Pelatihan Menulis Berita dan Advokasi Penting untuk Staf LBL Sumba untuk Optimalkan Kinerja  

oleh
oleh

Waingapu.Com – Media Kampanye sangat penting dalam menyampaikan Informasi  baik untuk Lembaga, Pemerintah maupun untuk masyarakat umum.  Berangkat dari kurangnya pemahaman tentang penulisan berita dalam media Kampanye, Media Massa  dan Advokasi, Pimpinan Lembaga Bumi Lestari (LBL) menginisiasi untuk memberi Pelatihan Media Kampanye, Media Massa dan Advokasi pada Staf Lembaga Bumi Lestari (LBL). Elatihan itu diiharapkan nantinya bisa mengoptimalkan kinerja para staf LBL di  desa dampingannya.

Pelatihan Media kampaye, Media Massa dan Advokasi bagi staf LBL dilaksanakan di sekretariat lembaga di Gang Inti Karya, kilometer 7, Desa Mbatakapidu, Kota Waingapu itu dilaksanakan Senin (25/9/2023) hingga Selasa (26/9/2023). Banyak hal positif diperoleh staf dalam pelatihan dimaksud.

Baca Juga:  Lurah Temu Sempat Masuk Kantor, Staf Kelurahan Bantah Lurah Ditangkap

“Dalam pelatihan ini banyak hal yang kami dapatkan yaitu istilah-istilah dalam Advokasi dan Media Massa. Kita diberi penyegaran tentang Advokasi itu adalah suatu gerakan untuk memperjuangkan, membela, mempengaruhi pemegang kebijakan atau Pemerintah agar hak-hak masyarakat penerima manfaat bisa terpenuhi. Contohnya hak Layanan Dasar, Ekonomi, Politik masyarakat dan lainnya,” ungkap Yohanis Landu Praing, salah satu staf LBL  yang akrab disapa John yang juga ikut dalam pelatihan itu.

Pelatihan ini sepenuhnya didukung oleh Program Estungkara. Khusus untuk pengenalan dan pelatihan menulis berita dihadirkan Dion. Umbu Ana Lodu, jurnalis iNews Media Group di Pulau Sumba. Sedangkan untuk materi advokasi diberikan oleh Direktur LBL, Stepanus Landu Paranggi.

Baca Juga:  Walau Pandemi Covid-19, KPK Tetap Perkuat Perencanaan Pencegahan Korupsi dengan SPI

“Sebuah berita yang sebelumnya dicari dan dikumpulkan data lalu kemudian disajikan mutlak miliki beberapa hal yakni Benar, Lengkap, Obyektif dan Berimbang serta aktual,” tandas Dion dalam salah satu sesi pelatihan.

Para staf LBL dalam pelatihan itu mendapatkan pencerahan bahwa publikasi oleh media yang berkompeten untuk hasil kerja dan pelaksanaan program sangat penting. Karena itu penting untuk para staf mendapatkan penguatan kapasitas dan pemahaman akan advokasi dan media. 

“Informasi dan kegiatan yang dilaksanakan para staf di desa dampingan LBL bisa diramu menjadi informasi atau berita yang disajikan di media massa asalkan penuhi unsur Benar, Obyektif dan Berimbang, Lengkap serta Berimbang. Paling tidak itu yang saya dapatkan dari pelatihan menulis berita 2 hari ini,” pungkas John. (ion) 

Baca Juga:  Dialog dengan Jurnalis Sumba Timur, Dandim 1601 Ajak Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

Komentar