Telan Anggaran Lebih dari Rp. 3 Milyar
18 May 2012
article thumbnailWaingapu.com - Banjir yang sering melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Wangga dan Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur ( Sumtim), NTT, setiap tahun, pada saat musim...
Banner