Home > Berita > Umum > Waikabubak Dihantam Banjir Bandang: Satu Orang Tewas, Pemukiman dan Sawah Warga Tergenang
Waikabubak Dihantam Banjir Bandang: Satu Orang Tewas, Pemukiman dan Sawah Warga Tergenang Cetak Email
Kontributor: ion   
Minggu, 31 Januari 2010 14:14

Lebih dari tiga jam hujan lebat mengguyur kota Waikabubak, kabupaten Sumba Barat, (29/1) sore. Akibatnya sungai yang sebelumnya kering, meluap dan berdampak pada terjadinya banjir bandang.

Desi Lalipora, gadis berusia 16 tahun harus menjadi tumbal keganasan kali kering di wilayah Kampung Baru. Salah satu rekan korban, Sonya kepada wartawan mengatakan, korban terpeleset ketika hendak menyeberangi sebuah jembatan kecil yang melintasi kali. “Dai terpeleset karfena licin, langsung jatuh dan arus bawa dia,” ujarnya sambil sesunggukan menahan tangis.

Adapun korban, sebelumnya bekerja sebagai buruh harian di sawah milik salah seorang warga. Upah sebesar Rp.20.000/harinya, yang diharapkan bisa menjadi tambahan pendapatan ekonomi keluarga ternyata harus berujung naas.

Setelah melakukan pencarian, warga bersama aparat berhasil menukan korban kurang lebih 15 meter dari tempat korban terpeleset. Korban sempat dibawa ke rumah sakit Kristen Lende Moripa. Namun usaha keras warga dan aparat Polres Sumba Barat harus pasrah pada kehendak Ilahi, Desi akhirnya tewas setelah dirawat beberapa saat di UGD Lende Moripa.

Banjir bandang itu tidak hanya memakan korban, juga sempat menggenangi halaman dan rumah warga. Bahkan sejumlah lahan sawah milih petani yang baru saja ditanami, terancam rusak karena tergenang air. Hingga hari ini, meski air telah surut namun warga masih terus diliputi kecemasan akan terjadinya kembali hujan yang diikuti dengan banjir.

 

Tambah komentar

Komentar harus disesuikan dengan isi atau tema artikel. Komentar yang tidak sesuai akan dihapus


Kode keamanan
Refresh