Dalam kunjungan itu, rombongan juga menyerahkan bantuan logistik darurat kepada masyarakat. Bantuan antara lain berupa beras dan makanan instan yang diperuntukkan bagi warga di posko dan tenda pengungsian.
Dari BNPB pusat, rombongan yang hadir terdiri atas Brigjen Hery Setiono R selaku Plt. Direktur Optimalisasi Jaringan Logistik dan Peralatan Kedeputian Logpal, Dian Andry P sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya, serta Wardina Janani selaku Analis Kebencanaan.
Sementara dari BPBD Provinsi NTT hadir Gasper N. Losa Manisa selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik serta Prima Patamorgana sebagai Penelaah Teknis Kebijakan.
Data terbaru hingga 5 Oktober 2026 malam menunjukkan satu orang mengalami luka dan masih menjalani perawatan jalan.
Untuk kerusakan rumah, tercatat lima unit rusak berat, 12 unit rusak sedang, dan 120 unit rusak ringan. Selain itu, 16 fasilitas umum seperti gereja, sekolah, puskesmas dan puskesmas pembantu turut mengalami kerusakan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya bersama BNPB dan BPBD NTT selanjutnya memperkuat pendataan kerusakan sebagai pijakan untuk mempercepat rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan aktivitas masyarakat.(ion)







